Cinta Selamanya

Cinta Selamanya
bab 27


__ADS_3

Jeky melepas ciumannya dan menghadap Laurel dengan tajam


"Sekarang pergi la kami tak butuh diri mu yg menjijikkan "ucap Jeky tajam


"Setidak nya aku mau lihat istrinya Cakra"ucap Laurel dengan suara seksi


"Pergi tidak"bentak Cakra dengan tajam


"Aku akan kembali lagi aku tak kan pergi tanpa mendapatkan salah satu dari kalian"ucap Laurel mengedip kan mata nya lalu pergi


"Ciuman pertama ku"gumam Sakira menyentuh bibir nya dan tersipu malu lalu pergi


"Berani sekali kau Jeky"ucap Cakra


"Maaf tuan saya pria normal lama lama saya bisa tergoda saya terpaksa melakukan nya ya meskipun saya melakukan dengan cinta"ucap Jeky tersenyum senang


"Sekarang pergi ambilkan berkas dan laptop ku di kantor aku mau bekerja di sini bersama Alya"ucap Cakra


######


satu bulan kemudian


Cakra mengusap tangan Alya sesekali menciumnya dia sangat gelisah hari ini di satu sisi dia harus menemani Alya Cakra ingin saat Alya sadar orang yg di lihat nya adalah dia tapi di sisi lain pembangunan di luar kota lagi bermasalah dan dia harus turun tangan untuk menyelesaikan nya


"Aku harus apa aku ngak mau ninggalin kamu?"ucap Cakra mencium tangan Alya yg tidak ada selang infus nya


"Beri aku pertanda biar aku tau kau mengizinkan aku pergi atau tidak "ucap Cakra


"Baik la aku pergi tapi aku lama lho di sana nya nanti kamu rindu sama aku"ucap Cakra semenjak ciuman itu Sakira tidak berani menantap atau bertemu Jeky karna Cakra yg meminta nya datang di kamar Alya yg ternyata ada Jeky yg menemani Cakra


"Dokter Sakira aku harus pergi ke luar kota sekitar satu minggu karna mami dan papi ada di luar negri nanti jika ayah sama bunda lagi ngak jagain Alya aku minta tolong jagain Alya jangan sampai dia tinggal sendiri"ucap Cakra tanpa melihat Sakira


"Aku udah bilang sama ayah dan bunda sebentar lagi mereka datang saat mereka pulang jagain Alya nanti jika ada apa apa kabari saya secepat nya"ucap Cakra melirik Sakira yg hanya menunduk


"Kau tau sayang beberapa bulan lalu Sakira di cium seseorang lho dan lihat la dia tidak berani menatap orang nya"ucap Cakra santai


"apa kau mengejek ku"ucap Sakira mendekati Alya


"Apa kau tau Ya dia sering nangis karna diri mu masak iya kau mempunyai suami seperti itu"ucap Sakira seakan berbicara dengan Alya


"Wajar dong dia istriku dan aku mencintai nya la kamu"ucap Cakra


"Cie sakira ciuman pertama ni ye"goda Cakra dia teringat saat Alya sering menggoda nya


"Kayak nya penyakit Alya udah nular pada diri mu"ucap Sakira kesal

__ADS_1


"Hehe!aku merindukan nya Sakira"ucap Cakra mengecup pipi Alya


"Tuan saya permisi dulu saya tunggu di mobil"ucap Jeky permisi


"Sakira bentar lagi aku akan pergi bisa kah kau tinggal kan aku berdua dengan Alya"ucap Cakra


"Boleh tapi ingat alya masih koma "sindir Sakira lalu pergi


"Merindukan mu sayang aku harap saat aku kembali kau udah sadar"ucap Cakra


"Mencintai mu selamanya"bisik Cakra mengecup kening Alya dengan lama lalu pergi


"Jeky kita berangkat sekarang saat kita sampai di lokasi aku mau cepat cepat menyelesaikan nya"ucap Cakra masuk ke dalam mobil


######


satu bulan kemudian


Alya koma sudah 3 bulan lama nya saat kepulangan Cakra dari luar kota Cakra tidak pernah meninggal kan Alya bekerja pun Cakra di kamar Alya


Setiap malam biasanya Cakra akan tidur larut malam namun berbeda kali ini Cakra merasa lelah dan berbaring di samping Alya mulai memejam kan mata


"Selamat malam sayang maaf kayak nya malam ini aku ke capekan jadi besok aja cerita tentang hari ini"ucap Cakra mulai memejamkan matanya karna setiap hari Cakra menceritakan hari hari nya


"Maaf ya aku ninggalin kamu hari ini karna banyak meeting "ucap Cakra mulai mengantuk


Cklek


"Tuan tolong saya"ucap Jeky tersungkur di lantai Cakra beranjak memeriksa keadaan Jeky


"Kau kenapa Jeky?"ucap Cakra membantu Jeky berdiri


"Laurel sialan itu menjebak saya dia mengajak saya bertemu di daerah sini karna dia bilang tuan bersama nya saat saya datang dia mengajak ngobrol dengan minum dengan saya tapi dia memasuk kan obat peran*****di minuman saya dan saya pergi dia mengejar saya jadi saya datang kesini meminta bantuan!"jelas Jeky


"Bodoh kenapa kau datang kesini harus nya kau cari wanita jika terus begini kau bisa mati"ucap Cakra


"Tuan saya tak bisa melakukan nya tolong tuan rasa nya badan saya sudah mau terbakar"ucap Jeky berbaring di sofa


Cklek


"Maaf Cakra ponsel ku ketinggalan"ucap Sakira mengambil ponselnya saat ingin keluar Sakira melirik Jeky nampak menahan sesuatu


"Dia kenapa Cakra?"tanya Sakira lalu mendekat


"Kau terluka tuan Jeky?"ucap Sakira menyentuh bahu Jeky

__ADS_1


"Jangan sentuh saya sebaik nya kau pergi "ucap Jeky menepis tangan Sakira lalu berdiri ingin keluar


"Jeky kau mau kemana kau bisa mati"ucap Cakra menahan Jeky


"Saya tak kuat tuan"ucap Jeky


"Apa bisa saya bantu"ucap Sakira perihatin dengan Jeky


"Pergi Sakira "ucap Jeky berdiri lagi


"Saya seorang dokter jadi jika ada yg terluka saya tak bisa tinggal diam"ucap Sakira menahan tangan Jeky


"Sakira jangan pegang tangan Jeky"ucap Cakra memperingati Sakira binggung apa yg terjadi namun dia segera mengerti saat Jeky menatap nya dengan aneh


"Jeky aku peringan kan jangan kau lakukan"ucap Cakra


"Kau sungguh ingin membantu ku?"ucap Jeky menatap Sakira


"T..tidak!" jawab Sakira merasa takut seperti nya dia datang di keadaan yg salah


Jeky tak bisa menahan lagi dan melu***bibir Sakira dengan lembut karna dia tak ingin menyakiti Sakira orang yg di cintai nya karna refleks Sakira mengengam jas Jeky dan Jeky mendorong sakira di sofa dengan bibir terus melu***bibit Sakira


"Aku mencintai mu nona Sakira Sanjaya"bisik Jeky


Bughh


Cakra memukul kepala Jeky dengan pas bunga karna tak ada pilihan seketika Jeky pingsan di pelukan Sakira


"Sory Jeky aku tak ingin nanti nya kau melakukan kesalahan dengan orang yg kau cintai"ucap Cakraa.Mendengar pengankuan Jeky membuat Sakira membeku dan jantung nya berpacu dengan cepat


"Apa kau senang di peluk oleh nya?"ucap Cakra membuyar kan lamunan Sakira


"Kau periksa dia apa dia baik baik saja"ucap Cakra mengangkat tubuh Jeky dan meletakkan di sofa Sakira memeriksa keadaan Jeky dengan menatap nya


"Dia memang tampan"ucap Cakra membuat pipi Sakira memerah


"Dia baik baik saja tidak perlu khawatir"ucap Sakira


"Cih! Laurel benar benar ya begitu nekat awas aku akan kasi pelajaran dia hampir saja membahayakan nyawa Jeky"ucap Cakra geram lalu menelpon seseorang


"Kau pulang la Sakira dan maafkan perbuatan Jeky tadi itu dia di jebak "jelas Cakra


" Aku bisa memaafkan nya dan terimakasih sudah menolong ku"ucap Sakira


"Kau sahabat nya wanita yg sangat aku cintai dia pasti tidak ingin kau kenapa napa"ucap Cakra

__ADS_1


"Aku pulang dulu"ucap Sakira lalu pergi


Aaa kenapa aku bisa diam saja di cium oleh nya untuk kedua kali nya benar benar ya kayak nya aku sudah gila ya walaupun yg mencium ku itu tampan tetap saja aku ngak rela dia udah ambil ciuman pertama ku .Batin Sakira


__ADS_2