CINTA ATAU TAKDIR

CINTA ATAU TAKDIR
92


__ADS_3

Jing Xuan sampai bingung sendiri mendengarnya. "Lagi? Kakak Ipar Ke-8, ingatanmu buruk sekali!"


Tapi dia tetap menurut dan mengulang kembali informasi yang dia miliki. Menurut kesaksian pemilik teater, dia melihat Qing Yun dan dan si pemimpin pembunuh muncul bersamaan di paviliunnya. Tapi...


Tan Er bisa menarik kesimpulan dari situ, Qing Yun tidak mungkin membunuh Lian Cheng. Jadi yang menyerang Lian Cheng, pasti orang lain.


Jing Xuan semakin bingung, mereka kan sudah membicarakan itu tadi? Apa Tan Er baik-baik saja? Kenapa dia bersikap seolah ingatannya lemah hari ini?


Mengacuhkan keheranan Jing Xuan, Tan Er mondar-mandir memikirkan masalah ini. Masalahnya, tiap kali dia mondar-mandir, Tan Er dan Xiao Tan muncul bergantian sambil mengemukakan pemikiran mereka masing-masing seolah sedang bicara sendiri.


Menurut Tan Er, ada dua kelompok pembunuh. Yang satu dikirim Selir dan targetnya adalah dirinya, sementara kelompok yang satunya masih belum diketahui dan target mereka adalah Lian Cheng.

__ADS_1


"Kedua kelompok memakai baju yang sama. Sepertinya, mereka ingin membuat Selir menanggung kesalahan."


Dia berbalik dan Xiao Tan mendadak muncul. Dia yakin kalau Qing Yun bukan dimanfaatkan oleh Yi Huai. Tapi siapa lagi orang di Dong Yue ini yang akan memanfaatkan Qing Yun untuk mencelakai Cheng Cheng?


Dia balik lagi dan Tan Er mendadak muncul lagi. Dia berpikir kalau orang-orang yang bisa memerintahkan Qing Yun di Dong Yue ini hanya Ibu Suri dan Bangsawan Anle.


Tapi Ibu Suri selalu menyayangi Lian Cheng. Bahkan sekalipun Ibu Suri membencinya, sia tidak akan mencelakai Lian Cheng. Sementara Bangsawan Anle tidak mungkin membuat putrinya sendiri disalahkan atas insiden ini. Tan Er tak punya ide siapa lagi kemungkinan pelakunya.


Xiao Tan mendadak muncul lagi sambil ngomel-ngomel. "Siapa sebenarnya yang berusaha mencelakai Cheng Cheng?!"


Jing Xin dan Yu Hao santai-santai saja menonton keanehan Tan Er. Hanya Jing Xuan yang kebingungan sendiri, "Apa yang sebenarnya terjadi barusan?"

__ADS_1


"Istri Pangeran mungkin terlalu patah hati, jadi... pikirannya rada kacau." Alasan Yu Hao. Jing Xin langsung manggut-manggut setuju.


"Melalui proses eliminasi, kita bisa simpulkan kalau Qu Pan Er lah yang paling mencurigakan!"


Tapi masalahnya, itu cuma dugaan. Untuk mendapatkan kebenarannya, maka mereka harus memulainya dari Zhao Qing Yun.


Xiao Tan pun segera mendatangi Qing Yun untuk melabraknya dan membanting kesaksian tersumpah yang ditandatangani sendiri oleh pembunuh suruhan Qing Yun. "Adik Yun, jelaskan sendiri!"


Qing Yun jelas kaget membaca kesaksian itu. Tapi dia tetap tenang mengklaim kalau dirinya dijebak. Bagaimana bisa dia dituduh hanya dengan satu kesaksian saja?


Wah, dia pintar juga. Memang Xiao Tan tidak bisa menuduhnya hanya berdasarkan satu kesaksian. Tapi coba pikirkan baik-baik, jika Lian Cheng melihat kesaksian ini saat dia bangun, apa yang akan dia pikirkan?

__ADS_1


"Aku takut dia akan membencimu! Bahkan tanpa aku di sini, dia akan menendangmu keluar dari kediaman Pangeran Ke-8! Dia tidak akan mau melihat wajahmu yang menjijikkan itu! Saat itu terjadi, apakah membuktikan kesalahanmu itu penting?"


Ketakutan, Qing Yun akhirnya mengaku kalau dia tidak pernah bermaksud mencelakai Lian Cheng. Xiao Tan berusaha terus memancingnya untuk mengaku. Xiao Tan tahu walaupun Qing Yun membencinya, dia tidak akan mencelakai Lian Cheng.


__ADS_2