CINTA DOKTER 2

CINTA DOKTER 2
Part 81 Ayah & Anak


__ADS_3

Claries sudah mulai kembali bekerja di Medina Hospital. Ia menemui dokter Wahyu yang menjabat direktur rumah skait.


"Aku senang kau kembali Clair, kami membutuhkan mu disini sebagai pengganti dokter Frederick"


"Memang dokter Frederick sudah tidak praktek lagi dok?"


"Sudah pensiun dini, ia dan keluarganya tinggal di Luar negeri sekarang"


"Oh begitu, dengan siapa partner saya nanti dok?"


"Ada dokter Dion dokter spesialis bedah dan dokter sani selaku ahli anastesi"


"Apa dokter Kevin sudah resign dok?"


"Pak Aldi mengeluarkannya lebih tepatnya memecat Kevin sejak kau juga keluar dari rumah sakit ini. Aku baru tahu tentang permasalahan keluarga Zaman dengan Kevin"


"Oke sekarang kau sudah bisa kembali menangani pasien dan ruanganmu tetap sama seperti dulu tidak ada yang berubah karena sejak kau pergi pak Aldi tidak mengizinkan siapapun menempati ruangan itu"


Claries kembali ke ruangannya, masih sama semua barang di letakkan di tempat yang sama dan terlihat bersih. Pasti setiap hari ruangan itu di bersihkan. Claries meletakkan tasnya di atas meja. Ia mengeluarkan sebuah foto yang di bingkai kecil. Itu adalah foto dirinya dengan Aldi. Ia meletakkannya di atas meja kerjanya.


***


Siang itu Mitha sengaja tidak makan siang di kantor. Ia pergi ke sekolah Rio dan akan makan siang bersama Rio. Adrian tidak mengantarnya karena harus menemani Aldi untuk persiapan meeting nanti.


Mitha memarkir mobilnya di dekat sekolah Rio. Ia mencari Rio ke sekolah dan tidak menemukannya. Mitha bertanya pada teman-teman dan guru Rio. tapi kata seorang guru yang mengajar di kelas Rio, ia pergi dijemput ayahnya.

__ADS_1


"Ayahnya? maksud anda pak Aldi Ibrahim?"


"Bukan pak Aldi bu, kal pak Aldi kami tahu" Mitha mulai panik.


"Seperti apa orangnya?"


"Tidak terlalu tinggi perawakannya sedang, kulitnya putih bersih dan rambutnya sedikit ikal kemerahan. Pria itu mengenakan kaca mata minus"


Tidak salah lagi itu adalah Kevin. Untuk apa dia menemui Rio lagi.


Mitha mencoba mengemudikan mobilnya menuju rumah Kevin. Rumah itu sepi hanya ada Art disana. Art itu bilang majikannya belum pulang.


Mitha mencoba melacak keberadaan Rio melalui sambungan alat pelacak yang sengaja Adrian pasang di jam tangan Rio. Alat itu tersambung dengan ponsel Mitha dan Adrian. Tapi tidak ada tanda atau sinyal yang menunjukan keberadaan Rio.


Ponsel Mita berbunyi, ada telpon dari Adrian.


"Adrian Rio hilang.."


"Hilang? kau sudah coba cari di sekolah?"


"Rio di bawa pergi Kevin dan aku tidak bisa melacak keberadaannya. Sepertinya jam tangan Rio sengaja di lepas"


"Tenang Mitha jangan panik, Aku akan kesana"


Adrian mematikan ponselnya dan bergegas pergi ke ruang kerja Aldi untuk melaporkan semua kejadian tentang Rio.

__ADS_1


"Sial! kenapa dia masih bisa mendekati Rio?! bukankah aku sudah bilang berikan anak buahmu untuk menjaga Rio!!" Aldi murka dan menarik kerah jas Adrian.


"Maafkan saya pak, saya tledor"


"Aku tidak mau tahu, temukan Rio dan singkirkan Kevin! aku tidak ingin dia menemui Rio apa lagi sampai membawanya pergi!"


"Baik pak"


Adrian melajukan mobilnya dan mencari Mitha. Mitha terlihat bingung dan panik.


"Mitha.." Adrian meraih tangan Mitha dan menenangkannya.


"Rio...."


"Tenanglah aku akan menemukannya"


"Bagaimana jika Kevin membawanya pergi?"


"Itu tidak akan terjadi"


Adrian meminta anak buahnya untuk segera menemukan Kevin. Mereka bilang Kevin dan Rio ada di sebuah taman. Mitha dan Adrian bergegas ke taman itu.


Sesampainya di taman Mitha mengedarkan pandangannya mencari Rio dan Kevin. Terlihat keduanya sedang duduk di sebuah ayunan sambil makan es krim. Rio terlihat senang dan Kevin juga nampak bahagia. Mitha berjalan mendekat tapi Adrian menahannya.


"Beri mereka waktu untuk bersama"

__ADS_1


"Untuk apa? aku tidak mau!"


"Mitha..." Adrian mencoba menahan Mitha yang akan mendekati Kevin dan Rio. Ia menatap lembut ke arah Mitha. Akhirnya Mitha menuruti dan melihat dari kejauhan ayah dan anak itu sedang tertawa bersama menikmati es krim sambil bercerita.


__ADS_2