CINTA ATAU TAKDIR

CINTA ATAU TAKDIR
31


__ADS_3

Tak mau pembicaraan mereka di dengar orang lain, Jing Xin buru-buru mengusir para pekerja dan memberitahu Xiao Tan bahwa dia sendirilah yang menulis surat itu. Xiao Tan bingung, jangan bercanda. Kapan dia pernah menulis surat?


"Nona jelas-jelas sering menulis surat seperti ini pada Pangeran Pertama dulu. Mana berani saya berbohong tentang masalah itu?"


Xiao Tan semakin bingung mendengarnya. Apalagi kemudian dia melihat ada dua set perlengkapan cuci mult yang berbeda. Apa kedua set itu untuknya? Jing Xin mengiyakannya.


Xiao Tan mulai mencurigai dirinya sendiri sekarang, apa dia sudah bertingkah aneh sejak sebulan yang lalu?


Jing Xin membenarkan, sejak Pangeran Pertama menikah sebulan yang lalu dan sejak dia (Tan Er) mencoba bunuh diri dengan menabrakkan dirinya ke dinding, dia benar-benar berubah total. Bahkan gara-gara itu, para pelayan dan pengawal berkata kalau dia sudah gila.


"Gila? Jing Xin, apa kau merasa kalau terkadang nona-mu adalah nona-mu, tapi kemudian dia berubah total?"


"Benar! Seperti itu!"

__ADS_1


Sekarang Xiao Tan mengerti kenapa ada banyak hal yang dia lupakan. Dia bukannya gila atau lupa, tapi karena Tan Er ternyata masih ada di sini.


"Yah, Tuhan! Ini konyol sekali! Tidak mudah bagiku untuk menjadi trendy dan melakukan perjalanan waktu ke masa lalu, tapi aku juga bertemu ketidakberesan. Aku sial banget."


Jing Xin bingung dengan ocehannya barusan. Apa maksud Xiao Tan dengan 'nona-mu'.


"Aku sama sekali tidak mengerti apa yang kau katakan!"


"Aku akhirnya mengerti! Ternyata aku menggunakan tubuh yang sama dengan nona-mu! Itu berarti, aku datang dari periode waktu yang lain lalu mendiami tubuh nona-mu. Karena itulah kami berdua bisa bergantian muncul. Jing Xin, apa kau sudah mengerti?"


"Kerasukan jidatmu! Sudahlah, kau tidak akan mengerti juga!"


Dia membanting surat itu dengan kesal... tapi sedetik kemudian, dia punya ide bagus. Dia bisa menulis surat untuk berkomunikasi dengan Nona-nya Jing Xin.

__ADS_1


Malam harinya saat Tan Er kembali, Jing Xin menyerahkan surat yang dititipkan Xiao Tan padanya. Xiao Tan juga berpesan kalau Tan Er akan mengerti saat membaca surat ini.


Tan Er pun mulai membacanya, tapi banyak karakter asing yang tidak dia mengerti. Jing Xin menawarkan diri untuk menjelaskannya. Soalnya tadi saat Xiao Tan menulis, dia juga mengucapkannya secara lantang, jadi Jing Xin hafal.


Jing Xin pun mulai membacanya. Xiao Tan memperkenalkan dirinya sebagai orang yang berasal dari dunia lain. Dia adalah agen real estate di sana. Jing Xin menjelaskan kalau agen real estate itu adalah penjual rumah dan tanah.


Xiao Tan berkata bahwa sifatnya agak tomboy. Jing Xin menjelaskan kalau tomboy itu wanitanya lelaki. Maksudnya, Xiao Tan itu sudah bersuami. Hahaha! Nyeleneh banget artinya.


"Dia pasti sangat merindukan suaminya," Tan Er prihatin.


Xiao Tan berkata bahwa dia adalah 'anjing single' (maksudnya dia masih single). Tapi menurut penjelasan Jing Xin, Xiao Tan punya peliharaan seekor anjing cacat yang hanya punya badan tanpa keempat kaki.


"Dia sangat baik," komentar Tan Er.

__ADS_1


Xiao Tan bilang kalau dia sangat berisik dan dia suka 'oppa' berkaki panjang. Jing Xin menjelaskan kalau oppa itu adalah kudapan yang punya ka*ki sangat panjang. Xiao Tan bilang, semakin panjang kkinya maka rasanya makin enak. Hahaha!


__ADS_2