CINTA DOKTER 2

CINTA DOKTER 2
Part 50 Rio Di Culik


__ADS_3

Mitha mengantar Rio pergi ke sekolahnya. Ia menemani Rio sampai jam pulang sekolah tiba. Mitha mengirim pesan singkat pada adrian. Menanyakan apakah sang asisten bisa meluangkan waktu untuk makan siang bersamanya dan Rio.


Lama tidak ada balasan dari Adrian. Mitha akhirnya memutuskan untuk menelponnya.


"Hai aku hanya ingin tahu apa kau ada waktu makan siang dengan kami?" tanya Mitha Ragu. Ia juga tahu Adrian super sibuk.


"Maaf bu Mitha, saya sedang ada meeting jadi belum bisa bertemu" kata Adrian di telepon.


"Oh begitu, yasudah tidak apa-apa. Sampai jum..."


Klik....


Adrian mematikan telepon. Mitha terlihat sedikit kecewa dan memasukan kembali ponselnya ke dalam tas.


Mitha memutuskan mengajak Rio makan siang di sebuah restoran tak jauh dari sekolah Rio. Anak itu terlihat lahap memakan makan siangnya.


Rio mama ke toilet sebentar ya nak, kamu habiskan dulu makanannya"


"Iya ma...."


Mitah pergi ke toilet dan ketika kembali Rio sudah tidak ada di mejanya. Ia mencari Rio ke toilet pria barangkali anaknya ingin buang air kecil. Tapi nihil Rio tidak ada di toilet. Mitha mulai panik dan mencari Rio di area restoran bersama dua orang pelayan yang ikut membantu mencari Rio.


Mitha meraih ponselnya dan menelpon Aldi.


"Kak...Rio hilang" kata Mitha sambil menangis.


"Hilang kau bilang?"

__ADS_1


Aldi sedang meeting dan ia terkejut mendengar Rio hilang. Aldi meminta Adrian segera menemui Mitha.


"Baiklah kau tunggu disana, Adrian akan datang"


Mita mematikan telepon sambil masih berkeliling mencari Rio. Di tengah kepanikannya tidak berapa lama Adrian muncul.


"Bu Mitha....."


"Adrian ...tolong aku Rio hilang"


"Tenang dulu..." Adrian memegang gangan Mitha dan menyuruh Mitha duduk agar bisa bercerita kronologi anaknya bisa hilang.


"Tadi aku hanya ke toilet sebentar, waktu kembali dari toilet Rio sudah tidak ada disini Adrian...aku harus bagaimana ini. Kak Aldi juga bisa marah besar padaku"


Adrian meraih ponselnya dari dalam saku jas ia melacak keberadaan Rio dari alat yang ia pasang di jam tangan Rio.


Sinyal itu menunjukan Rio belum terlalu jauh. Adrian mengajak Mita menuju mobilnya. Adrian masih terus mengikuti sinyal yang menunjukan keberadaan Rio.


"Adrian ini rumah siapa?"


"Saya juga kurang tahu bu Mitha, kita turun dulu"


Adrian menjaga Mitha sembari mencari Rio. Rumah itu terlihat sepi. Ada anjing penjaga yang di rantai di halaman depan.


Mitha menarik lengan Adrian, ia ingat rumah itu milik siapa. Rumah itu adalah kediaman dokter Kevin ayah kandung Rio yang dengan sengaja membuat Mitha depresi dengan kelakuannya.


"Adrian aku tahu ini rumah siapa..." wajah Mitha berubah menjadi pucat. Adrian melihat gelagat Mitha yang aneh.

__ADS_1


"Memang ini rumah siapa? kenapa anda ketakutan?" Adrian memegang lengan Mitha.


"Kevin....." kata Mitha lirih.


Adrian langsung mengerti, Ia memjnta Mitha tetap tenang. Adrian menekan bel pintu dan menunggu sang empunya rumah membukanya.


Seorang pria membuka pintu dan terlihat terkejut mendapati Adrian di hadapannya.


"Oh hebat sekali, kau bahkan bisa menebak jika Rio bersama ku"


"Serahkan Rio, ia harus pulang ke rumah bersama ibunya"


Kevin menatap Mitha yang menggigil ketakutan. Kevin masih ingat peristiwa dulu ia dengan Mitha.


"Aku hanya ingin bertemu dengan Rio sebentar tapi Aldi selalu tidak mengijinkan. Tadi di restoran aku tidak sengaja melihatnya jadi aku membawanya kemari"


"Seharusnya anda meminta izin dulu dengan bu Mitha"


"Adrian, aku juga punya hak atas Rio. Aku adalah ayah kandungnya"


"Ayah kandung yang tidak bertanggung jawab maksud anda?"


"Adrian lancang sekali kau! kau tidak memiliki hak ikut campur urusan kami"


"Maaf pak, sayangnya yang menjadi urusan pak Aldi adalah urusan saya juga. Apa lagi menyangkut Rio. Saya di minta pak Aldi untuk membawa Rio pulang baik secara damai atau dengan kekerasan"


"Oh jadi kau berani menantangku?!"

__ADS_1


"Bughh!" Adrian memukul wajah Kevin hingga hidung Kevin berdarah. Mitha segera masuk ke dalam rumah dan mencari Rio. Rio nampak sedang tertidur di sofa ruang tengah.


Adrian menggendong Rio dan membawanya p8lang tanpa perlawanan dari Kevin. Semua yang pernah berurusan dengan Aldi pasti tahu reputasi Adrian yang tidak pernah kalah jika berkelahi.


__ADS_2