
Oh, Xiao Tan mengerti. Jadi kesimpulannya, Ibu Suri ingin menikahkan Lian Cheng dengan Yun'er.
Tapi rencana itu terganggu karena dia. Selain itu, dia adalah wanita yang digosipkan sebagai mantannya Pangeran Pertama. Pantas saja Ibu Suri tidak menyukainya.
Tiba-tiba terdengar suara wanita muda memanggil Lian Cheng. Zhao Qing Yun datang dan langsung duduk di samping Lian Cheng sambil bergelndot manja padanya.
Ibu Suri langsung menggdanya, dia pasti merindukan Lian Cheng setelah sekian lama tak bertemu.
"Jangan menggdaku, Ibu Suri." Ucapnya malu.
Dengan alasan lelah, Ibu Suri pun pergi meninggalkan mereka biar Qing Yun bisa main bersama Lian Cheng.
Begitu Ibu Suri pergi, Qing Yun langsung menatap Xiao Tan dengan sengit. Jadi ini kakak iparnya yang menikah dengan Lian Cheng? Dia kelihatannya lebih tua.
"Dengan produk perawatan kulit yang ada di Dong Yue, kau akan jadi kelihatan tua sepuluh tahun." Gerutu lirih Xiao Tan.
__ADS_1
Qing Yun langsung menggerutu manja ke Lian Cheng, ayo main di tempat lain saja, di sini membosankan. Lian Cheng langsung melirik Xiao Tan, mungkin berharap istrinya itu akan cemburu.
Tapi Xiao Tan malah melihat itu sebagai kesempatan, Xiao Tan pun pamit mau pulang duluan saja. Dia sudah mau pergi, tapi Lian Cheng cepat menghentikannya.
"Bagaimana bisa kau meninggalkanku sendirian, istriku?"
"Aku memberi kalian waktu untuk mengenang masa lalu. Kalian berdua kan sudah lama tak bertemu. Aku tidak keberatan, kok. Lakukan saja apapun yang kalian mau dan bermainlah sesuka kalian. Sampai jumpa."
Tapi saat dia hendak berbalik, Lian Cheng langsung menariknya kedalam peukannya. "Ingat baik-baik, istriku. Kapanpun dan di manapun, jangan pernah meninggalkanku seorang diri. Ini adalah hal yang harus dilakukan seorang istri."
Xiao Tan cepat-cepat mendorongnya dan langsung melayangkan tangan untuk menampar Lian Cheng. Tapi Lian Cheng sigap menangkap tangannya.
Lian Cheng tiba-tiba saja menc*** Xiao Tan dan membuat Xiao Tan kaget bukan main dibuatnya.
Dua penonton mereka pun tak kalah kaget. Jing Xin sampai nutup mata sambil ngintip dari sela-sela jarinya dan Qing Yun cemburu kuadrat.
__ADS_1
Xiao Tan langsung mendorongnya menjauh dan mau menamparnya. Tapi Lian Cheng sigap mencegahnya. "Istriku, apa kau puas dengan c**mnku?" Gda Lian Cheng.
"Dasar sinting! Itu buruk banget!"
"Oh, maksudmu aku harus latihan lebih banyak lagi?" Lian Cheng dengan senang hati mendekat untuk menc**mnya lagi. Tapi Xiao Tan buru-buru mendorongnya sambil mengutukinya dengan segala macam sumpah serpah, tapi semuanya dia ucapkan dalam hati.
"C**man pertamaku yang kulindungi selama dua puluh tahun, sekarang hilang begitu saja." Rutuknya dalam hati.
Qing Yun cemburu, seharusnya Lian Cheng tidak boleh begitu, dia kan ingin bersama Lian Cheng. Lian Cheng santai mengingatkannya bahwa keadaan sudah berubah sekarang.
"Aku sudah memiliki seorang istri sekarang. Tentu saja aku harus baik pada istriku." Ucapnya sambil menarik Xiao Tan mendekat.
Saat Xiao Tan berusaha meronta dari dekpannya, dia langsung berbisik memperingatkan Xiao Tan untuk bersikap baik, Xiao Tan tahu betul apa yang bisa dia lakukan.
Xiao Tan terpaksa berhenti melawan sambil menahan kesal. Puas, Lian Cheng pun beralasan kalau istrinya lelah setelah perjalanan jauh, jadi mereka pamit sekarang. Xiao Tan ketus, terserah!
__ADS_1