CINTA DOKTER 2

CINTA DOKTER 2
Part 99 Kembalinya Dua Wanita


__ADS_3

Suasana bandara cukup ramai disiang itu. Adrian berdiri mengamati seseorang dari kejauhan. Kaca mata hitam bertengger di hidung mancungnya. Ia mengawasi dua orang anak buahnya dan sekretarisnya untuk menjemput Ibu Anyelir dan Aurora di bandara.


Tidak berapa lama nampak dua orang wanita menarik koper besar milik mereka. Adrian tetap tenang di tempatnya. Kedua wanita itu menaiki mobil anak buah Adrian dan di antar menuju rumah Aldi.


"Mereka sudah sampai pak dan dalam perjalanan ke rumah" kata Adrian di telepon. Ia memasukan kembali ponselnya dan bergegas meninggalkan bandara.


Mitha tidak bisa fokus bekerja. Ia mendatangi ruang kerja kakaknya. Mitha ingin bertanya sebenarnya ada masalah apa.


"Tugas apa yang kakak berikan pada suamiku? kenapa ia terburu-buru pergi tadi pagi"


"Suamimu? itu kalau di rumah. Ini di kantor kau harus profesional" kata Aldi tanpa memandang Mitha. Ia sedang sibuk dengan laptopnya.


"Pak Aldi tugas apa yang bapak berikan pada pak Adrian, saya ingin tahu karena dari tadi saya tidak bisa fokus bekerja dan memikirkannya terus"


"Adrian menjemput Bu Anyelir di bandara"


"Bu Anyelir? apa Aurora juga ikut?"


"Iya"


"Kenapa kakak membawa mereka pulang?"


"Hidup mereka di Luar negeri cukup sulit. Kakak kasihan pada mereka. Biar bagaimanapun mereka pernah jadi keluarga kita"


"Apa papa tahu hal ini?"


"Belum"


"Aku akan beri tahu papa!" Mitha dengan gaya kekanakannya pergi meninggalkan ruang kerja Aldi dan menelpon papanya.


"Halo pa Mitha mau bicara...."


"Ada apa Mitha...?"

__ADS_1


"Mitha datang ke rumah saja pa"


"Baiklah"


Mitha bergegas keluar kantor dengan sopirnya. Ia menuju rumah bapak Ibrahim Zaman. Mitha kesal dengan Aldi yang seenaknya membawa masuk kembali kedua wanita itu dalam hidup mereka. Mitha senang saja pada Ibu Anyelir dan Aurora tapi itu dulu. kalau sekarang mereka sudah berubah sikapnya, siapa yang tahu.


Mobil Mitha memasuki halaman rumah papanya yang luas. Ia segera turun dan berjalan tergesa menuju teras rumah utama. Papanya sedang duduk menyiangi bonsai di teras.


"Ada apa Mitha?"


"Pa..apa papa tahu kak Aldi bertemu ibu Anyelir di luar negeri?"


Bapak Ibrahim Zaman menghentikan gerakannya memotong ranting kecil pada bonsai di hadapannya"


"Lalu..."


"Kak Aldi membawa mereka pulang kemari pa, alasan kakak katanya mereka hidup susah disana"


"Nanti papa akan bicara pada kakakmu"


"Percuma pa mereka sudah sampai di rumah kak Aldi. Kalau papa kesana pasti papa akan bertemu bu Anyelir"


***


Pak Han membantu Yaya menyambut kedatang dua orang wanita di rumah Aldi. Pak Han jelas tahu siapa mereka.


"Pak Han apa kabarmu?" tanya wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu.


"Baik bu Anyelir, bagaimana dengan anda sendiri?"


"Aku baik pak Han"


Pak Han memandang Aurora yang terlihat cuek saja. Pak Han memaklumi dan tidak menyapa Aurora.

__ADS_1


Pak Han siapa mereka?" tanya Yaya begitu sampai di dapur.


"Nanti saja aku ceritakan, buatkan minuman dan makanan untuk mereka"


"Iya pak Han"


----


Claries pulang lebih awal karena ia sudah selesai dengan jam prakteknya di rumah sakit. Ia berjalan menuju rumah. Di ruang tengah terdengar suara percakapan.


Claries terkejut begitu mendapati seorang wanita paruh baya dan satu lagi seorang wanita muda berada di sana.


"Dokter Claries, kau sudah pulang?" sapa pak Han.


"Pak Han siapa mereka?"


"Perkenalkan saya Anyelir dan ini anak saya Aurora"


"Panggil saja Sondra" wanita muda itu menyahut ucapan ibunya.


"Saya Claries Hendrawan, istri Aldi"


"Cantik sekali, kau seorang dokter?" tanya Anyelir.


"Benar saya seorang dokter" Claries tidak ada masalah dengan bu Anyelir hanya saja ia tidak suka dengan Sondra itu. Lagaknya sombong dan ketus.


"Maaf kami sedang menunggu nak Aldi disini apa kau tidak keberatan kami disini?"


"Tidak bu, silahkan duduk saya ke kamar dulu"


Claries berjalan menaiki anak tangga dan sejak itu mata Sondra terus memandangnya.


Kakak tiriku sungguh pintar memilih wanita. Bagaimana dengan Adrian, apa dia masih sendiri? .

__ADS_1


__ADS_2