CINTA ATAU TAKDIR

CINTA ATAU TAKDIR
25


__ADS_3

Tapi menurut pendapat Lian Cheng, Guo Yu sudah berulang kali menentang aturan militer dan tidak menghormati orang lain. Semua ini terjadi karena terlalu banyak kekuatan terpusat pada satu orang.


Jika mereka membunuh Guo Yu, maka akan muncul orang lain yang sama sepertinya. Jadi yang harus mereka lakukan adalah memeriksa dan menyeimbangkan segalanya. Dia menyarankan agar Kaisar mengirim seorang menteri untuk mengawasi prajurit dan tingkatkan kekuatan tiap-tiap prajurit demi menjaga keseimbangan kekuatan.


Kaisar memuji pendapat Lian Cheng. Dia bisa menjelaskan masalahnya dengan tepat. Jing Xuan dan Yi Huai, terutama Yi Huai, harus belajar lebih banyak lagi.


Xiao Tan melakukan yoga sambil menggerutui kehidupan jaman dulu yang menyebalkan ini. tak ada listrik, wifi apalagi smartphone. Dia bahkan tidak bisa mengecek medsos-nya. Membosankan!


Perutnya sudah lapar, tapi Jing Xin belum datang juga. Yah sudahlah, dia ganti gerakan dengan menekuk kak inya. Tepat saat itu juga, Jing Xin kembali dan langsung panik melihat tbuh nonanya ditekuk-tekuk dalam posisi yang kelihatannya menyakitkan.

__ADS_1


Mengira Xiao Tan sedang menyiksa dirinya sendiri, Jing Xin pun berusaha menarik kaki Xiao Tan. Dan jelas saja saat dia berhasil menariknya, kaki Xiao Tan jadi tak sengaja mengenainya.


"Aku tidak menyiksa diriku sendiri. Aku sedang latihan, ini namanya yoga. Ini bisa membantuku membentuk badn."


Jing Xin langsung tertunduk sedih dan merasa bersalah. Xiao Tan tak enak hati melihatnya, tidak apa-apa kok, dia akan mengajari Jing Xin lain kali. Latihan ini bisa memperbesar ukuran p***dara dan b***ng. Jing Xin langsung menggerutu malu mendengarnya.


Wah! Kesempatan bagus! Jing Xin jadi cemas mendengarnya, Xiao Tan mau melakukan apa? Jangan-jangan dia mau menyelinap masuk ke kamarnya Pangeran? Mereka kan sudah ke sana hari ini, jangan ambil resiko lagi.


Kalau Pangeran sampai mengetahuinya, entah apa yang akan terjadi. Kalau dia benar-benar diusir dari disini, dia harus bagaimana. Xiao Tan jelas tak ingat kalau hari ini dia pernah pergi ke kamarnya Lian Cheng dan tidak ingat kalau Lian Cheng mengancam mau mengusir Jing Xin.

__ADS_1


"Xiao Tan, kalau Pangeran ke-8 benar-benar mengusirku, maka aku akan jadi gelandangan!" Jing Xin mewek.


Merasa bersalah, Xiao Tan berjanji akan bicara dengan si pria licik itu tentang masalah Jing Xin. Tapi untuk masalahnya sendiri, dia harus pergi ke sana malam ini. Dia harus menemukan tempat tidur itu secepatnya.


"Jika aku terperangkap di sini lebih lama lagi, aku bisa jadi gila! Kau makanlah, aku pergi dulu."


Yi Huai baru saja keluar dari gerbang istana saat si pria bertudung tiba-tiba menyerangnya. Gagal mendapatkan Lian Cheng, kedua orang misterius itu sekarang ganti sasaran ke Yi Huai dan menawarkan kesepakatan kerja sama dengannya.


Mereka mengaku sebagai penyihir, tapi menolak memberitahu mereka dari sekte apa. Yang perlu Yi Huai ketahui hanyalah mereka bisa membantunya mendapatkan tahta. Sebagai gantinya, Yi Huai hanya perlu membantu mereka untuk mencarikan Mutiara Penekan Jiwa milik Tuan mereka yang hilang di Dong Yue ini.

__ADS_1


__ADS_2