CINTA ATAU TAKDIR

CINTA ATAU TAKDIR
67


__ADS_3

"Jangan pernah mengungkit orang itu lagi!"


"Nona, kau kenapa?"


"Dia sama sekali tak ingin bertemu denganku. Dia hanya memanfaatkanku sebagai pion."


Berusaha menghibur Tan Er, Jing Xin menduga mungkin ada kesalahpahaman. Dia bisa melihat rasa sayang Pangeran Pertama pada Tan Er.


Tan Er menyangkalnya, tidak ada kesalahpahaman. Kesalahpahaman apa yang bisa terjadi?


"Mungkin... dia memang tak pernah mencintaiku. Qu Pan Er benar. Aku hanya seorang gadis yang menyedihkan."


Jing Xin ikut sedih mendengarnya. "Nona, jangan bicara seperti itu. Lain kali jika kau bertemu Pangeran Pertama, tanyakan dengan jelas padanya."


"Dia sekejam ini padaku. Aku tidak akan menemuinya lagi."


"Nona, apa kau sudah tidak lagi mencintai Pangeran Pertama?"

__ADS_1


"Mulai sekarang. Dia adalah dia, dan aku adalah aku. Aku tidak akan lagi memiliki perasaan sedikitpun padanya."


Tan Er berbohong dan seketika itu pula Xiao Tan kembali menguasai tubuhnya. Jelas dia langsung bingung merasakan air mata yang mengalir di pipinya dan kenapa dia bisa ada di sini?


Jing Xin memberitahunya kalau nonanya barusan duduk di sini dan dia bilang kalau dia tidak lagi punya perasaan apapun pada Pangeran Pertama, lalu setelah itu Xiao Tan muncul.


Xiao Tan penasaran, apa sih yang membuat mereka bertukar jiwa? Tadi saat Xiao Tan bilang ke Lian Cheng kalau dia tidak cinta lagi pada Lian Cheng, Tan Er muncul. Lalu saat Tan Er bilang kalau dia sudah tidak punya perasaan pada Yi Huai, gantian Xiao Tan yang muncul.


Apa yah persamaan di antara kedua hal ini? Kalau Xiao Tan, sudah pasti dia mencintai Lian Cheng. Menemukan pria setampan itu sangat sulit, jadi tidak mungkin dia menyerah semudah itu.


"Kalian berdua berbohong," Jing Xin menyimpulkan.


"Betul! Kami berdua berbohong! Jing Xin! Coba pikirkan baik-baik. Setiap kali kami bertukar, apa kami berbohong?"


Mereka pun mulai mengingat segala hal yang terjadi setiap kali mereka tertukar dan menyadari bahwa dugaan mereka benar.


Saat Xiao Tan pertama kali bertemu Lian Cheng, dia berbohong kalau dia diculik dan mau dijual ke rumah bordir, lalu setelah itu dia berubah jadi Tan Er. Juga kemarin, saat Tan Er berbohong kalau dia sudah tidak mencintai Yi Huai lagi.

__ADS_1


Xiao Tan langsung senang lalu menyuruh Jing Xin untuk melakukan percobaan, tanya padanya apakah dia mencintai Lian Cheng. Jika dia bertukar dan Tan Er muncul, maka Jing Xin harus menemukan cara untuk membuat Tan Er berbohong.


Jing Xin pun bertanya apakah Xiao Tan mencintai Lian Cheng. Xiao Tan berbohong kalau dia tidak cinta.


Dan benar saja, ekspresinya mendadak berubah menjadi sendu kembali yang jelas menandakan dia Tan Er.


"Nona, ini sungguh kau? Xiao Tan sudah menemukan bagaimana kalian bertukar. Dia bilang kalau itu dengan cara berbohong."


Tapi Tan Er terlalu sedih untuk mendengarkannya. Jing Xin membuktikannya sekali lagi dengan bertanya apakah Ta Er sudah tidak mencintai Yi Huai lagi?


"Jing Xin, kau tidak perlu mengujiku lagi. Aku sudah memutuskan. Mulai sekarang, aku tidak akan bertemu dengannya lagi."


Jelas dia bohong dan seketika itu pula Xiao Tan kembali. Xiao Tan senang sekali. Akhirnya, dugaan mereka benar terbukti sekarang. Jadi intinya, mereka bertukar jika mereka berbohong.


"Xiao Tan, kau sangat pintar."


Tapi mereka terganggu saat Pelayan Zhu datang untuk menyampaikan pesan Lian Cheng. Hari ini adalah hari penobatan Putera Mahkota. Karena itulah, Xiao Tan diminta bersiap untuk datang ke istana nanti. Begitu Pelayan Zhu pergi, Xiao Tan langsung ceria lagi dan mengajak Jing Xin tos.

__ADS_1


__ADS_2