
Alya berdiri di dekat Rianti di dampingi Sakira.Sakira mau lihat seberapa jauh perubahan pada Alya dia hanya diam
"A..a..aku"ucap Alya gugup dan menatap Rianti
"A..a aku mau mintak maaf karna aku kak Rianti terluka karna ingin nyelamatin aku kak Rianti terluka, maaf ini semua kesalahan ku"ucap Alya memberikan tangan nya dan menunduk
"Mari duduk di dekat kakak"ucap Rianti bersender Alya hanya menurut
"Kau menyayangi kakak?"ucap Rianti dia terharu Alya takut dia kenapa napa
"Iya! "jawab Alya menatap Rianti
"Ini semua bukan Salah mu kamu jangan merasa bersalah bukan kah kakak udah janji sama Cakra jika mengajak kamu jalan harus menjaga mu kakak ngak mau kamu kenapa- napa kakak sayang sama kamu"ucap Rianti memeluk Alya
"Dokter Sakira bisa kah tinggalkan kami berdua"ucap Rianti .Sakira pun pergi karna Alya sudah ada kemajuan dan merespon dengan baik apa yg dia alami
"Hah! kakak harus bagaimana menghadapi Laurel dia sangat mengiginkan mas Refan"ucap Rianti menangis
"K..kakak cinta bang Refan?"ucap Alya menghapus air mata Rianti
"Iya kakak bahagia bersama abang kamu kakak takut!"ucap Rianti menangis di pelukan Alya dia mengeluarkan apa yg ada di hati nya Alya nampak diam menatap Rianti yg sulit di arti kan
Cklek
"Sayang kau sudah sadar?"ucap Refan senang dan memeluk Rianti
"iya aku ngak papa!"ucap Rianti membalas pelukan Refan
"Ada apa kenapa kau menatap ku seperti itu?"ucap Refan bingung melihat Alya dengan pandangan tidak bisa di tebak
"Maaf nona Alya nyonya Dirgantara menyuruh saya menjemput nona untuk pulang"ucap seorang pengawal datang Alya mengerut kan kening nya
"Nona bisa bicara sama nyonya kami hanya mematuhi perintah"ucap nya
"Sayang mari kita pulang"ucap Cakra namun di tahan pengawal
"Maaf tuan anda di larang bertemu dengan nona Alya"ucap nya .Alya berdiri mencari sesuatu dan menemukan di dekat Rianti dan mengambil nya yg tenyata ponselnya
Hallo
"Kau kemana mami telpon ngak di jawab?"ucap mami
"M...maaf mi tadi ponsel Alya dalam mode diam Alya nemanin kak Rianti di rumah sakit!"jelas Alya
"Kau jangan menonton tv dengar kan mami baik baik jangan ketemu lagi sama Cakra kau tinggal lah bersama keluarga mu ingat mami ngak izinin kamu ketemu sama Cakra"ucap mami seperti nya marah
"Iya "jawab Alya mematikan ponselnya dan menatap nya dan memandang Cakra yg di tahan pengawal
"Mami ngomong apa?"ucap Cakra takut apa yg di harapkan nya
__ADS_1
Alya memperhatikan tv nya dan mondar mandir sesekali memutar cincin nya
"Alya kau kenapa?"tanya Refan bingung
"M..mau nonton tv tapi mami larang!"ucap Alya mengigit bibir nya
"Ada apa cerita sama abang?"ucap Refan mengelus kepala Alya
"M..mami bilang aku ngak boleh ketemu sama Cakra tanpa seizin mami Alya harus tinggal dengan bunda Alya di larang liat tv!"jelas Alya menunduk
"Apa lagi yg kau perbuat Cakra membuat mami mu marah lagi? "ucap Refan
"Ngak bang itu aku emm!"ucap Cakra bingung mau jawab apa
Refan penasaran lalu menyalakan tv nya dan melotot gimana bisa video Cakra dengan wanita beda beda dengan di kasur dengan bercumbu mesra
"******* kau tak bisa di percaya"ucap Refan memeluk adik nya Alya memicing kan mata nya dan menatap Rianti
"Ada apa?"ucap Rianti berdiri mendekati Alya
"Mau pulang!"jawab Alya meneteskan air mata
"Iya pulang lah kau tidak tidur semalaman tapi ngak boleh nangis ya"ucap Rianti di angguki Alya
"Tidak bisa kau harus pulang bersama ku"ucap Cakra mengengam tangan Alya
"Maaf tuan lepaskan nona kami"ucap pengawal itu
"Kali ini aku ngak mau kau menemui Alya karna apa jika kau memaksa Alya akan di bawah pergi dari mami mu bahkan lebih jauh dari sebelum nya"ucap Refan tajam Alya segera pergi untuk pulang
####
2 hari kemudian
Rianti sudah pulang dari rumah sakit sedangkan Alya kembali lagi lebih banyak bengong dan mondar mandir di kamar 2 hari ini dia berada di kamar, karna Rianti pulang jadi Alya keluar dan tiba tiba dia memandang tv di ruang tamu di sana ada Rianti dan Refan lalu Alya menyalakan nya lagi dia menonton tentang Cakra dengan perilaku buruk nya Alya menonton tv nya dengan serius
"Abang perhatikan kau menonton nya berulang kali"ucap Refan memandang Alya
"Biarkan saja orang mungkin menggangkap Alya sudah setengah gila tapi aku tidak aku yakin dia tidak gila"ucap Rianti tersenyum manis menatap Alya.Lalu Alya pergi ke kamar nya meski hati nya sakit dia mengengam ponsel nya
###
"Sial kenapa bisa ada video seperti ini?"umpat Cakra karna itu juga berdampak dengan perusahaan nya
"Berita itu juga tidak bisa di tekan tuan karna bukan media yg menyebarkan nya tapi ada seseorang memasukkan nya di youtube!"ucap Jeky
Alya mengendap gendap pergi dari rumah bersama pengawal nya di suatu rumah
"Kalian ikut saya "ucap Alya mereka berada di sebuah gudang kosong
__ADS_1
"Nona ngapain kita ke sini?"ucap penjaga merasa heran Alya tak peduli dan menyelinap masuk
"Kalian tunggu di sini"ucap Alya lalu masuk mengendap ngendap setelah berjam jam mereka menunggu akhirnya mereka pulang
"Kamu dari mana sayang kok keringat kayak gini?"ucap bunda nya Alya hanya mengeleng
"Alya ngak mau cerita!"jawab Alya
"Ya sudah istirahat gih sana"ucap bunda nya lalu Alya pergi
####
Di Club seseorang wanita dan 3 pengawal duduk dengan santai tapi pengawal nya tak membiarkan siapa pun mendekati nona nya .Setelah melihat orang yg di cari dia mengikuti nya dengan diam diam bahkan pembicaraan nya bisa di dengar nya .Setelah dari situ dia pergi ke suatu tempat dan mencuri barang bukti lalu pulang
🌞🌞🌞
"Sayang ini ada Jeky ingin bertemu"ucap bunda ke Alya mereka berada di ruang tamu
"Nona Alya semalam tuan besar menelpon saya dia bilang perusahaan saya yg hendel"ucap Jeky menatap Alya seperti tertidur
"Kau kenapa Alya?"tanya Sakira
"Ngantuk! "jawab Alya
"Kok bisa?"ucap Sakira
"Iya bunda dengar semalam kamu pergi dan hampir shubuh balik nya?"ucap bunda nya
"Iya Alya ke Club!"jawab Alya dengan mata terpejam di bahu bunda nya
"Apa Club?"ucap Sakira dan Jeky bersama
"Ngapain kamu ke sana sayang?"ucap bunda nya
"Alya ngak mau cerita!"jawab Alya
"Kamu kenapa akhir akhir ini aneh?"ucap bunda
"Maaf bunda!"ucap Alya menunduk
"Tak apa ,Jeky lagi menunggu keputusan mu"ucap bunda
"3 hari lagi datang la ke perusahaan Dirgantara"ucap Alya
"Nona tak ingin menemui tuan Cakra? "tanya Jeky .Alya mengeleng dengan mata sendu nya
"Kenapa Cakra tak peduli dengan berita yg ada bukan kah itu berpengaruh pada perusahaan nya?"tanya Sakira
"Entah la sayang tuan Cakra sudah tak peduli saat nyonya Dirgantara menelponnya dan marah mesar tuan Cakra berusaha menjelaskan semua nya tapi nyonya tetap ngotot dan akan mencerai kan tuan dan nona dan membawa nona Alya pergi jauh tuan Cakra tak peduli dengan situasi dia hanya memikirkan nona Alya bahkan aku mau membicarakan perusahaan malah dia marah marah!"jelas Jeky
__ADS_1
"Tuan mu memang ke kanak kanakan"ucap Refan datang bersama Rianti
"Aku berfikir jika ini perbuatan siapa aku udah cari pelaku nya dan menekan beritanya tapi tetap mereka tak peduli"ucap Jeky