Cinta Selamanya

Cinta Selamanya
bab 32


__ADS_3

Masih dengan kebandelan Alya dia tidak ingin makan jika bukan Cakra yg menyuapinya sedangkan tuan RF mengurus mencari wanita nya Rianti setelah mendapatkan Rianti dengan anak buah nya tuan RF langsung membawa Rianti ke museum


Dret dret


"ya"ucap nya tajam


"T..tuan nona Alya pingsan"lapor penjaga


"Akan ku lenyap kan kalian semua jika dia kenapa -napa cari dokter kemarin"teriak nya murka hingga membuat Rianti di samping nya takut


"B...baik tuan"ucap nya lalu mencari Sakira dan menculik nya lagi


####


"Masuk la istirahat aku ngak mau liat kau sakit"ucap nya dingin dan mendengar suara ribut ribut di kamar Alya Segera dia berlari di ikuti Rianti


Di kamar Alya sudah ada Sakira penjaga dan pembantu semua berkumpul di sana


"Ada apa ini kenapa kalian ada disini?"ucap Tuan RF tajam


"Kak Rianti"ucap Alya langsung memeluk Rianti


"Kau kenapa ?"ucap Rianti


"Mana es krim nya"ucap Alya ke RF


"Sory lupa"jawab nya santai


"Huaaaa hiks hiks aku mau makan es krim"teriak Alya yg ada di sana hanya menutup telinga nya


"Diam la minta yg lain aja ya"ucap tuan RF pelan dan pengusap kepala Alya yg sana merasa kaget dengan tindakan nya karna dia bisa meloloskan orang yg menganggu ketenangan nya


"Mau makan nasi goreng kak Rianti"ucap Alya berbinar dengan manja nya sebenarnya Sakira ingin bicara hal yg penting karna melihat tingkah Alya yg menyebalkan membuat nya diam lebih baik


"Hei dia wanita ku ngak boleh masak"ucap nya


"Ngak mau yg lain aku laper mau makan nasi goreng kak Rianti titik"ucap Alya naik ke punggung tuan RF yg di sana hanya melotot Alya berani melakukan nya apa lagi Sakira dan Rianti bertanya tanya siapa dia


"Sayang kenapa badan mu berat sekali?"kelu tuan RF


*P**letek*


"Berani ngatain aku ,aku tampol!"ucap Alya tajam


"Ck! kau lupa aku tidak seperti dulu aku sekarang mafia yg kejam kau tak takut"ucap nya dingin


Cup


"Jangan banyak bicara jalan"ucap Alya mencium pipi nya masih dengan di punggung tuan RF dan mereka turun ke bawah


"Alya kau membuat nya seperti kerbau saja apa kau tak takut pada nya?"ucap Rianti takut

__ADS_1


"Apa yg kau lakukan pada kakak ku sampai dia seperti ini jangan bilang kau yg menembak Cakra ku"ucap Alya


"Iya sayang apa dia yg ingin mengambil wanita ku kemaren dengan teman nya"ucap nya santai


"Jangan menyakiti dia lagi ya"ucap Alya lembut bahkan sangat nyaman berada di atas punggung tuam RF dan memeluk nya dari depan pintu tuan RF melihat kehadiran seseorang


"lepas kan Alya ku"teriak Cakra berusaha melepaskan diri karna dia ke tanggap dan di bawa ke depan tuan RF


"Ah terimakasih terimakasih"ucap Alya turun dan mengencup pipi tuan RF berkali kali dan menghampiri Cakra yg sudan marah karna Alya mencium orang itu karna dia menyamai ke tampanan Cakra


"Kenapa kau mencium nya?"teriak Cakra emosi Alya yg menghampiri Cakra berhenti


"Huaaaaa! Cakra ku tak mencintai ku lagi dia ngebentak ku hiks hiks"ucap Alya kembali ke pelukan tuan RF


"Sayang jangan nangis nanti cantik nya hilang jangan nangis lagi ya"ucap nya lembut bahkan mengecup pipi Alya


"Kau mengkhianati ku Alya"teriak Cakra emosi


"Sudah jangan nangis ya katakan siapa Cakra mu ini"ucap nya membalas pelukan Alya


"Ya ini tidak benar"ucap Rianti memperingati


Cup


"Kau cemburu beby "ucap tuan RF mengecup pipi Rianti


"Hiks hiks aku merindukan nya mau makan di suapin Cakra jika tidak aku ngak mau makan"ucap Alya manja


"Ya kali ini kau keterlaluan ini bukan diri mu"ucap Sakira


"Abang aku laper dari kemarin aku belum makan ayo suruh kak Rianti masak nasi goreng"ucap Alya dengan imut nya


"Abang"ucap mereka bersama


"Sayang ku dia wanita abang nanti dia terluka gimana"ucap nya lembut


"Abang Refan mah gitu ngak sayang sama Alya"ucap Alya ngambek duduk di dekat Cakra yg hanya menatap nya terduduk di lantai


"Abang Refan itu berarti !aaa idola ku"teriak Sakira histeris dan naik ke punggung tuan RF atau abang Refan


"Tuh kan abang cuman sayang ke Sakira tidak ke Alya"ucap Alya cemberut


"Tolong jelaskan sesuatu aku pusing"ucap Cakra frustasi


"Nona Sakira saya juga mencintai nona Sakira dengan sabar saya menunggu tapi kenapa kau lebih memilih dia"ucap Jeky kecewa


"Adek adek abang udah besar lihat la lelaki itu merasa cemburu sama abang"ucap Refan


"Kau mencintai ku?"ucap Sakira malu malu berdiri di depan Jeky


"Ya aku mencintaimu!"jawab Jeky

__ADS_1


"Terimakasih"ucap Sakira memeluk Jeky dan tersenyum malu


"Cakra mau juga"ucap Alya manja


"Hei jangan ada yg memeluk adik adik ku atau kalian tau akibat nya"ucap Refan memeluk Rianti


"Kau juga ngak boleh peluk kak Rianti belum sah...ucap Alya memeluk Cakra bahkan mengecup bibir Cakra yg di rindukan nya


"Kau! "ucap Refan geram


"Biarkan saja mereka suami istri "ucap Rianti menatap Refan


"Aku punya kabar baik ,kalian pasti bertanya kenapa Alya bertingkah sangat aneh karna dia lagi hamil 2 Minggu"ucap Sakira tersenyum


"Hamil"ucap Cakra bahagia


"Benar kah"ucap Alya berbinar dan meneteskan air mata kebahagiaan


"Pantas aja dia kayak bukan Alya ku"ucap Cakra menciumi wajah Alya


"Ehm ehm"dehem Refan


"Ah maafkan aku hari ini aku sangat bahagia bertemu sama abang setelah 7 tahun lama nya dan sebentar lagi aku akan menjadi seorang ibu "ucap Alya tersenyum bahagia


"Selamat ya dek ternyata kau sudah besar dan bahagia"ucap Refan


"Tidak ,abang udah buat suami ku tertembak kemarin"ucap Alya tajam


"Ah itu karna dia ingin mengambil wanita ku"ucap Refan mengecup pipi Rianti


"Aaa kalian kejam pada ku"ucap Sakira frustasi


"Sayang aku ngak ngerti bukan kah kau anak tunggal Anggara"tanya Cakra penasaran apa lagi dia seorang mafia


"Aku akan cerita tapi aku ingin banget makan nasi goreng kak Rinti"ucap Alya dengan imut nya Rianti menatap Refan meminta Izin


"Baik la tapi hati hati ya beby"ucap Refan


"Cakra gendong"ucap Alya manja


"Iya "ucap Cakra mereka menuju dapur


"Jadi gimana"ucap Cakra


"Jadi ayah itu sebenarnya memiliki 2 anak yg pertama Refan Anggara dan kedua Alya Meisa Putri Anggara abang pergi dari rumah saat umur ku 15 tahun aku ngak tau sih permasalahan nya apa tapi yg aku dengar dari bunda dulu abang punya calon istri tapi calon istrinya hamil dengan pria lain sebenarnya bang Refan itu tidak seburuk yg kita bayangkan dulu saat kami masih kecil bang Refan selalu ngajak kami main dan jalan pokok nya bang Refan yg terbaik tapi setelah kejadian kekasih nya jadi gitu deh dia pergi dari rumah begitu saja padahal dulu aku dan Sakira sempet sakit karna merindukan bang Refan"cerita Alya


"Tapi nona dia seorang mafia kok bisa dan dia sekarang ini bermusuhan dengan Remiko memperebutkan nona Rianti "jelas Jeky


"Kalau itu sih aku ngak tau yg aku ingin tau apa hubungan mereka"bisik Alya


"Dia istri abang"ucap Refan duduk dengan santai

__ADS_1


"What istri kapan nikah nya?"ucap Alya kaget


__ADS_2