
Bagus, Lian Cheng pun menyeret Xiao Tan pergi dari sana. Tapi Qing Yun tanya apakah dia boleh berkunjung ke kediaman Lian Cheng kapan-kapan. Lian Cheng menyuruhnya untuk tanya ke istrinya saja.
Jelas dia mengharapkan Xiao Tan untuk menolak. Tapi Xiao Tan dengan santainya mengundang Qing Yun datang kapanpun dia mau.
"Anggap saja aku tak ada. Kalian berdua kan tumbuh bersama. Sebenarnya, Pangeran Lian Cheng berharap kau bisa datang setiap hari."
Lian Cheng kesal dan langsung pergi duluan. Xiao Tan mendengus sinis sebelum menyusulnya dan Qing Yun jelas senang.
Malam harinya, Jing Xin membantu menyeka pnggung Xiao Tan yang berdarah karena tusukan jarum tadi. Xiao Tan mengeluh sedih, semoga tidak meninggalkan bekas luka, dia kan tak punya uang untuk operasi plastik.
"Seandainya aku bisa menggantikan nona (menerima hukuman ini)."
"Aku tidak apa-apa. Sudah terbiasa. Wanita tua itu pasti cemburu dengan kecantikanku. Ingin menghancurkanku? Jangan mimpi! Pnggungku yang cantik. Aku tidak akan bisa mengenakan baju bckless lagi untuk meryu pria tampan."
Kayaknya Jing Xin udah terbiasa banget dengan ocehan Xiao Tan. Dia tidak kaget ataupun bingung mendengar semua ocehan modern Xiao Tan. Dia baru bingung saat Xiao Tan memintanya untuk mengambilkan Yunnan Baiyao. Apa itu?
__ADS_1
"Itu semacam obat penyembuh."
Tapi Jing Xin berkata kalau mereka tidak punya obat-obatan di sini. Sebelum pernikahan, Nyonya Qu bilang kalau obat-obatan itu bawa sial, jadi dia menyita semuanya. Bagaimana kalau Jing Xin mintakan obat dari pengurus rumah.
Xiao Tan melarang, dia tidak mau banyak orang tahu kalau dia terluka. Lebih baik ambilkan saja dia telur rebus panas dari dapur dan taruh di atas lukanya.
"Bagaimana kalau kupanggilkan Pangeran?"
"Jangan! Si pria licik itu hanya akan menyksaku lebih kejam."
"Beraninya dia mencuri c**man pertamaku?! C**mn pertamaku... Itu c**man pertamaku. Ah, Lupakan saja! Memikirkannya saja membuatku marah! Bagaimana bisa pria licik sepertinya jadi pangeran?"
Dia terus mengoceh membandingkan Lian Cheng yang sangat berbeda dengan para pangeran di drama TV tanpa menyadari kalau Lian Cheng datang membawa obat dan diam-diam duduk di belakangnya.
Lian Cheng jelas kesal mendengar semua hinaan Xiao Tan dan langsung menempelkan obatnya dengan kasar.
__ADS_1
Xiao Tan sampai mendesis kesakitan. Tapi dia tidak menoleh dan mengira Jing Xin lah yang melakukannya.
"Lebih lembut sedikit. Apa kau mau membunuku? Jing Xin, kuberitahu kau. Jangan pernah kau menikah dengan pria seperti dia. Siapapun yang terjatuh kedalam perangkap seperti ini, dia akan menjalani hidup bagai di neraka selamanya."
Kesal, Lian Cheng menekan obatnya ke pu
nggung Xiao Tan lebih kasar. Xiao Tan sontak berbalik dan langsung merapatkan selimutnya saking kagetnya. Kenapa dia bisa ada di sini? Pergi!
"Karena aku b*j*ngan, kenapa aku harus pergi?"
"Kau mau apa?"
"Melakukan hal yang dilakukan seorang b*j*ngan. Apa kau tahu kalau mengutuk pangeran itu sebuah kejahatan besar? Satu kata dariku, kau akan dilempar ke penjara. Setidaknya 10 tahun penjara."
"Benarkah? Jangan coba-coba membodohiku!"
__ADS_1
"Kalau kau tidak percaya kau bisa mencobanya."