
Cakra menunggu Alya yg tak kunjung datang saat Alya masuk Cakra langsung memeluk Alya dengan erat
"Kau dari mana saja?"ucap Cakra cemas
"Bicara dengan kak Rianti!"jawab Alya dan Cakra mengeryitkan kening nya
"Bicara apa?"ucap Cakra
"Banyak tapi aku cuman diam!"jawab Alya jujur
"Apa yg di bicara kan kak Rianti?"tanya Cakra menuntun Alya berbaring di kasur Alya hanya mengeleng
"Ayo cerita aku penasaran?"ucap Cakra apa lagi obrolan mereka yg tak pernah Rianti dan Alya lakukan
"Kak Rianti bilang aku ngak boleh cerita sama siapa pun ini Rahasia!"jawab Alya
"Ya sudah tapi jangan sampai membuatl ku khawatir"ucap Cakra mencium puncak kepala Alya
####
Hari ini Rianti mengajak Alya jalan jalan meski Cakra melarang nya .Tapi Rianti merasa stres bila di rumah terus dan dia ingin sekali mengajak Alya jalan dengan syarat Rianti harus melindungi Alya dan menjaganya
"Kau tau Alya saat aku mengandung Rina dulu Sakira mengajak ku ke tempat ini dia bilang kau juga suka tempat ini "ucap Rianti memperhatikan Alya karna setelah jalan mereka makan di restoran yg terlihat sepi
"Abang mu juga sering mengajak ku datang ke sini "ucap Rianti tersenyum tiba tiba ada seseorang datang dan menjambak Rianti
"Agghh"lirih Rianti siapa lagi jika tak lain Laurel
"Mau apa kamu?"ucap Rianti menahan sakit
"Suami mu!"ucap Laurel melirik Alya
"Seperti nya benar Brayen jika Alya sudah berubah"ucap Laurel mendekati Alya
"Jangan sentuh adik ku"ucap Rianti menyembunyikan Alya di belakang nya
"Kau mau tau Rel saat itu dia menolak ku mentah mentah dan aku membuat nya seperti ini karna saat itu dia terpukul dan hancur karna suami nya selingkuh aku racuni pikirannya "ucap Brayen tersenyum misterius Alya mempererat pengangan nya dengan Rianti di tambah ada Brayen yg ingin melecehkan nya saat itu
"Pantas dia seperti orang gila"ejek Laurel
"Ya jika aku tak bisa mendapatkan nya dia juga tidak boleh milik siapa siapa itu kenapa aku membuat nya seperti ini "ucap Brayen mendekat
"Kau lah penyebab Cakra selingkuh dan menjadi kejam karna kau wanita buruk sering membuat kesalahan dan dan membuat orang marah karna kau orang banyak mati di tangan Cakra karna kau Alya "ucap Brayen
"Lihat ini dia begitu menikmati saat bersama wanita lain ini semua salah mu"ucap Brayen menunjukkan saat Cakra bercinta dan membunuh orang dengan kejam Alya hanya mengeleng dan menangis
"Mari kita pergi dari sini"ucap Rianti mengajak Alya pergi
"Tidak semudah itu "ucap Laurel menarik Rianti dan mencekiknya
"Jangan sakiti kakak ku "lirih Alya dengan air mata
"Jika begitu mari sayang dengan ku"ucap Breyen mendekati Alya
__ADS_1
"Pergi aku ngak mau"ucap Alya ke Brayen
Rianti menendang Laurel dan terlepas segera dia menampar Brayen
Plak
"Anda tidak sopan dengan adik saya"ucap Rianti
Plak Plak
"Berani kau menampar ku"ucap Brayen menampar Rianti dan membenturkan kepala Rianti ke dinding restoran itu sampai mengeluarkan darah yg banyak dan Rianti tak sadarkan diri
"Kakak"ucap Alya
"Lihat lah Alya ini semua salah mu kau memang buruk suami mu bercinta dengan wanita lain dan kejam itu semua salah mu dan lihat lah kakak mu terluka dan akan meninggal karna mu"bisik Brayen lagi dengan berulang membuat Alya menangis dan ketakutan
"Ayo kita pergi pelajaran ini sudah cukup buat mereka "ucap Laurel pergi bersama Brayen Alya menangis dan menunduk
"Ada apa? "ucap seseorang menyentuh bahu Alya
"Pergi pergi hiks hiks"ucap Alya menangis
"Tenang lah aku hanya ingin menolong mu"ucap nya dan Alya mendongak
"Alya"ucap nya Alya memicingkan matanya dan memeluk wanita itu
"Tenang lah aku tak kan menyakiti mu apa dia kakak mu"ucap nya Alya mengangut
#####
Di depan Ruangan IGD dari jauh 2 orang laki laki berlari menghampiri mereka dengan wajah cemas nya
"Serly kau apa kan mereka?"ucap Cakra tajam Alya bersembunyi di belakang Serly
"Kau kenapa dia semua mu?"ucap Serly
"Dek Rianti kenapa?"tanya Refan .Alya hanya diam dan menunduk
"Aku tidak tau tadi aku melihat Alya menangis seperti ketakutan dan melihat kakak nya terluka dan aku membawa nya ke rumah sakit! "ucap Serly .Dokter nya keluar yg ternyata Sakira
"Rianti tak apa hanya terluka karna benturan di kepala tapi sedikit dalam luka nya "ucap Sakira
"Apa aku boleh menjenguk nya?"ucap Refan .Belum sempat Sakira bicara Alya sudah duluan masuk mereka masuk mengikuti nya
"Jangan sentuh kakak ku"ucap Alya ikut berbaring di sebelah Rianti setelah Rianti berada di kamar inap
"Seperti nya ada sesuatu yg terjadi"ucap Sakira melihat Alya
"Sayang kita pulang yuk kak Rianti akan istirahat"ucap Cakra.Alya mengangut dan menantap Serly dengan lama
"Ada apa?"ucap Serly binggung melihat tatapan Alya.Alya menunduk dan mengigit bibir nya
"Katakan saja"ucap Cakra
__ADS_1
"Mau peluk Serly"ucap Alya menunduk
"Boleh sini"ucap Serly meski dia bingung tapi tetap memeluk Alya setelah itu mereka pulang
"Kenapa kau bisa seperti ini sayang?"ucap Refan mengengam tangan Rianti
####
🌙🌙🌙
Cakra sudah tertidur saat dia meraba Alya tak ada di samping nya
"Kemana Alya malam malam gini?"ucap Cakra turun mencari Alya namun tak ada namun ada pesan dari Refan bahwa Alya berada di rumah sakit Cakra segera meluncur .Saat datang Cakra melihat Alya berbaring di dekat Rianti dengan pandangan kosong nya dan tak hentinya menangis tanpa suara
"Ada apa lagi ini?"gumam Cakra menghampiri Alya
"Sayang pulang yuk"ucap Cakra tapi tak ada respon dari Alya
"Ada apa cerita sama Aku? "ucap Cakra mengelus kepala Alya
"Mau nemenin kak Rianti!"ucap Alya
"Hah! baik la aku temenin bang Refan di luar"ucap Cakra keluar
####
🌞🌞🌞
Semalaman Alya nungguin Rianti bahkan dia tidak tidur Refan dan Cakra pulang sebentar Cakra sudah membujuk Alya untuk pulang tapi tetap dia nurut tapi memasang wajah sendu nya menatap Rianti .Cakra tau Alya merasa bersalah itu kenapa Cakra membiarkan Alya bersama Rianti
"Eeghh,aahh sakit nya"gumam Rianti mulai sadar Alya merasa senang karna Rianti sudah sadar terlihat dari wajahnya
"Kau semalaman nungguin kakak?"ucap Rianti melihat Alya mengengam tangannya Alya melepas pegangannya dan berdiri
"Emm kakak ngak mau nanti ada yg tau jika ini perbuatan Laurel karna kakak takut Laurel melakukan sesuatu dengan mas Refan kau bisa kan!"ucap Rianti di angguki oleh Alya
Alya pergi mencari seseorang dia berada di depan ruangan seseorang dengan mondar mandir sesekali mengigit bibir nya
"Nona Alya kenapa!"tanya suster yg lewat
"Mencari dokter Sakira!" jawab Alya menatap suster itu
"Oh dokter Sakira berada di kamar Melati dia memeriksa pasien"ucap suster Alya segera pergi ke kamar itu menunggu Sakira masih sama dengan mondar mandir
"Lho kamu kok ada di sini?"ucap Sakira heran melihat Alya mondar mandir
"A...a..aku takut!"ucap Alya menunduk
"Kenapa cerita sama aku?"ucap Sakira lembut
"M...mau mintak maaf sama kak Rianti aku takut sendiri mintak maaf nya!"ucap Alya pelan
"Baik la mari aku temanin"ucap Sakira menuntun Alya dan mengandeng nya masuk ke kamar Rianti
__ADS_1