Cinta Selamanya

Cinta Selamanya
bab 91


__ADS_3

Key dan Metha sudah di kampus dan masuk ke kelas masing masing takut dosen mereka sudah datang Key duduk dengan tenang


"Key kau masih hidup?"ucap Dinda duduk di dekat Key


"Emang aku kenapa?"tanya Key santai


"Kau selamat dari racun ku!"ucap nya mengejek


"Kemataian itu hanya milik Tuhan meski kau berusaha sekeras mungkin jika Allah tidak menkehendaki itu tidak akan terjadi!"jawab Key santai


"Kau berhenti mengganggu Metha dia tidak salah apa-apa jangan menyakiti nya!"ucap Key dingin


"Kau tidak tau Key dendam di hati ku membara dengan Metha "ucap Dinda menatap Key


"Apa dunia ini akan kiamat karna kalian mengobrol dan duduk dengan tenang"ucap Bianca berdiri tidak tau dari mereka yg di dalam menatap mereka


"Ada apa kau tak suka?"ucap Key dingin


"Ayo lah Key!"ucap Bianca duduk di samping Key dan dosennya masuk ternyata Radit tapi mereka tidak menyadari


"Aku tau Key saat kejadian itu permusuhan kita berkurang kita emang tidak bermusuhan dan kemarin itu aku hanya memberi mu pelajaran dan satu lagi Key dendam ku Lebih besar dari apa pun terhadap Metha aku akan menghancurkan nya seperti debu"bisik Dinda dengan menekan bahu Key


"Jika kau menghalangi nya kau juga akan ikut tiada"bisik Dinda .


"Ehm ehm"dehem Radit Dinda segera pindah ke meja depan sedang kan Key mengepalkan tangannya


Kelas Key sudah berakhir dia segera menuju Kantin tapi mulut nya di bekap dan di seret di sebuah ruangan


"Kau"ucap Key dan memukul lengan nya dia hanya terkekeh siapa lagi jika bukan Radit


"Aku ingin bicara pada mu Key?"ucap Radit


"Tapi aku ngak mau!"ucap Key


"Ini soal hubungan kita Key"ucap Radit sendu


"Hubungan apa yg kau maksud ?"ucap Key menatap mata Radit


"Key rasa ini tidak pernah berubah masih sama seperti dulu aku masih sangat mencintai mu Key!"ucap Radit


"Cinta kakak bilang bahkan kakak meninggalkan aku tanpa seizin ku dan sekarang kakak kembali dengan seenak nya saja apa aku suatu permainan untuk kakak"ucap Key dengan mata berkaca-kaca


"Mama ku yg meminta aku tidak bisa menolak Key aku menyayangi mama ku tapi aku juga mencintai mu apa kau tau Key setiap detik aku tersiksa karna merindukan mu dan sekarang aku kembali Key akan memenuhi janji ku dulu! "ucap Radit serius


"Sudah lah kak sekarang ini menjauh lah dari hidup ku lupa kan aku hidup ku terlalu keras kak bahkan penuh dengan darah "ucap Key menatap mata Radit


"Kau lupa siapa aku Key aku masih sama Radit yg dulu jika dulu aku rela kau pukul demi bisa dekat dengan mu maka sekarang ini aku rela terluka demi dekat dengan mu aku sangat mencintai mu Key !"ucap Radit sendu


"Aku tidak peduli kau siapa Key aku tulus mencintai mu aku tidak peduli kau mencintai aku atau tidak yg penting aku mencintai mu izinkan aku dekat dengan mu Key "ucap Radit

__ADS_1


"Aku membenci mu"ucap Key menghapus air mata nya


"Aku akan buktikan cinta ku Key bila perlu aku akan menyerah kan nyawa ku biar kau percaya"ucap Radit


"Jangan pernah lakukan itu"ucap Key pelan menatap Radit lalu pergi


Key ke toilet mencuci wajah nya berkali-kali dan menghembus kan nafas nya dengan kasar lalu dia pergi dan tidak sengaja bertemu dengan Dinda di himpit seorang laki-laki Key menatap laki-laki itu dengan tajam saat laki-laki itu melihat Key dia pergi dan Dinda merapi kan baju nya dan menghapus air mata lalu pergi


"Aku tau apa yg terjadi?"ucap Key mensejajarkan jalan nya dengan Dinda


"Dua kali aku menyelamatkan mu aku punya dua permintaan yg pertama berhenti lah menindas orang yg kedua berhentilah menyakiti Metha!"ucap Key serius


"Aku bisa mengabulkan permintaan pertama tapi tidak yg kedua"ucap Dinda


"Kau membenarkan perkataan ku"ucap Key tersenyum kecil Key duduk di kantin bersama Dinda banyak orang memperhatikan kedua yg mustahil mereka lakukan


"Dendam apa yg kau miliki terhadap Metha?"ucap Key serius


"Aku tidak bisa menceritakan nya pertama kau musuh ku yg kedua dendam ini hanya untuk keluarga!"ucap Dinda


"Aku tidak pernah menganggap mu musuh ku aku juga tidak menganggap mu teman ku dan satu lagi bukan kah Metha itu saudari mu meski di katakan saudari tiri"ucap Key santai


"Gimana kau tau?"ucap Dinda


"Tidak perlu kau tau yg harus kau tau kematian Jaka Fransisko itu bukan kesalahan Metha maupun keluarga nya!"ucap Key


"Kau terlalu ikut campur Key"ucap Dinda tidak suka


"Kau dendam dengan orang yg salah "ucap Key


Brak


"Kau ngak usah sok tau"ucap Dinda mengebrak meja


"Papa ku yg bicara jika papa nya Metha membunuh kakak ku karna dia ingin menguasai harta kami"ucap Dinda


"Hahaha! ternyata kau sangat bodoh untuk berfikir harta apa yg kau maksud bukan kah kalian itu tidak punya apa-apa hanya rumah yg kalian tepati yg warisan berharga"ucap Key tertawa


"Kau"ucap Dinda geram


"Aku benar bukan"ucap Key berdiri


"Aku akan membuktikan nya jika kau salah"ucap Key lalu pergi


"Tidak mungkin papa bohong"gumam Dinda


#####


Key berada di perpustakaan dia sudah memberi tau Metha jika dia menunggu di perpustakaan Key membaca buku tapi dia tidak fokus terus saja terbayang dengan Radit dan perkataan nya

__ADS_1


"Aku juga mencintai mu kak setiap hari aku menunggu kedatangan kakak tapi aku memang marah dengan kakak karna meninggalkan aku tapi aku juga mencintai kakak maaf kan aku kak aku tau kita sama-sama tersiksa maaf karna aku cewek aneh bahkan aku tidak berani memperlihatkan rasa sayang ku "batin Key


"Hallo kenapa kau bengong Key?"ucap Metha menyentuh bahu Key karna dari tadi dia memanggil Key tapi tidak di jawab Key


"Kakak"ucap Key kaget


"Kenapa?"ucap Metha


"Pulang yuk kak"ucap Key berdiri dan menuju perkiraan dan Key ingin masuk ke mobil namum terhenti karna teriakan seseorang


"KEY AKU MENCINTAI MU"teriak nya Key kenal dengan suara itu siapa lagi jika bukan Radit yg konyol itu


"Kau Sudja gila ya"ucap Key tajam dan ingin masuk ke mobil


"SUNGGUH KEY AKU MENCINTAI MU TIDAK PEDULI KAU MENCINTAI AKU ATAU TIDAK DAN TIDAK PEDULI KAU MEMUKUL KU TAPI IZININ AKU DEKAT SAMA KAMU KARNA AKU SANGAT MENCINTAI MU KEY"teriak Radit lagi dan Key mendekat


"Kau memang konyol lihat lah mereka menatap mu"ucap Key


"Aku tidak peduli"ucap Radit tersenyum


"Kau membuat ku malu bodoh"ucap Key ingin menampar Radit tapi dia mengurung kan nya dan hanya meninju bidang dada Radit namun pelan


Bugh


"Aku membenci mu"ucap Key setelah memukul Radit


"Benarkah kau mencintai ku juga ahh senang nya"ucap Radit tersenyum bahagia


"Apa? aku bilang aku membenci mu!"ucap Key tersenyum kecil lalu pergi menuju mobil


"Iya aku tau aku juga mencintai mu sangat"ucap Radit membuka kan pintu mobil untuk Key


"Sudah lah kau sangat konyol berteriak seperti tadi dulu dan sekarang ini berbeda jangan lakukan lagi itu membuat mu malu mengatakan cinta padaku apa lagi sekarang ini kau seorang dosen! "ucap Key


"Aku tidak peduli yg terpenting aku bisa dekat dengan mu"ucap Radit tersenyum bahagia karna dia sudah bisa mengobrol santai lagi dengan Key


"Terimakasih"ucap Key


"Ehm ehm Key kapan kita pulang?"ucap Metha tersenyum


"Iya ini juga akan pulang!"ucap Key


"Emm Key emm emm aku..aku itu apa itu Key aku"ucap Radit mengarut kepala nya karna dia gugup


"Apa pak jika tidak penting saya mau pulang?"ucap Key memicing kan mata nya dia tau Radit gugup


"Itu Key aku mau...mau"ucap Radit


"Apa sih?"ucap Key mulai kesal

__ADS_1


"Ahh..tidak kau pulang aja Key ngak jadi!"ucap Radit tersenyum menghembuskan nafas nya karna gugup Key masuk ke dalam lalu pergi


__ADS_2