CINTA ATAU TAKDIR

CINTA ATAU TAKDIR
36


__ADS_3

Menurut Lian Cheng, Kaisar akan lebih dulu menyelidiki siapa yang mengirim si pembunuh. Yi Huai mengingatkan bahwa segalanya butuh bukti. Jika tidak ada bukti, maka orang-orang akan berpikir kalau Lian Cheng memfitnahnya.


"Kau percaya diri sekali. Sepertinya kau yakin kalau aku tidak akan menemukan bukti. Segalanya baru bermula."


Di luar, Tan Er bertemu dengan Qing Yun dan Pan Er. Mereka menyapa Pan Er, tapi Pan Er langsung ketus menuduh Tan Er berakting sok lemah untuk merayu Yi Huai.


"Dulu kau tidak berhasil menikah dengannya. Sekarang akulah istrinya. Jadi jangan pernah berharap. Kuperingatkan kau, jika aku melihatmu merayunya lagi, akan kuhancurkan wajahmu."


"Baik. Aku akan mengingatnya. Tapi, tolong kakak awasi suami kakak dengan baik."


Qing Yun langsung mengompori Pan Er, dia terlalu baik dengan membiarkan adiknya itu bersikap lancang.


Terprovokasi, Pan Er langsung melayangkan tangan untuk menampar Tan Er. Jing Xin berusaha melindungi nonanya, tapi Pan Er langsung mendorong Tan Er sampai dia terjatuh dan kepalanya terantuk.

__ADS_1


Kepala Tan Er jadi sedikit berdarah gara-gara benturan itu. Cemas, Jing Xin memohon dalam hatinya agar Xiao Tan muncul dan membalaskan dendam untuk nonanya. Tapi tidak, Tan Er masih tetap Tan Er.


Yi Huai tiba-tiba datang dan langsung mencemaskan Tan Er. Tapi sedetik kemudian, Lian Cheng juga datang dan langsung menyingkirkan Yi Huai dari istrinya.


Yi Huai langsung marah pada Pan Er, apa yang sudah dia lakukan pada Tan Er?! Pan Er menyangkal melakukan apapun, dia cuma sedang berbincang dengan Tan Er, terus Tan Er jatuh sendiri.


"Kakak Pertama, suruh istrimu untuk jaga sikap!" Kesal Lian Cheng.


Tan Er mengklaim kalau dia baik-baik saja dan mengajak Lian Cheng untuk pulang saja sekarang. Mereka pun berjalan pergi tapi Tan Er masih sempat melirik Yi Huai dengan sedih. Yi Huai pun sedih menatap kepergiannya sebelum kemudian mengalihkan perhatiannya ke Pan Er dengan kesal.


Apa Tan Er dan Yi Huai gandengan tangan atau c**man tadi? Jing Xin cemberut, Xiao Tan bilang kalau hubungan diantara mereka berdua sudah berakhir.


"Aiya! Aku kan tidak sungguh-sungguh. Kau menganggapnya serius? Zodiakmu pasti scorpio."

__ADS_1


Jing Xin akhirnya berhenti marah dan memberitahu Xiao Tan kalau Tan Er dan Yi Huai bahkan tak sempat bicara, Tan Er jadi sedih.


Xiao Tan ikut prihatin mendengarnya. Tapi jangan khawatir, mereka masih punya banyak kesempatan di masa depan.


Tiba-tiba pintu membuka, Lian Cheng berdiri di sana dengan wajah penuh amarah dan menyuruh Jing Xin keluar.


Begitu mereka berduaan, Lian Cheng langsung mencengkeram erat kedua pundak Xiao Tan dan mendorongnya hingga dia duduk di rnjang.


Tanpa mengucap sepatah kata, Lian Cheng menabur obat ke secarik kain dan menempelkannya ke luka di kepala Xiao Tan. Xiao Tan mengernyit kesakitan.


Lian Cheng menyuruhnya jangan bergerak. "Kalau kau ingin lukamu meninggalkan bekas, aku akan pergi."


Xiao Tan akhirnya membiarkan Lian Cheng merawat lukanya. Tapi tiba-tiba Lian Cheng mendekpnya erat. "Hari ini di istananya Pangeran Yi Huai, kenapa kau menatapnya seperti itu? Aku suamimu."

__ADS_1


Kesakitan gara-gara plukan eratnya, Xiao Tan langsung mendorong Lian Cheng sambil bersikeras kalau dia tidak melakukan itu. Cemburu, Lian Cheng langsung menc**m paksa Xiao Tan.


__ADS_2