CINTA ATAU TAKDIR

CINTA ATAU TAKDIR
89


__ADS_3

Yu Hao dan Jing Xuan pun pergi ke paviliun itu untuk melakukan penyelidikan. Yu Hao pesimis kalau mereka bakalan bisa menemukan bukti atau saksi mengingat malam itu keadaan sangat kacau dan semuanya orang melarikan diri.


Yu Hao memperhatikan, senjata yang digunakan pun senjata-senjata biasa, tak ada yang istimewa dari senjata-senjata itu.


Jing Xuan tak mau menyerah begitu saja. "Dengan begitu banyaknya pembunuh malam itu, aku tidak percaya kalau tak ada satupun petunjuk yang tertinggal."


Xiao Tan terus menjaga Lian Cheng sepanjang hari. Jing Xin sampai cemas, apalagi Xiao Tan tidak mau istriahat. Dia bisa kelelahan kalau begini terus. Jing Xin terpaksa kembali dengan tangan kosong karena si tua aneh itu tak ada di tempat di saat seperti ini.


Tapi dia meyakinkan Xiao Tan kalau dia pasti akan menemukannya besok. Xiao Tan meminta Jing Xin keluar, dia ingin berduaan saja dengan Lian Cheng. Jing Xin ragu meninggalkannya sendirian, tapi Xiao Tan meyakinkan kalau dia baik-baik saja. Jing Xin pun pergi.

__ADS_1


"Cheng Cheng, kau sudah janji padaku kalau kau akan melindungiku selamanya. Jangan kau kira kau bisa mengingkarinya hanya karena kau tertidur. Apa karena sebelumnya aku pernah bilang kalau aku ingin pergi dari sini, kau jadi marah padaku dan tidak mau bangun?"


"Kalau begitu aku janji padamu. Asalkan kau sadar, aku tidak akan pergi. Aku akan tinggal bersamamu, oke? Bahkan sekalipun aku pergi, aku akan membawamu bersamaku. Aku tidak akan membuatmu sendirian di sini dan menderita."


"Kau sangat tampan. Aku akan membawamu kembali dan membuatmu jadi selebritis besar. Aku akan membuatmu jadi pohon uang, oke? Cheng Cheng, masih banyak hal yang ingin kukatakan padamu. Kau tidak boleh meninggalkan seperti ini."


Tapi yang tidak disangkanya, Kakek Liu malah menolak menyelamatkan Lian Cheng lalu menyeret Xiao Tan agak menjauh karena dia berniat mau memutus kontrak darah antara Lian Cheng dan Xiao Tan sebelum Lian Cheng mati dan Xiao Tan tidak akan ikut mati dengannya.


Xiao Tan sontak panik menarik tangannya dan bersikeras meminta Kakek Liu untuk menyelamatkan Lian Cheng seperti bagaimana dia menyelamatkannya waktu itu. Kakek Liu ngotot tidak mau, dia hanya mau menyelamatkan Xiao Tan. Kenapa juga dia harus menyelamatkan Lian Cheng?

__ADS_1


Xiao Tan heran, kenapa Kakek Liu sangat peduli dengan keselamatannya?... Oh! Xiao Tan tahu, jadi dia berguna untuk Kakek Liu. Makanya dia tidak boleh mati, iya kan? Kakek Liu langsung canggung yang jelas mengkonfirmasi dugaan Xiao Tan.


Xiao Tan pun langsung memanfaatkan dirinya sendiri untuk mengancam Kakek Liu. Dia mengambil gunting lalu menempelkannya di lehernya. Kalau Lian Cheng mati, maka dia juga akan mati, mungkin juga dia akan mati duluan.


"Kukasih tahu kau! Biarpun kau memutuskan kontrak sehidup semati itu, jika kau tidak menyelamatkannya dan Cheng Cheng meninggal, aku akan memikirkan berbagai cara untuk bunuh diri! Pikirkan baik-baik!"


Kakek Liu jadi galau, merepotkan sekali! Tapi akhirnya dia menyerah lalu mulai menyalurkan kekuatan spiritualnya ke Lian Cheng.


Tapi setelah selesai, Kakek Liu malah keheranan karena dia mendapati Energi Qi dan aliran darah dalam tubuh Lian Cheng terasa sangat aneh. Dia membutuhkan tenaga spiritual lebih banyak daripada manusia biasa untuk bertahan hidup.

__ADS_1


__ADS_2