CINTA DOKTER 2

CINTA DOKTER 2
Part 87 Pernikahan Adrian & Mitha


__ADS_3

Adrian menyusul mendatangi Mitha di sebuah tempat milik desainer ternama. Mitha sedang fitting baju pengantin.


Adrian disambut sang desainer yang terlihat ramah dan selalu ceria. "Dimana Mitha?"


"Sedang mencoba gaunnya, kemarilah kau pasti terpesona melihatnya" kata sang desainer.


Adrian mengikuti langkah desainer itu menuju sebuah ruangan luas dengan cermin besar dan tinggi. Ruangan itu didesain serba putih dan krem. Adrian berdiri mengamati ruangan itu. Ia mencari sosok calon istrinya.


Asisten desainer membuka tirai. Tirai tersingkap dan nampak Mitha sedang duduk dengan anggun di sebuah kursi rias berwana hitam. Gaun putih panjangnya menjuntai sampai ke lantai. Bagian atas gaun sedikit terbuka memperlihatkan bahu Mitha yang proporsional dan kulit putih halusnya.


Adrian melepas kaca mata hitamnya dan terpana melihat wanita di hadapannya. Ia seolah sedang melihat bidadari dari langit.


Adrian hampir saja lupa bahwa Mitha adalah ibu dari satu anak. Tapi ia masih nampak seperti seorang gadis belia.


"Ehhmmmm!" Desainer itu berdehm membuyarkan lamunan Adrian.


"Benarkan kau pasti terpana? bagaimana apa ada kekuaranga di gaun itu?"


"Sama sekali tidak ada" jawab Adrian.


Adrian berjalan mendekati Mitha dan mengulurkan tangannya. Mitha menerima tangan Adrian lalu bangkit berdiri dari duduknya.


"Kau sangat cantik...." Adrian menunduk dan berbisik di telinga Mitha.

__ADS_1


"Katakan terus aku senang mendengarnya darimu" Mita berjinjit mendekat ke arah wajah Adrian.


"Heiiii sudah cukup kalian bermesraan, ayo giliran Adrian yang fitting jas pengantin"


Adrian tersenyum lalu mencium kening Mitha. Ia berjalan di ikuti desainer dan asistennya untuk mencoba jas.


Sementara Mitha mengganti gaunnya dengan pakaian yang tadi ia kenakan saat pergi ke butik itu.


Mitha duduk di ruangan fitting Adrian sambil meminum secangkir latte kesukaannya. Mitha melirik jamnya karena Adrian di dalam ruang ganti cukup lama. Ia mencoba melihat apa yang terjadi pada Adrian di dalam. Mitha mulai cemas.


Perlahan ia membuka pintu ruang ganti dan alangkah terkejutnya ia, Adrian menariknya masuk kedalam ruang ganti. Mitha terpesona melihat stelan jas yang di kenakan Adrian. Pria itu terlihat tampan dan gagah.


"Sangat tampan...." Mitha merangkul pinggang Adrian dengan kedua tangannya. Keduanya saling bertatapan dan Adrian mencium bibir Mitha dengan lembut.


***


Aldi sibuk memeriksa persiapan pernikahan Adrian dan Mitha. Kalau biasanya Adrian yang mengurus semua, kali ini Aldi yang mengawasi semua persiapan.


Ia ingin pesta yang meriah dan terbaik untuk adiknya. Aldi menghampiri Claries yang duduk santai sambil ngemil dan minum jus jambu.


"Sayang kau lapar?"


"Iya aku ibu hamil pasti selalu lapar" Claries terkekeh.

__ADS_1


"Pasti kau kesal ya aku terlihat gendut?"


"Tidak sama sekali, kau hanya terlihat sedikit berisi. Lagipula mau gendut atau kurus aku tidak peduli. Aku tetap mencintaimu Clair"


"Ah sayang pasti semua wanita akan merasa sangat beruntung jika suaminya pengertian seperti dirimu"


"Benarkah?"


Claries mengusap wajah Aldi dengan sayang.


"Bagaimana persiapannya sudah beres?"


"Sudah tinggal sedikit lagi"


"Aku bahagia sekali melihat Mitha dan Adrian akhirnya menikah....."


"Benar aku juga bahagia..."


"Kau jangan cemas sayang, mereka sudah dewasa pasti bisa saling menjaga seperti halnya kita berdua" kata Claries.


"Iya aku percaya pada Adrian"


"Bagus...memang itu yang seharusnya kau lakukan sayang. Percaya pada mereka"

__ADS_1


"Ayo kita beristirahat, kau pasti lelah duduk terus" Aldi menggandeng istrinya untuk beritirahat di kamar. Ia lega persiapan pernikahan sudah hampir selesai.


__ADS_2