
"Iya boleh makan yuk laper kau siap kan aja buat makan malam biar aku yg gendong"ucap Cakra perlahan mengendong anak itu
"Aku ngak yakin kamu bisa "ucap Alya
"Kau merehkan Cakra Dirgantara"ucap Cakra sombong
"Serah deh aku siapin makan dulu jika dia nangis panggil aku ya"ucap Alya pergi ke dapur karna Alya sudah memasak jadi tinggal memanaskan makanan nya
"Udah selesai ngak bisa diem apa dia sakit "ucap Cakra menghampiri Alya karna anak itu terus menangis
"Ngak tau kata ibu panti dia memang rewel mungkin dia kangen sama ibu nya"ucap Alya mengambil anak itu lagi
"Dia kenapa sih kenapa nangis terus cup cup anak manis jangan nangis ya "ucap Alya menenangkan anak itu
"Bu .....bu"oceh anak itu
"Iya nanti aunty ajak ketemu ibu tapi nanti ya ini udah malem besok deh aunty janji kita akan jenguk ibu"ucap Alya lembut
"Bu....bu"oceh nya lagi
"Iya nanti ya"ucap Alya menganyun kan anak itu yg di gendongannya
"Cup cup ya anak manis jangan nangis lagi ya "ucap Alya mengajak anak itu ke kamar Cakra hanya memperhatikan Alya dan tersenyum sedikit setelah makan Cakra merapi kan meja makan nya biar tidak menambah pekerjaan Alya setelah rapi Cakra mencari Alya
"Masih nangis?"tanya Cakra ke Alya
"Udah tenang aku mau tarok ke kasur boleh ya!"ucap Alya
"Iya boleh letak kan saja"ucap Cakra memeriksa emailnya
Oeng oeng oeng
"Kenapa setiap aku lepas dia nangis"ucap Alya kebingungan dan mengendong nya lagi
"Mungkin dia ngak nyaman atau dia sakit aku telpon dokter Sakira dulu"ucap Cakra ngak tega melihat Alya yg ke lelahan dengan senang hati Sakira datang ke rumah Cakra setelah 20 menit Sakira sudah datang
"Wah Ya baru beberapa minggu aku tinggal kau udah punya bayi aja"ejek Sakira masuk ke kamar mereka bersama Cakra
"Berhenti menggoda ku terus liat kenapa dia nangis terus setiap aku lepas"ucap Alya meletakkan anak itu di kasur dan Sakira mulai memeriksa nya
__ADS_1
"Dia butuh pelukan seorang ibu Ya kemana ibu nya "ucap Sakira merapi kan peralatan dokternya
"Ibunya koma di rumah sakit dan dia sangat rewel"jawab Alya
"Iya badan nya dingin itu kenapa saat kau lepas dia menangis dia ngak nyaman dan juga matikan saja ac nya biar dia tidak kedinginan jika masih nangis tidur kan saja dia sambil kau peluk biar badan nya bisa hangat dan sebaiknya besok bawa ke rumah sakit kayak nya dia mempunyai penyakit yg cukup serius"jelas Sakira
"Pantes aja setiap aku lepaskan dia nangis dan juga dia tadi bisa tertidur karna aku peluk"ucap Alya
"Dan kau juga harus bantu Alya mengurus nya anggap saja ini latihan"ucap Sakira ke Cakra
"Iya"jawab Cakra singkat dan mengantar Sakira sampai depan rumah saat masuk ke kamar terasa sedikit gerah karna Alya menutup semua pintu dan jendela dan juga mematikan ac nya
"Kenapa ini panas Alya?"ucap Cakra heran
"Kau mau mendengar nya menangis sepanjang malam!"jawab Alya menidurkan bayi itu
"Aku ngak bisa tidur dengan panas seperti ini"ucap Cakra kesal
"Kasian anak nya Cakra"ucap Alya
"Terserah"ucap Cakra pergi
#####
🌞🌞
Alya berada di rumah sakit memeriksakan anak itu sebelum Alya pergi dia sudah menyiapkan sarapan untuk Cakra
"Gimana dok?"tanya Alya ke dokter
"Dia harus di rawat di rumah sakit karna mengidap penyakit jantung dan harus segera di tangani!"ucap dokter
"Segera lakukan yg terbaik dok soal biaya ibu dan anak ini biar saya yg bayar"ucap Alya karna dia juga berada di rumah sakit yg sama dengan ibu anak itu dokternya juga mengetahuinya
"Nona Alya tenang saja kami akan melakukan yg terbaik"ucap dokter itu tersenyum
"Terimakasih dok saya permisi dulu"ucap Alya berdiri menjabat dokter itu lalu pergi karna dia juga harus kekantor karna sudah jam 10 lewat Alya melewati kamar ibu bayi itu dan ada polisi dan seperti nya ayah bayi itu meminta izin menjenguk istri dan anak nya
"Nona Alya"panggil suster dari jauh Alya mendekati mereka yg berkumpul di depan kamar ibu bayi itu
__ADS_1
"Iya sus"ucap Alya dan orang itu memperhatikan Alya dengan seksama membuat Alya keheranan
"Nah pak nona Alya ini yg membayar semua pengobatan istri dan anak bapak"jelas dokter itu
"Pak polisi boleh saya bicara berdua dengan nona ini"ucap nya meminta izin
"Saya mohon kali ini saja pak"ucap nya memohon
"Baik la kalian bisa bicara di dalam ruangan istri anda"ucap polisi itu mengizinkan tapi dengan tangannya di borgol
Alya merasa heran dengan orang ini memperhatikan Alya terus menerus mereka sudah berada di kamar istrinya di rawat
"Terimakasih nona sudah membiayai perawatan istri dan anak saya"ucap nya
"Tidak apa pak saya senang bisa berguna bagi yg lain"jawab Alya tersenyum
"Dan maafkan saya nona"ucap nya menunduk
"Tak apa pak saya iklas menolong kalian"ucap Alya
"Tentang kejadian saat nona pingsan saat manaiki taksi itu ulah saya nona"ucap nya menunduk seketika senyum Alya memudar
"Saat itu anak saya mengidap penyakit jantung saya membutuhkan uang yg banyak sedang kan saya hanya supir taksi saya meminjam uang kemana mana tapi tak ada yg mau menolong saya dan saat saya ke susahaan ada seseorang memberi saya uang dengan syarat mencari seorang wanita dan kebetulan nona naik taksi saya dan nona saya bawa ke orang itu"jelas nya menunduk
"Maafkan saya nona saya terpaksa melakukan nya dan saya juga yg memberikan obat bius ke nona"ucap nya menyesal
"Bapak tau dengan itu saya merasa hina pak saya kehilangan hal berharga dalam hidup saya kesucian saya pak"ucap Alya meneteskan air mata nya
"Tidak nona saya yg menjaga nona pada saat itu tuan saya hanya ingin menjebak tuan yg tidur bersama nona dia di beri obat tidur juga supaya tuan saya bisa menghancurkan tuan itu tapi saya jamin nona tidak ada terjadi sesuatu pada saat itu karna saya yg menfoto kalian yg sama sama pingsan saya yg mengawasi kalian sampai orang tua tuan yg tidur bersama nona datang dia baru sadar"ucap orang itu
"Tuan saya dendam sama orang yg tidur bersama nona itu kenapa dia menjebak orang itu karna kesalahan saya istri saya kecelakaan uang yg ingin saya biayai untuk anak saya habis untuk pengobatan istri saya dan saya mencuri untuk biaya anak saya itu kenapa saya jadi seperti ini saya ngak mau kehilangan keluarga kecil saya nona maafkan saya saya sangat menyesal atas perbuatan saya"ucap nya berlutut
"Apa benar pak orang yg tidur bersama saya tidak melecehkan saya?"ucap Alya menghapus air mata
"Iya nona mereka hanya menjebak tuan itu biar nama baik nya hancur saya juga ngak mau menghancurkan kehidupan nona itu kenapa saya mengawasi nona!"ucap orang itu
"Apa ini orang yg menyuruh bapak?"ucap Alya menunjukkan foto Cakra
"Bukan nona justru dia yg di jebak tidur bersama nona!"ucap nya
__ADS_1
"Aku harus ketemu dengan Cakra dia harus menjelaskan hari ini juga "ucap Alya berdiri lalu pergi tanpa peduli yg lain