Bukan Laila Majnun

Bukan Laila Majnun
ragu


__ADS_3

Laila meminta langsung pulang setelah mendapat penjelasan dari dokter Tiara kalau ia memang hamil eptopik. Ia lupa dengan rencananya semula yang ingin menjenguk bayi Septi. Hatinya diselimuti awal tebal serupa mendung yang menggelayut siap menurunkan hujan.


Lukman merasa lega karena Laila jadi lupa atau mungkin juga sudah tak punya keinginan untuk mengunjungi bayi Septi karena rasa sedih lebih mendominasi pikirannya saat ini.


Lukman bisa merasakan kesedihan istrinya tapi seandainya ada suatu keadaan yang mengharuskannya memilih siapa diantara istri dan bakal anaknya maka dia akan memilih istrinya. Mungkin itu terdengar egois tapi Lukman yakin yang dibutuhkan olehnya adalah istrinya untuk menemani hari-hari tuanya bukan janin yang bahkan belum pernah bertemu dengannya dan belum pernah membuat kenangan bersama. Lagipula saat sudah dewasa anak-anak akan berkeluarga dan hidup dengan pasangan mereka. Itu yang ada di pikiran Lukman dan mungkin kebanyakan suami di dunia punya pikiran sama.


Pasangan suami istri itu memilih naik kendaraan online meski Rina sudah menawarkan akan mengantarkan mereka tapi keduanya menolak. Mereka tadi berangkat ke rumah sakit bersama Karina dan sesampainya di sana istri direktur rumah sakit itu meninggalkan mereka dan langsung menuju ke ruangan suaminya kemudian lanjut bekerja.


Laila menyandarkan kepalanya di bahu maskulin sang suami. Bahu yang selalu membuatnya nyaman saat ia butuh sandaran.


"Menurut abang bagaimana?" Tanya Laila dengan suara lemah.


Tangan mereka saling berpaut dan sesekali Lukman meremas pelan tangan lembut milik istrinya. Mencoba meyakinkan wanita yang sedang hamil anaknya kalau ini yang terbaik untuk mereka.


"Mungkin ini belum rejeki kita bun....." Satu tangan Lukman membelai pipi sang istri yang membuat Laila menjadi tenang. " Mungkin nanti setelah aku sembuh benar baru dikasih lagi sama Alloh. Dokter tadi juga bilang kan lebih baik segera diakhiri agar tidak menimbulkan efek buruk pada diri ibu maupun bakal janinnya"

__ADS_1


"Tapi aku belum ikhlas yah...." suaranya terdengar pelan berbalut dengan kesedihan ikut memanggil ayah karena sang suami memanggil dirinya bunda.


"Seandainya saja ..... naudzu billahi min dzalik.... bunda tetep memilih untuk melanjutkan kehamilan ini dan nanti pertumbuhan anak kita cacat gimana, kan kasihan anak kita?"


"Naudzu billahi min dzalik.... abang ngomongnya yang baik bang...!"


"Ya makanya tadi aku bilang naudzu billah..."


"Tapi kan dia tidak salah apa-apa... tidak tahu menahu malah harus di ...." perkataan Laila tercekat di tenggorokan. Tak sampai hati mengatakan kalau dia harus membunuh janinnya sendiri. Meski dengan cara yang tidak melukai tapi langsung bisa memisahkan dirinya dengan si bakal janin.


"Abang kok ngomongnya gitu sih... Aku nggak masalah kok. Toh sejak dulu abang selalu menafkahi kami dengan baik. Ini juga karena kita sedang di uji. Abang jangan pernah berpikir seperti itu..." Laila menghadapkan wajah Lukman ke arahnya agar bisa saling menatap dan menyelami kedalaman cinta di antara keduanya.


"Kalau begitu ikut saran dokter ya... Tadi dr. Tiara juga bilang kalau methotrexate itu aman dan bisa membersihkan rahim dengan baik nggak ada efek sampingnya. Butuh beberapa waktu untuk hamil itu juga baik untuk kita. Aku akan memanjakan bunda tiap malam..." Bisik Lukman yang tiba-tiba memanggil bunda pada Laila.


"Ish.... itu maunya abang aja....!"

__ADS_1


"Tapi suka kan?" Lukman kembali berbisik di telinga Laila karena merasa tidak enak jika pembicaraan vulgar macam itu di dengar oleh pak sopir.


"Dia bahkan belum berupa daging bang.... masak kita tega melenyapkannya...."


Lukman menghela nafas merasa kesal juga pada istrinya yang sedari tadi bimbang tak kunjung mengambil keputusan meski dia sudah coba untuk menjelaskan.


.


.


.


**********


Methotrexate merupakan obat yang bekerja untuk menghentikan pertumbuhan sel yang membelah dengan cepat methotrexate juga aman dan tidak memiliki risiko kerusakan tuba Falopi namun ini dapat menyebabkan wanita tak mengalami kehamilan selama beberapa bulan setelah minum obat ini.

__ADS_1


Cara kerja methotrexate saat adalah dengan membunuh sel-sel kehamilan yang tumbuh di tuba falopi. Pemberian obat ini dilakukan melalui suntikan dan harus melakukan tes darah secara teratur untuk memastikan bahwa obat tersebut bekerja dengan efektif bila berhasil maka ini ditandai dengan munculnya gejala mirip keguguran.


__ADS_2