Cinta Selamanya

Cinta Selamanya
bab 06


__ADS_3

"Istirahat la biar saya yg mengurus para tamu"ucap Cakra membuka kamar hotel lalu pergi lagi


Alya membersihkan tubuh nya biar segar dan sudah capek seharian belum istirahat Alya sudah mengantuk


"Emm aku harus tidur di mana di kasur atau di sofa aaa masa bodoh tuan pemarah mending aku tidur di kasur aja udah capek banget"gumam Alya berbaring menarik selimut nya menutupi badan nya tidak butuh lama Alya sudah berada di alam mimpi


Setelah para tamu sudah pulang Cakra kembali kekamar karna mami nya yg meminta dengan terpaksa Cakra kembali dan juga dia merasa capek


Dia sangat cantik jika tidur tidak menyebalkan dan cerewet.Batin Cakra tanpa sadar memuji Alya


Setelah membersihkan tubuh nya Cakra berbaring di sofa memandang langit kamar dia tidak menyangka menikah apa lagi dengan cewek menyebalkan semenjak kekasih nya berselingkuh berkali kali Cakra merasa sakit hati hingga dia hanya mempermain hubungan nya tapi tidak dengan pernikahan nya orang tua nya selalu menganjar kan jangan bermain dalam pernikahan lama berfikir membuat Cakra tertidur .


Mendengar suara adzan di ponsel nya Alya bangun dengan mata terpejam karna masih mengantuk tapi Alya menghilangkan kantuk nya karna dia harus menjalan kan ke wajiban nya setelah selesai mandi Alya melaksanakan kewajiban semua sudah dia lakukan seperti biasa seharusnya setelah selesai sholat Alya membantu pembantu nya membuat sarapan tapi kali ini Alya hanya bisa bengong karna tidak ada yg bisa dia lakukan selain duduk dan bersender di kepala ranjang karna masih di hotel Alya memainkan ponselnya menghilang kan kebosanan tapi tak sengaja Alya melihat foto diri nya dan Cakra saat di hotel


"Hah! aku selalu merasa hina saat melihat foto ini tapi mau gimana lagi jika semua nya sudah terjadi mau membenci nya juga percuma dia udah jadi suami aku hanya bisa pasra" gumam Alya meletakkan ponsel nya lagi dan kembali tertidur


Waktu menunjukkan pukul 08:00 Cakra bangun mandi dan kembali dengan pakaian rapi nya melirik Alya dengan tertidur meringkuk setelah memesan makanan Cakra membangun kan Alya


"Ini baru permulaan"gumam Cakra mengambil gelas yg berisi air dan menyiram nya ke Alya


"Bangun pemalas" teriak Cakra dan menyiram Alya


"Kau kan bisa membangun kan ku dengan cara baik baik ngak perlu menyiram seperti ini"ucap Alya kesal pagi pagi sudah di siram


"Ini baru permulaan"ucap Cakra dengan kemenangan


"Sabar Alya" ucap Alya mengusap dada nya lalu memganti baju nya setelah kembali sarapan sudah siap


"Cepat makan lah kita akan segera pulang" ucap Cakra mengunyah makan nya Alya duduk mengambil posisi duduk nya baru sesuapan Alya mengeluarkan makanan nya


"Huh hah huh hah !pedas sekali "ucap Alya mencari air dan meminum sampai habis


"Apa koki nya sangat marah saat memasak nya kenapa pedas sekali?"ucap Alya

__ADS_1


"Iya memang masakan nya pedas tapi biasa aja kau terlalu berlebihan !"ucap Cakra


"Iya makanan ini sangat cocok untuk mu yg pemarah aku ngak suka pedas jadi wajar"ucap Alya menganti kata kata nya karna Cakra sudah menjadi suami nya


"Makan saja jangan banyak bicara"ucap Cakra


"Ini terlalu pedas aku ngak bisa makan makanan pedas yg ada aku bisa diare "jelas Alya karna saat Alya memaksa makan makanan pedas akhir Alya harus bolak balik ke toilet


"Terserah"ucap Cakra males selesai sarapan mereka pulang kediaman Dirgantara yg menunggu mereka


"Selamat datang di rumah kami ini sayang"ucap mami nya senang menganjak Alya masuk tanpa mempedulikan Cakra


"Terimakasih mi"ucap Alya masih canggung nyonya Dirgantara memperkenalkan Alya ke pembantu dan pekerja lain nya dan mengajak berkeliling di rumah nya


"Kamu harus sabar menghadapi Cakra dia emang begitu tapi mami bersyukur jika Cakra menikah dengan kamu ya walaupun cara nya kurang bagus "ucap mami nya duduk di taman


"Alya bingung mi Alya hanya ingin mengetahui kejadian malam itu tapi Cakra selalu menjawab semua nya benar seperti yg ada di foto "ucap Alya karna sebenarnya dia masih menyesali jika dirinya melakukan hubungan suami istri tanpa ada hubungan yg suci


"Jika semua nya benar berarti Alya sudah melakukan zina"ucap Alya lagi dengan pandangan ke depan


"Apa kamu membenci Cakra?"tanya mami menatap Alya


"Pertemuan kami kurang bagus mi penuh dengan kemarahan saat Alya mengetahui dia melakukan hal seperti itu sama aku Alya membenci nya bahkan sampai sekarang Alya masih menyimpan amarah tapi Alya ngak bisa membenci suami Alya sendiri meski kemarahan masih ada !"jelas Alya


"Kamu sangat jujur ngak takut bila kamu bilang benci sama Cakra ke mami dan mami membenci mu!"ucap mami nya


"Jujur itu lebih baik mi meski itu menyakitkan lagian Alya ngak peduli jika orang membenci atau suka sama Alya itu urusan mereka Alya hidup tidak untuk di sukai mereka"jawab Alya tersenyum


"Mami beruntung memiliki menantu kayak kamu"ucap mami nya memeluk Alya


"Kenapa?"ucap mami nya melihat wajah Alya yg murung


"Ngak papa mi cuman kangen sama bunda aja!"jawab Alya berusaha tersenyum

__ADS_1


"Oh ya mi gimana dengan barang barang Alya yg di rumah bunda?"tanya Alya


"Beli yg baru aja mami udah suruh Cakra menyiapkan keperluan kamu!"jawab mami nya


"Ngak usah mi lagian barang barang Alya masih layak di pakai nanti Alya ambil aja di rumah bunda!"ucap Alya


"Tapi kayak nya kamu terlambat"jawab mami nya


"Aku kekamar dulu ya mi mau lihat Cakra "ucap Alya pergi kekamar nya


Cakra bersiap ingin ke kantor karna ada urusan yg penting keperluan Alya juga semua nya sudah siap di mana mana. Alya masuk ke kamar nya saat Cakra memakai jas nya


"Kayak nya sibuk banget tuan pemarah bukan kah hari ini kau maupun aku di larang kemana mana"ejek Alya


"Bukan urusan kamu nona cerewet"jawab Cakra


"Ok aku tidak akan ikut campur masalah kamu tapi aku juga harus pergi mengambil barang barang ku di rumah"ucap Alya tepat nya meminta izin


"Semua nya sudah lengkap saya sudah bertanya sama bunda apa saja keperluan yg cocok untuk kamu di ruang ganti baju kamu udah lengkap di sana tempat buku buku karna bunda bilang kamu juga suka membaca saat ngak ada kerjaan "ucap Cakra menunjuk tempat barang Alya


"Terus gimana dengan barang ku di rumah kan ngak bisa di pakai"ucap Alya kesal karna Cakra membeli keperluan yg mungkin tidak akan di pakai Alya


"Buang saja kan gampang masak harus saya jelaskan juga"ucap Cakra kesal kenapa wanita ini ngak mau menurut


"Baik la,apa kamu akan berangkat kerja mau aku bantu"ucap Alya tersenyum canggung karna dia baru menyadari dia terlalu sering berdua sekamar dengan laki laki


"Ngak perlu saya berangkat dulu ingat ngak boleh kemana mana" ucap Cakra ingin pergi


"Tunggu tuan pemarah apa bolah aku bekerja di kantor ayah karna itu pekerjaan ku"ucap Alya


"Di sana dompet kamu sudah saya siapkan kartu kredit uang kes dan sebagai nya jika kamu mau belanja belanja untuk keperluan!"ucap Cakra menunjuk dompet di meja rias


"Tapi aku bosen boleh ya aku bekerja di kantor ayah"ucap Alya

__ADS_1


"Terserah saya tidak peduli"ucap Cakra pergi


"Aku belum selesai bicara kenapa dia udah pergi apa dia selalu begitu pergi senak nya menyebalkan dia boleh pergi sedangkan aku cuman diam di kamar"ucap Alya kesal


__ADS_2