
Suara tembakan di lepas kan seketi wanita yg di bilang Jeky istri orang itu ambruk karna dia menembak istrinya sendiri
"Oh aku percaya jika kau sudah melupakan nya dan dia sudah tiada sekarang istri mu jadi milik ku"ucap nya menarik pinggang Sakira
"Dia istri ku tak kan ku biar kau menyentuh nya tuan Jaka"ucap Jeky menahan emosi
"Oh jika kau tak membiarkan nya menjadi milik ku baik lah kau pilih dia menjadi milik ku atau mati"ucap nya santai
"MATI"jawab Jeky cepat penuh penekanan
"Mas"lirih Sakira
"Oh ADIK KU sayang seperti nya kau banyak berubah"ucap Jaka menekan kata adik
"Adik"ucap semua kaget
"Lepas kan istri ku biadap"teriak Jeky
"Haahh! tidak mudah membuat seorang Jeky Fransisko marah dia pasti berarti buat mu"ucap nya
"Kau menginginkan nyawa ku ayo tembak aku asal lepaskan istriku"ucap Jeky maju selakah lebih dekat
"Jeky jangan gegabah"ucap Cakra mengingat kan
"Oh ada apa dengan adik ku ini ngak pernah aku melihat nya seberani ini"ucap nya mencium pipi Sakira
"Jangan menyentuh nya"teriak Jeky
"Hahaha! ini lah ya aku mau ketidak berdayaan mu"ucap nya
"Bukan kah sudah ku berikan semua nya pada mu 12 tahun yg lalu kau sudah membunuh papa dan mama dengan kejam dan dia calon istriku kau juga mengambil nya aku memberikan nya aku hanya diam kau mengusir ku dan ingin membunuh ku aku diam saja kali ini aku tak tinggal diam"ucap Jeky penuh amarah dan menunjuk wanita yg telah tiada Jeky dan Jaka adik kakak dan wanita itu calon istri Jeky tapi kakak nya mengambil nya dan mengusir Jeky
"Oh ya kau bilang apa tadi kakak bahkan kau di sebut kakak dan seorang anak tidak pantas kau dapat kan kau ngerti"teriak Jeky
"Iya aku mengambil semua nya karna mama dan papa pilih kasi pada ku mereka lebih menyayangi mu itu kenapa aku membunuh mereka dan mengambil Karin calon istri mu aku akan membenci mu dan mengambil semua milik ku termasuk dia istri mu"ucap nya seperti orang gila
"Dia istri ku "ucap Jeky menarik Sakira dan menendak dada Jaka
"Bruk
"Beraninya kau"ucap nya menodokkan senjata ke Jeky
"Aku takut"ucap Sakira memeluk Jeky
"Silahkan mata wajah ini hampir mirip aku cuman mengingat kan bahwa kita di lahir kan oleh rahim yg sama"ucap Jeky menyembunyikan Sakira ke belakang
"Diam"teriak nya menutup telinga nya
"Sayang kau bersama dengan mereka dulu"ucap Jeky mencium kening Sakira dan menyerah kan ke Cakra dengan yg lain
"Sakira kau tak apa?"ucap Alya memeluk Sakira
"Kau bukan adik ku"teriak nya ingin menembak Jeky
__ADS_1
"Bang ajak mereka berlindung aku akan membantu Jeky"ucap Cakra
"Mas jangan membuat ku khawatir" ucap Alya memeluk Cakra
"Iya sayang"jawab Cakra mereka segera bersembunyi
"Kau akan mati Jeky"ucap nya
Dor.....
Bruk
"Mas Jeky/Jeky"ucap semua
"Kau tak apa?"ucap Cakra menyelamatkan Jeky
"Aku juga membenci mu Cakra Dirgantara karna kau dia bisa jadi seperti ini dan mana istrinya tadi karna dia Jeky merasa kan bahagia!"ucap nya frustasi
"Oh ternyata kau ingin menghancurkan Cakra juga karna dia membantu ku''ucap Jeky berdiri
"Iya kau benar"ucap nya bangga
Jaka memberi kode ke semua anak buah dan masuk lah mereka
"Bawah Sakira ke depan ku"perintah nya
"Lepas"ucap Sakira di bawah anak buah Jaka
"Kalian bawah mereka pergi dari sini tinggal kan Sakira dan Jeky"ucap nya anak buah nya membawa Cakra dan yg lain keluar dan mengunci pintu nya
"Kau menguji kebaikan ku"ucap Jeky tajam dan meluarkan pistol nya
"Papa mama maaaf kan Jeky jika membunuh kakak dia memaksa ku keluarga kecil ku dalam bahaya"ucap Jeky siap menembak
"Mas Jeky aku takut aku tak ingin anak kita kenapa -napa"ucap Sakira mengusap perut nya
"Tenang lah sayang aku akan melindungi kalian semampu ku"ucap Jeky tersenyum ke Sakira
"Oh kita liat siapa yg akan tiada"ucap Jaka
Dor....
Dor....
Dor....
"Maaf kan aku papa mama"gumam Jeky memeluk Sakira dan peluru nya mengenai perut nya karna Jaka menembak Sakira dan Jeky memeluk Sakira hingga mengenai nya sedang kan 2 peluru mengenai Jaka dengan terpaksa Jeky menembak kakak nya itu dia tidak ingin membahayakan Sakira dan anak nya
Bruk
Sakira yg pasra memejam kan mata nya dan saat dia melihat karna tak merasa kan apa apa seketika lutut nya lemas karna Jeky jatuh ke lantai
"Hiks hiks jangan tinggalkan aku gimana aku merawat anak kita aku ngak bisa sendiri"ucap Sakira
__ADS_1
"Kau ngomong apa kau terlalu cantik untuk aku tinggal kan"ucap Jeky menahan perut nya dan menyentuh wajah Sakira yg menangis
"Bertahan lah demi anak kita hiks hiks"ucap Sakira
"Cakra bang Refan tolong siapa pun"teriak Sakira. Sedang kan Cakra dan Refan melawan penjaga di luar
"K..kau tau kan aku ngak suka kau menangis"ucap Jeky menghapus air mata Sakira
"A..aku aku ngak nangis "ucap Sakira menghapus air mata nya dengan kasar
"Iya cium aku supaya lebih kuat menahan sakit nya apa yg mereka lakukan di luar lama sekali menolong ku "ucap Jeky berusaha menghibur Sakira
"Bertahan lah"ucap Sakira menciumi wajah Jeky
"Cakra cepat Jeky terluka"ucap Alya yg baru masuk dan segera keluar lagi
"Aku meyayagi kalian"ucap Jeky menyentuh perut Sakira tangisan nya semakin pecah
"Kenapa lama sekali datang nya apa kau dendam karna saat kau di tertembak oleh bang Refan aku membawa mu lama"ucap Jeky ke Cakra yg baru datang
"Diam lah kau sudah sekarat masih aja mau becanda"ucap Cakra segera memampa Jeky bersama Refan
"Alya ingat kan si konyol itu saat dia bandel ngak mau minum susu hamil nya"ucap Jeky di dalam mobil
"Jangan banyak bicara yg membuat baper aku ngak bisa menahan air mata yg kau benci ini""ucap Sakira menghapus air mata nya dengan kasar
"Tenang Sabingat kau lagi hamil"ucap Alya menenang kan
####
Sakira gelisah menunggu operasi nya dia tidak ingin ikut karna takut harus mengoperasi orang yg di cinta nya
"Sakira kau duduk lah Jeky tidak akan apa apa jangan cemas ingat kau lagi hamil"ucap Cakra datang
"Kau benar"ucap Sakira duduk di dekat Alya
"Mas sebaiknya bantu bang Refan di rumah biar aku nemani Sakira di sini"ucap Alya
"Baik nanti hubungi mas"ucap Cakra lalu pergi
#####
Setelah Jeky di operasi Sakira tidak meninggal kan Jeky dia terus saja mengusap wajah Jeky dan air mata nya selalu jatuh entah lah kenapa dia menjadi cengeng
"Alya "ucap Sakira mendekati Alya duduk di sofa
"Iya ada apa Sa? "jawab Alya
"Aku ingin makan bakso hiks hiks!"ucap Sakira tiba tiba menangis memeluk Alya
"Biasa nya setiap Jeky pulang bekerja dia selalu bawain aku bakso tapi dia lagi sakit hiks hiks aku pengen makan bakso hiks hiks"ucap Sakira menangis
"Ok ok jangan nangis ya kau tunggu di sini biar aku yg beli"ucap Alya lalu pergi
__ADS_1
"Apa aku aneh kayak gini ya saat hamil dulu"gumam Alya membayangkan saat dulu ingin bertemu Cakra