
Qing Yun mondar-mandir galau sambil memegangi sertifikat rumahnya. Tapi kemudian dia tampak mantap mau melakukan sesuatu.
Karena Xiao Tan katanya sudah mengoleksi sertifikat rumah, Qing Yun menyuruh pelayannya untuk membawakan beberapa sertifikat rumah yang dimilikinya pada Xiao Tan. Dia juga menyuruh si pelayan untuk membawakan barang-barang berharga lainnya untuk Xiao Tan.
"Sekarang, kita akan berbaikan dengan Istri Pangeran. Kurasa, Pangeran juga pasti menginginkan ini."
Tak lama kemudian, kamarnya Xiao Tan sudah penuh dengan barang-barang berharga kiriman Qing Yun. Xiao Tan sampai heran melihatnya, siapa yang mengirim semua ini?
Jing Xin juga heran. Sepertinya sejak Lian Cheng memarahi Qing Yun, dia langsung berubah total. Bahkan pelayannya pun berubah. Sepertinya mereka ingin berbaikan dengan Xiao Tan.
Xiao Tan jelas langsung jelalatan melihat barang berharga sebanyak ini. Apalagi saat melihat sertifikat rumahnya Qing Yun itu. Dia bisa menjual rumah ini saat harga properti naik. Dia bisa untung besar.
__ADS_1
"Si Zhao Qing Yun ini biasanya terlihat sangat sembrono, tak kusangka kalau dia begitu murah hati."
Bukan cuma itu saja, Qing Yun juga mengirimkan undangan menonton pertunjukan di Paviliun Chang-in. Sepertinya dia benar-benar berniat mengambil hati Xiao Tan. Jing Xin dengar ada banyak pemain kecapi berbakat yang tampil di sana.
"Live concert? Bagus! Tan Er pasti akan menyukainya? Pada saat itu, aku tinggal berganti dengannya dan memberinya kejutan. Bagaimana menurutmu?"
"Iya."
Xiao Tan pun menyuruh Jing Xin untuk pergi mengembalikan sertifikat rumahnya Qing Yun dan juga jawabannya atas undangan itu. Bilang padanya kalau dia bersedia pergi. Sekalian nanti mereka nanti bisa keluar jalan-jalan.
Pan Er memperingatkannya kalau ini bukan perkara kecil, dia harus memikirkannya baik-baik. Qing Yun yakin rencana itu akan berjalan lancar. Apalagi hari itu Lian Cheng akan pergi menemui Bangsawan Wulian, jadi dia tidak akan ada waktu untuk Tan Er.
__ADS_1
"Tapi... aku yakin kalau masalah ini harus direncanakan untuk jangka panjang."
Tapi Qing Yun tidak mau menunggu. Kesempatan pada malam pertunjukan itu adalah kesempatan terbaik. Pan Er senang-senang saja mendengarnya.
Dia lalu pergi melaporkan perkembangan masalah ini pada ibunya. Jadi rencananya Pan Er nantinya, dia akan mengirim kabar ke Lian Cheng kalau nyawa Tan Er berada dalam bahaya. Dia pasti akan langsung bergegas pergi mencari Tan Er.
Dia sudah merencanakan segalanya. Orang-orangnya Qing Yun akan beraksi lebih dulu, sementara orang-orangnya akan beraksi setelah Lian Cheng tiba.
Nyonya Qu menyarankan agar Pan Er menyuruh anak buahnya untuk mengenakan baju yang sama dengan anak buahnya Qing Yun. Tak boleh ada kesalahan. Pan Er tahu itu, dia akan memastikan takkan ada seorangpun yang bisa membedakannya.
"Qu Pan Er, kau pasti tahu kalau masalah ini diselidiki, takkan ada seorangpun di antara kita yang sanggup menanggung akibatnya."
__ADS_1
"Jangan khawatir, Ibu. Pastinya Zhao Qing Yun lah yang akan disalahkan. Kita tidak tahu apa-apa tentang masalah ini."
Pada hari-H, seorang penari bertopeng sedang mempertunjukan tarian pedang. Qing Yun diam-diam terus mengawasi Xiao Tan, sementara Xiao Tan sendiri sudah bosan duluan dengan acara itu.