
Beberapa hari berlalu dan hubungan pasangan suami istri itu masih saja begitu. Setiap hari melakukan itu-itu tapi hanya seperti suatu keharusan dan melakukannya karena itu memang suatu kebutuhan.
Waktu panen telah tiba dan sebagian sawah milik Lukman juga sudah mulai dieksekusi menurut pantauan dari tim Lukman dan atas persetujuannya pula. Dia hanya bertugas untuk mengawasi jalannya proses pemanenan padi untuk tahap kali ini yang menurut penglihatannya hasilnya cukup memuaskan sekali.
Sebelum pemanenan terlebih dahulu harus melakukan pengecekan umur padi apakah sudah siap panen atau belum.
Kesalahan dalam melakukan pemanenan padi dapat mengakibatkan kehilangan hasil yang tinggi dan mutu hasil yang rendah. Pada tahap ini, kehilangan hasil dapat mencapai 9,52% apabila pemanen padi mengalami kesalahan.
Pemanenan padi biasanya bisa dilakukan setelah tanaman padi berumur 30-35 hari setelah berbunga merata dan 90-95% gabah dari malai sudah tampak menguning atau sekitar umur 3,5 hingga 6 bulan.
Sejauh ini Lukman masih memakai sistem pemanenan secara tradisional meskipun anak buahnya sudah mengusulkan untuk melakukan pemanenan melalui tehnik modern untuk menghemat biaya juga menghemat waktu tapi si pemilik bersikeras menggunakan metode lama.
Menurutnya pemanenan secara tradisional membutuhkan tenaga manusia lebih banyak apalagi untuk ukuran sawahnya yang luasnya berhektar-hektar dan itu punya dampak baik untuk membantu masyarakat yang tinggal di daerah persawahan miliknya juga sebagian kecil milik keluarganya.
Para buruh tani itu biasanya menggunakan sabit untuk memotong pohon padi yang sudah menguning caranya dengan menggenggam satu rumpun batang padi kemudian memotongnya tepat di batang bagian bawah. Hal itu harus dilakukan dengan hati-hati karena salah-salah jari-jari tangan sendiri bisa tersabit.
Adapun sesudah tangkai padi dipetik dan dikumpulkan lalu untuk memisahkan bulir padi dari batangnya ialah dengan alat pemukul menyerupai kayu, agar butiran padi tidak ada yang tersisa di tangkainya maka proses selanjutnya digilas manual dengan kaki.
Setelah itu manusia kemudian mulai menemukan cara yang lebih efisien untuk memisahkan butir padi dari tangkainya yakni menggunakan papan gebyok yang terbuat dari kayu dengan cara menghempaskan batang padi pada papan kayu yang sering disebut dengan istilah gepyok padi dan tehnik ini memerlukan kekuatan penuh dab biasanya dilakukan para buruh tani lelaki.
Tehnik untuk merontokkan padi setelah itu adalah dengan tehnik erek. Alat perontok padi ini dilakukan bergotong-royong cukup memudahkan dan mempercepat proses perontokkan padi. Namun dalam desain alatnya, gross menggunakan teknologi sederhana yaitu dengan memanfaatkan roda berporos atau system ontel sehingga para perontok harus terus mengayuh ontelan yang ada pada kanan dan kiri bawah alat perontok padi ini.
Erek yang awalnya manual, perlahan menjadi Mesin Erek meski belum begitu canggih. Sehingga fungsinya belum begitu teratur untuk membantu petani dikala panen.
Dan kini sudah ada mesin perontok padi seperti yang digunakan oleh Lukman saat ini.
Setelah semua padi selesai dirontokkan dan di bersihkan dari daun-daun padi yang ikut rontok beserta kotoran lainya. Langkah terakhir yaitu menjemur padi hingga kering dan padi siap untuk digiling atau disimpan.
Untungnya Lukman memakai Salah satu metode pembudidayaan padi organik yang paling terkenal yaitu System of Rice Intensification (SRI).
Metode pembudidayaan SRI sendiri mulai digemari oleh petani karena mampu meningkatkan produktivitas hasil panen padi hingga dua kali lipat.
__ADS_1
Sistem SRI sendiri mendukung sistem praktek pertanian organik dan mengedepankan keseimbangan ekosistem.
Metode SRI juga dinamakan metode bertanam padi organik karena semua tahapannya tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Metode SRI ini sudah bisa diterapkan di berbagai varietas padi.
Tiap 200 meter persegi lahan bisanya dihasilkan 2 kwintal gabah basah atau jika sudah dijemur dan digiling menjadi beras, akan mampu menghasilkan 90 kg beras.
Padi organik bisa dijual langsung saat menjadi gabah kering atau digiling dulu hingga menjadi beras konsumsi.
Selain dapat meningkatkan produktivitas hasil panen, lahan disekitar persawahan juga tidak rusak dan lebih gembur karena tidak terpapar bahan kimia yang berbahaya.
Meski Lukman dalam beberapa hal tampak kolot seperti penampilannya dulu tapi ia berprinsip bertanam apa saja harus menggunakan sistem organik agar tidak menggangu ekosistem dan keseimbangan alam.
Saat menjelang istirahat Lukman menatap Daniah yang terlihat tidak banyak tingkah seperti biasanya. Hatinya tergelitik ingin menggoda gadis itu. Lukman ingin tahu bagaimana reaksi sang istri jika dia mengatakan sudah punya calon istri lagi.
"Nyah, kamu belum selesai?" Tanyanya pada Daniah yang masih terlihat serius di depan komputer.
"Sebentar lagi pak" Jawab Daniah tegas.
"Tidak bu saya mau mengajak Danya makan keluar sambil melihat kondisi di kebun sayur " Katanya.
"Cuma berdua saja?" Tanya Bu Khotimah yang membuat Lukman sadar dan kalau dia salah.
"Yuli boleh ikut kan mas?" Yuli muncul dari belakang dengan dandanan lebih tertutup dan sopan.
"Ya kalian naik motor boncengan saja aku naik motor sendiri"
"Kita nggak naik mobil?" Tanya Yuli lagi.
"Nggak naik motor saja!" Jawab Lukman.
"Kalau begitu aku aku bonceng sama mas saja" Jawab Yuli.
__ADS_1
"Kalau mau ikut kamu bareng Danya. Kenapa jam segini kamu belum berangkat ?" Nada bicara Lukman terlihat mengintimidasi sekarang.
"I-itu mas tadi aku sakit perut" Jawab Yuli tergagap.
"Tinggal dulu Nya, kita berangkat sekarang!" Kata Lukman tak ingin dibantah. Ia berjalan meninggalkan ruangan itu sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celana.
Dengan terburu-buru Daniah merapikan buku dan laptopnya kemudian memasukkannya ke dalam lemari tempat berkas-berkas penting berada. Ia mengunci lemari itu kemudian dia mengunci ruangan yang sering dipakai rapat juga menerima tamu itu dari luar dan bergegas menyusul Lukman.
Sampai di tempat makan Lukman kemudian memesan makanan untuk mereka bertiga tanpa bertanya pada kedua gadis yang dia bawa. Pria beranak dua itu memperhatikan kedua gadis di depannya yang seperti bermusuhan dan mencoba mencari perhatian darinya.
Lukman menyangga dagunya dengan kedua tangan yang bertaut di bawahnya.
"Nya, apa kau menyukaiku?" Tanya Lukman tiba-tiba membuat Daniah langsung terperanjat mendengar pertanyaan yang tak biasa itu. Dia bingung harus menjawab apa. Kalau dia menjawab iya itu akan menurunkan harga dirinya di bawah saingannya. Tapi kalau menjawab tidak itu artinya dia bohong dan berdusta pada dirinya sendiri.
"Aku, aku yang suka sama kamu mas..." Kata Yuli sambil mengacungkan tangannya.
"Kenapa kamu menyukai ku?" Tanyanya to the point saja.
"Mas kan ganteng, kaya juga" Katanya jujur dan lugas.
"Aku sudah sering bilang, jangan memanggilku mas. Panggil abang saja!" Kata Lukman sambil menatap tajam pada Yuli. Lukman kemudian menatap Dania yang langsung menyelipkan anak rambutnya di telinga.
.
.
.
.
Proses penanaman padi itu lama dan ribet sekali makanya jangan sia-siakan meski hanya sebutir nasi. Jangan lupa untuk mensyukuri makanan yang ada di depan kita apapun bentuknya. Kalau suka dimakan kalau nggak suka jangan mencacinya karena tumbuhan juga berusaha tumbuh untuk menjadi makanan manusia. Ini pesan-pesan dari mamak rempong tolong jangan diambil hati ya pemirsah!
__ADS_1