
Restoran...
Mitha menemui Sondra di restoran setelah mereka janjian untuk bertemu. Sondra datang lebih dulu, ia sudah memesan makanan dan minuman untuknya dan Mitha.
"Hai Mitha silahkan duduk" kata Sondra berbasa basi berlebihan.
"Hai" balas Mitha cuek.
"Selamat ya ternyata kau dan adrian sudah menikah, aku baru tahu"
"Terimakasih, tahu darimana?"
"Oh baru saja aku bertemu Adrian di pusat perbelanjaan"
"Bertemu Adrian?"
"Iya...kami sempat makan siang bersama, Adrian pria yang baik dan hangat ya, Ternyata ia tidak sedingin yang ku bayangkan" Sondra mencoba memanasi Mitha yang sudah mulai memperlihatkan wajah tidak sukanya.
"Sondra, hentikan kau sedang membicarakan pria yang sudah menjadi suami orang"
"Ups maaf Mitha aku tidak bermaksud apapun, aku hanya makan siang saja dengan Adrian"
Kena kau Mitha aku akan menghancurkan keluargamu di mulai dari rumah tanggamu!
__ADS_1
"Jika tidak ada hal penting yang ingin kau sampaikan aku pergi dulu"
"Tunggu Mitha! kenapa buru-buru, oke maafkan aku. Setidaknya makanlah dulu....ku mohon?"
"Baiklah..." Mitha akhirnya duduk kembali dan menikmati makanan yang sudah di pesan oleh Sondra.
"Oh ya Mitha kalau dokter Claries itu seperti apa sikapnya? aku sedikit sungkan berdekatan dengannya" Sondra sengaja mengulik informasi tentang Claries. Ia kesal melihat Claries yang angkuh padanya. Ia juga kesal melihat dokter itu lebih cantik dan berkelas darinya.
"Kakak iparku orang yang sangat baik. Ia lembut jika bicara dan penyayang pada semua keluarga kami"
"Sepertinya kak Aldi sangat mencintai dokter Claries ya?"
"Tentu saja, kak Aldi begitu mencintai dokter Claries. Ia akan melakukan apa saja jika ada yang berani mengganggu istrinya. termasuk kau Sondra!"
"Apa maksudmu? tentu saja aku tidak berani melakukan hal buruk pada kakak ipar. Aku hanya mengaguminya tapi sungkan untuk mendekat padanya"
"Bagus setidaknya kau sadar, dan aku memperingatkanmu untuk tidak mendekati suamiku lagi!" Mitha berdiri dari kursinya dan hampir beranjak pergi tapi Sondra menahannya.
"Sepertinya suamimu yang harus kau peringatkan agar jangan menggodaku..." kata Sondra penuh senyum kemenangan.
Ia mengatakan pada Mitha seolah Adrian sudah merayunya. Mitha kesal dan langsung pergi. Sondra yakin sesampainya di rumah pasti Adrian dan Mitha akan bertengkar hebat.
...***...
__ADS_1
Apartemen Sondra
"Ibu tahu Mitha dan Adrian ternyata sudah menikah" Sondra yang baru saja tiba di apartemennya langsung mengoceh pada ibunya.
"Sudahlah nak jangan mengganggu mereka!"
"Siapa yang mengganggu aku hanya melakukan tugasku untuk membalas dendam pada keluarga Zaman bu"
"Untuk apa Sondra? toh Aldi sudah baik pada kita. Lihatlah dia memberi kita kehidupan layak dan apartemen ini sebagai tempat tinggal. Kita tidak perlu lagi tinggal di negeri orang dan bekerja keras hanya untuk makan"
"Justru mereka yang menyebabkan kita menderita bu, jika Aldi memberi kita fasilitas itu memang sudah hak kita. Kita pernah menjadi bagian dari keluarga mereka!"
"Sondra, kita di tolong oleh keluarga mereka. Jadi jangan berharap lebih. Kita harus tahu diri"
"Bu kenapa ibu menyembunyikan perasaan ibu? "
"Apa maksudmu Sondra?"
"Bukankah ibu menyukai Ibrahim Zaman?"
Bu Anyelir memalingkan pandangannya dan menyembunyikan reaksinya ketika anaknya mencoba membaca isi hatinya yang sesungguhnya.
"Sondra, dia orang asing dalam kehidupan kita yang sudah menjadi malaikat penolong. Tidak seharusnya pengemis seperti ibu menyukai pria sepertinya"
__ADS_1
"Dari cara ibu bicara, aku tahu betapa besar cinta ibu padanya"