Cinta Selamanya

Cinta Selamanya
bab 33


__ADS_3

" Selama ini abang menyembunyikan identitas abang biar ayah tak menemukan abang sebulan lalu abang bertemu dengan nya saat abang terluka parah akibat penyerangan dan dia ngerawat abang dengan suka rela tanpa tau siapa abang sebenarnya selama dia merawat abang rasa selama ini hati yg tak pernah tersentuh tumbuh hanya dengan ucapan dan senyuman nya saat abang pulih Abang bertekad menikahi tapi sial nya dia di culik si ******* itu dan ternyata menyukainya jadi aku ngak bisa tinggal diam aku mengambil nya secara paksa dan seminggu yg lalu abang menikahi nya tidak ingin dia pergi lagi meskipun abang memaksa nya karna dia la yg abang cari selama ini yg sering eang bicara kan dulu ada seseorang untuk kita meski kita tidak tau siapa dia sebenarnya tapi kita mencintai nya"ucap Refan


"Terus kenapa abang bisa jadi kayak gini?"tanya Alya


"Hah! ini la diri abang sesungguhnya!"ucap Refan tersenyum misterius dan Rianti meletakkan nasi goreng satu persatu


"Dan kau cerita kan kenapa bisa kenal dengan Remiko dan bang Refan?"ucap Alya.Rianti menatap Refan meminta persetujuan dia takut jika melakukan kesalahan Refan mengedip kan mata nya tanda persetujuan


"Kakak ngak tau mereka, kakak sering lihat tuan satu nya sering berdiri di gedung Jalan xxx yg bertuliskan gedung kematian kakak merasa heran siapa dia karna setiap kakak melintas dia selalu memperhatikan kakak dan saat kakak denger kau koma dia sering menangkap kakak dan ingin melecehkan kakak tapi kakak selalu bisa kabur meski harus di pukuli nya saat kakak bertemu seseorang yg sekarat kakak membantu nya dan mengobati nya tapi malah dia menikahi kakak dengan paksa tapi setidaknya kakak bersyukur meski suami kakak seorang mafia yg kejam tapi dia tak pernah berbuat kasar kepada kakak ,kakak fikir setelah menikahi nya tuan satu nya berhenti mengejar kakak karna kakak takut dengan kekejaman suami kakak aku kabur tapi tuan satu nya selalu ingin memiliki kakak"cerita Rianti dengan air mata


"Kayak nya musuh kita sama deh bang "ucap Cakra tersenyum mengembang dan menceritakan musuh bebuyutan nya


"Benar kah wah dia seperti nya akan mendapatkan hukuman lebih kejam lagi"ucap Refan santai dan menyuapkan nasi goreng


"Tapi tuan kenapa Remiko mengejar nona Rianti bukan kah dia cinta mati sama sintia?"tanya Jeky.Cakra menatap Rianti dengan seksama


"Kau mau mati menatap wanita ku"ucap Refan emosi


"Sabar bro aku hanya memindai Rianti"ucap Cakra santai


"Menurut ku Remiko menyukai kak Rianti karna dia tidak jauh beda dengan Sintia dari wajah tapi lebih lembut kak Rianti sifat juga tapi lebih baik kak Rianti karna dia tidak gila dalam mencintai saat di tolak"jelas Cakra dengan menyuapi Alya


"Siapa Sintia itu?"ucap Alya cemberut


"Hade bumil satu ini bener bener ya menjekelkan" ucap Sakira males


"Sayang dia bukan siapa siapa dia hanya pengemar ku cinta ku hanya untuk mu seorang"ucap Cakra lembut


"Ah Cakra"ucap Alya tersipu malu dan menyembunyikan wajah nya yg memerah


"Kau ini"ucap Cakra mengelus kepala Alya dengan sayang

__ADS_1


"Kapan ya aku bisa seperti Alya?"gumam Sakira


"Jangan banyak kerja mulu inget udah tua"ucap Alya mengejek


"Abang Alya mengejek ku"ucap Sakira cemberut


"Ya makin jelek yg ada Jeky malah ilfil lagi"ucap Alya cekikikan


"Ah Alya"ucap Sakira


"Cakra aku masih rindu dengan kak Rianti boleh ya aku nginep di sini"ucap Alya memohon


"Sayang nanti aku rindu kau liat aku belum ngapa -ngapain semenjak kau hilang "ucap Cakra menunjukkan penampilan nya


"Iya maaf tapi bolah yah yah"ucap Alya manja menciumi wajah Cakra tanpa malu Alya juga binggung dengan diri nya kenapa bisa seperti ini bahkan dia tidak malu saat bermesraan di depan banyak orang


"Baik la aku izinin"jawab Cakra menyerah


"Terimakasih"ucap Alya mencium bibir Cakra membuat Rianti menunduk karna malu Refan memperhatikan nya tersenyum kecil meski Refan mencintai Rianti dia tak ingin memaksa Rianti dalam mencintai Refan mengengam tangan Rianti yg ada di bawah meja dan menatap nya Rianti hanya tersenyum canggung dan berkeringat dingin


"Bang aku anter Cakra dulu"ucap Alya


"Aku juga pamit bang"ucap Sakira begitu pun dengan Jeky


"Aku tau ada yg kau senbunyi kan dari pertama aku menemui kau hanya diam ada apa"ucap Refan ke Rianti


"Aku...."ucap Rianti ragu mengigit bibir bawah nya karna dia takut mengatakan nya


"Baik la mari kita bicara di kamar seperti nya serius"ucap Refan mengajak di sebuah ruangan rahasia tidak satu pun orang tau hanya Rinati pertama mengetahui ruangan itu


"A ..aku takut mengatakan nya"ucap Rianti menunduk

__ADS_1


"Katakan saja ada apa?"ucap Refan


"Aku i...ingin lepas dari segala hal dari dari tuan satu nya maupun kau aku takut pada mu!"ucap Rianti memejamkan mata nya karna takut


"Aku akan melepas kau dari nya tapi tidak dari ku kau milik ku istri ku tak kan ku biar kan kau pergi"ucap Refam tajam


"Aku tau tapi aku takut pada mu"ucap Rianti


"Hah! aku tau aku tak pantas untuk mu mungkin kau malaikat dalam hidup seorang mafia seperti ku tapi aku mohon jangan pergi sungguh aku sangat mencintai mu isi lah hidup ku dengan hadir mu aku akan selalu menjaga dan melindungi mu aku tau kau takut dan pada ku bahkan kau tak mencintaiku tapi tetap la bersama ku aku membutuhkan mu"ucap Refan serius dan berlutut


"Meski kau seorang mafia tapi aku merasa tak pantas di miliki mu aku sudah bersuami tapi pria lain mencium ku aku hina aku tak ingin siapa pun memiliki ku dan kau saudara nya Alya keluarga Anggara aku sangat menyayangi mereka aku tak ingin mereka malu memiliki menantu seperti ku asal usus ku tak jelas di tambah pria itu masih mengincar ingin memiliki ku bahkan setiap dia menculik ku dia mencium dan ingin menyentuh ku aku mempunyai suami aku merasa terhina dan menderita saat pria lain menyentuh ku bukan suami ku"ucap Rianti menangis tersedu sedu


"Aku berjanji dia tidak akan bisa menyentuh mu lagi"ucap Refam mencium puncak kepala Rianti


"Jangan nangis lagi kau mau bumil itu nanti mengamuk pada ku jika melihat kau menangis"canda Refan dan tersenyum kaku


"Kau bisa becanda juga?"ucap Rianti mempererat pelukannya


"Emm b..boleh saya bertanya tuan mencintai saya dan saya istri tuan kenapa tuan tak pernah memintak hak tuan"ucap Rianti gugup dan bercampur malu


"Aku mencintaimu aku pun pria normal tapi aku tak bisa memaksa mu aku tak ingin kau membenci ku"jawab Refan dan mendekat kan bibir nya ke bibir Rianti .Rianti hanya memejamkan mata nya repleks Rianti memegang pinggang Refan tak ada penolakan Refan membawa Rianti ke kasur nya dan membuka kemeja nya terlihat la perut seksi nya membuat Rianti malu


"Kau siap"bisik Refan


"Ini lebih baik karna kau suami ku "jawab Rianti


"Tapi kau tak mencintai ku aku tak ingin menekan mu"ucap Refan.Rianti hanya diam dan menatap wajah Refan


Refan menciumi wajah Rianti dengan bernafsu dia tak bisa menahan nya lagi tangan nya mulai membuka kancing baju Rianti .Tidak menunggu lama Refan ingin memiliki Rianti segera memberi tanda di tubuh Rianti mereka saling merespon meski Rianti tak mencintai Refan dia tidak akan menolak karna yg melakukan nya adalah suaminya .Refan masih mencumbui Rianti tapi ada yg mengganggu nya


"YU 'HUI BANG REFAN KAK RIANTI"teriakan menggelegar

__ADS_1


"Ah sial ini ruang kedap suara kenapa suara cempreng itu bisa masuk"umpat Refan kesal


"Tunggu beby aku urus bocah ingusan itu dulu"ucap Refan memakai kemeja nya lalu mengecup pipi Rianti dan keluar


__ADS_2