
Tapi tak lama kemudian, Jing Xin memberitahu Tan Er kalau Xiao Tan sudah setuju untuk menyelamatkan Pan Er dan bicara pada Lian Cheng nanti.
Lalu saat Xiao Tan kembali, Jing Xin memberitahukan pesan Tan Er. "Nonaku bilang kalau kau orang yang sangat baik. Dia bilang, kau pasti punya cara, iya kan?"
"Kau membuatnya terdengar sangat mudah. Bagaimana bisa ada begitu banyak ide bagus?"
Ibu Suri mendatangi penjara bawah tanah tempat Pan Er dikurung. Pan Er langsung jatuh berlutut dan memohon-mohon pengampunan Ibu Suri. Tapi tentu saja Ibu Suri begitu marah padanya.
"Berani sekali kau menyentuh orang-orangku. Akan kubiarkan kau mati tragis!"
Pan Er meyakinkan kalau Ibu Suri salah menuduhnya, arak beracun itu sebenarnya untuk Tan Er. Dia sungguh tak menyangka kalau Qing Yun akan meminumnya. Semua ini salahnya Tan Er.
Dia memohon agar Ibu Suri menyelidiki masalah ini dengan baik. Bahkan sekalipun dia punya nyali besar, dia tidak akan berani mencelakai Qing Yun.
"Kau tidak akan berani? Bukankah kau cukup berani?"
__ADS_1
Apa Pan Er pikir dia tidak tahu kalau Pan Er lah yang mengatur percobaan pembunuhan Lian Cheng di teater waktu itu? Pan Er mengklaim kalau dia tidak bersalah. Dia tak ada hubunganya dengan insiden itu.
Ibu Suri sinis, dia tahu betul kalau Pan Er dan Ibunya menghasut Qing Yun untuk membunuh Tan Er agar mereka punya kesempatan membunuh Lian Cheng juga dan menjadikan Qing Yun sebagai kambing hitam.
Kasim Li memberitahu Pan Er kalau Ibu Suri sudah memperkirakan segalanya dan mengirimnya untuk melindungi Lian Cheng. Jika tidak, Lian Cheng pasti sudah lama mati di tangan pembunuhnya Pan Er.
"Tapi kau masih berani membebaskan dirimu sendiri dari masalah ini di hadapanku? Kejahatan membunuh Lian Cheng, bahkan sekalipun aku membiarkanmu mati 10.000 kalipun, tidak akan cukup untuk menghilangkan kemarahanku!"
Tapi pertemuan mereka ini terpaksa terpotong dengan cepat saat seorang pengawal datang mengabarkan Lian Cheng datang dan minta bertemu dengan Ibu Suri.
Lian Cheng mondar-mandir gelisah menunggu kedatangan Ibu Suri. Yang ditunggunya akhirnya datang tak lama kemudian dan tanya ada urusan apa Lian Cheng buru-buru datang kemari.
"Aku datang untuk Qu Pan Er."
"Apa kau akan memohon pengampunan untuknya?"
__ADS_1
"Benar."
Ibu Suri menolak. Pan Er sudah membuat Qing Yun mati. Jika dia tidak membunuh Pan Er, maka kemarahannya takkan sirna. Bangsawan Anle juga membutuhkan jawaban atas kematian putrinya.
"Nenek, ada satu hal yang membuatku penasaran. Apa Nenek bersedia memberiku jawabannya?"
"Apa?"
"Hidupku dan hidup Qu Pan Er, manakah yang jauh lebih penting?"
"Tentu saja, hidupmu."
"Bagus sekali. Jika kita memanfaatkan hidup Qu Pan Er sebagai tukar ganti untuk kesempatan yang lebih besar untukku agar aku bisa naik tahta. Haruskah kita menukarnya atau tidak?"
Ibu Suri tak mengerti apa maksudnya itu? Lian Cheng pun memberitahu tentang Tuan Qu yang berusaha meminta pertolongan Yi Huai, tapi Yi Huai menolak demi menyelamatkan dirinya sendiri.
__ADS_1
Dia mengklaim kalau Tuan Qu akhirnya mendatanginya karena tak punya jalan lain. Jika dia membantu Tuan Qu, maka dia bisa menggunakan kekuatan keluarga Qu untuk keuntungannya sendiri.