
Xiao Tan panik menjelaskan kalau dia datang mewakili orang lain. Lian Cheng langsung sinis menyindirnya, Xiao Tan memang sangat pintar dan kemampuan aktingnya sungguh luar biasa.
"Kau menyembunyikannya dengan sangat baik. Aku bahkan tidak menyadarinya."
"Tidak! Aku tidak pernah berbohong padamu!"
Tapi Lian Cheng tidak percaya. Jadi Xiao Tan bersekongkol dengan Mo Yi Huai untuk muncul di kediaman Qu pada hari pemilihan putera mahkota dan berakting di hadapannya?
"Qu Tan Er... kau terlalu pintar. Kau tahu kalau aku menyukaimu, jadi kau memanfaatkan kasih sayangku untuk merebut posisi putera mahkota. Aku harus bertepuk tangan dan memberimu pujian, kau melakukannya dengan sangat baik."
"Kau salah paham. Ini semua kesalahpahaman!"
"Lalu apa ini?" Tuntut Lian Cheng sambil memperlihatkan lukisannya.
"Itu... itu bukan milikku. Itu bukan ditulis untukku!"
__ADS_1
"Berhentilah berbohong! Aku tidak akan mempercayainya lagi! Dan kau tidak perlu kembali ke kediaman Pangeran Ke-8! Bukankah kau menginginkan surat cerai? Akan kuberikan padamu."
Lian Cheng mau pergi, tapi Xiao Tan menghentikannya dan bertanya. "Jika aku bukan Qu Tan Er, apa kau masih akan mencintaiku?"
"Aku tidak punya banyak waktu. Cepat katakan."
Xiao Tan berusaha meyakinkan kalau dia sungguh tidak berbohong pada Lian Cheng. Dia bahkan berani bersumpah bahwa kalau dia mata-mata, maka dia akan tertabrak kereta itu. Tapi Lian Cheng langsung membentaknya.
Xiao Tan akhirnya mengakui kalau dia bukan Qu Tan Er yang sebenarnya. Dia hanya mengambil alih tubuhnya. Dia dan Tan Er menggunakan satu tubuh yang sama. Xiao Tan tahu kalau Lian Cheng mungkin tak mempercayainya. Tapi inilah kebenarannya.
"Hari ini, aku datang menggantikannya."
"Aku tahu kau tidak akan mempercyaiku. Tapi aku bisa membuktikannya padamu."
Xiao Tan berusaha meyakinkan Lian Cheng bahwa dia bukan Qu Tan Er, ada dua jiwa dalam satu tubuh dan dia bisa membuktikannya. Jika dia berbohong, dia bisa membuat Tan Er yang asli muncul. Coba saja Lian Cheng tanya apapun padanya.
__ADS_1
Tapi tentu saja Lian Cheng tidak mempercayainya. Dia tidak mau mendengar kebohongan Xiao Tan lagi. Dia hanya mau menanyakan satu hal.
"Tatap aku. Apa kau pernah... mencintaiku?"
Jelas itu bukan pertanyaan yang ingin Xiao Tan jawab dengan kebohongan, apalagi di saat seperti ini. Bisakah Lian Cheng mengganti pertanyaannya? Tidak!
Tak punya pilihan lain, Xiao Tan menegaskan kalau apa yang akan dia katakan nanti, semuanya tidak benar karena dia harus berbohong untuk membuat Tan Er yang asli muncul.
"Aku tidak pernah mencintaimu," bohong Xiao Tan.
Seketika itu pula Tan Er muncul dan memberitahu Lian Cheng bahwa orang yang menerima lukisan itu adalah dirinya dan bukannya Xiao Tan.
Dia memberitahu Lian Cheng bahwa Xiao Tan adalah orang yang berasal dari dunia lain. Mereka menggunakan tbuh yang sama dengannya dan bergantian muncul. Tapi Xiao Tan sungguh sangat sayang pada Lian Cheng. Karena itulah, Tan Er meminta Lian Cheng untuk tidak salah paham.
"Aku... tidak punya hubungan apapun dengan Mo Yi Huai. Hari ini, aku datang untuk mengakhiri segalanya."
__ADS_1
Xiao Tan tiba-tiba kembali sedetik kemudian dan tanya apakah Tan Er sudah menceritakan segalanya? Lian Cheng harus percaya padanya sekarang.
Tapi tentu saja Lian Cheng terlalu sulit mempercayainya begitu saja, "Qu Tan Er! Kemampuan aktingmu semakin bagus."