Cinta Selamanya

Cinta Selamanya
bab 13


__ADS_3

Penampilan Alya sudah berantakan dan bibir nya mengeluarkan darah karna Cakra menggigit nya beberapa kali


Ini lebih baik ya allah karna aku melakukan dengan suami ku meski dia berbuat kasar aku tak kan berdosa dan ketakutan ku selama ini yg melakukan zina ternyata bohong aku bersyukur karna tak melakukan zina.Batin Alya masih memejam kan mata nya karna dia takut melihat kemarahan Cakra


Sial ini semua karna Laurel menggoda ku hingga aku mencium Alya dengan bruntal karna marah padahal aku sudah melupakan kejadian saat di restoran dan kenapa lagi aku tadi bilang bahwa mau balas dendam.Batin Cakra menyesal menyakiti Alya


"Maafkan aku sudah menyakiti mu aku tak bermaksud seperti itu dan juga jujur awal nya aku memang menikahi karna ingin memberi mu pelajaran tapi karna sikap bunda mu yg baik membuat aku meluluh dan melupakan kejadian itu"ucap Cakra lembut supaya Alya tidak takut


"Tak apa kau suami ku meski nya kau berhak atas diri ku maaf kan aku karna sudah membentak mu seharusnya aku tak melakukan nya"ucap Alya masih menangis


"Jangan menangis lagi kita lupakan masalalu dan dendam dan amarah meski kita belum mencintai kita akan memulai nya dari awal kau mau kan"ucap Cakra di setujui oleh Alya


"Ini pasti sakit"ucap Cakra mengusap bibir Alya yg luka


"Tak apa hanya sedikit perih"jawab Alya menatap Cakra yg memulai mereda


Cakra menatap bibir Alya dan ingin mencium nya kembali tapi Alya takut Cakra menyakiti nya lagi Alya memalingkan wajahnya .Cakra hanya tersenyum itu pertama kali Cakra tersenyum kepada Alya.Cakra masih mendekat kan wajahnya mencium leher alya seketika Alya menoleh dan Cakra melu***bibir Alya dengan lembut hingga membuat Alya merasa desiran di hati nya


"Kau tak membalas ciuman ku aku suami kamu"bisik Cakra


"Aku tak bisa melakukan nya dan malu"ucap Alya dengan pipi merah nya


"Aku akan mengajari mu ini yg pertama kan"ucap Cakra mencium bibir Alya .Alya membalas nya karna mendengar kata suami


"Anak pintar"ucap Cakra memberikan Alya oksigen biar bernafas lega Cakra mencium Alya lagi kali ini berbeda mencium leher Alya tangan nya sudah masuk ke kemeja Alya untuk merasa kan kulit Alya. memeluk pinggang Alya hingga Alya tidak bisa bergerak Cakra melepas ciuman nya


Apa ini yg nama nya cinta kenapa aku deg dengan apa lagi saat di dekat nya merasakan bahagia luar biasa apa aku sudah menemukan nya yg sangat aku cinta tidak tau itu siapa .Batin Alya menatap Cakra


"Apa kau tak mau melepaskan pelukan ini aku tak kan kemana mana?"ucap Alya


"Kau sendiri yg bilang hanya kau yg berhak atas diri ku dan sebaliknya!"jawab Cakra menggoda Alya


"Jangan ingatan yg tadi aku malu"ucap Alya menutup wajah nya


"Hahah! kau sangat lucu "tawa Cakra


Subhanallah senyuman menambah ke tampanan nya.Batin Alya

__ADS_1


"Itu semua karna Jeky yg menyuruh ku bertingkah seperti itu karna ada wanita tadi ya udah aku lakukan"ucap Alya tersenyum malu


"Jika boleh jujur ku akui kau memang cantik apa lagi saat tersenyum dan malu begini aku makin gemes" ucap Cakra tersenyum entah la semenjak merasakan bibir Alya membuat Cakra jadi bahagia dan ingin tersenyum terus


"Baru saja kau menyakiti ku jangan memuji ku itu terdengar aneh"ejek Alya


"Aku sudah meminta maaf dan mulai sekarang bibir wajah dan semua yg ada dari mu milik ku tak boleh ada yg menyentuh nya selain aku karna aku suami mu"ucap Cakra membelai rambut Alya


"Iya iya suami ku tak boleh membantah nya semua nya milik suami"ucap Alya kesal dan Cakra memeluk Alya dengan erat seakan tak melepaskan Alya


"Kau tau dari mana jika malam itu tidak terjadi apa apa?"tanya Cakra masih memeluk Alya dan mengusap kepala Alya


"Saat di rumah sakit aku mengantarkan anak itu dia mengidap penyakit jantung aku menyuruh pihak rumah sakit mengobati anak itu dan ibu nya untuk menghabiskan uang mu dan ayah nya yg masuk penjara berkunjung memperhatikan ku mau bicara pada ku yg ternyata dia yg menculik ku waktu itu karna aku memberi pengobatan dengan anak dan istrinya dia berterima kasih dan menceritakan semua nya pada ku!"jelas Alya


"Maaf kayak nya uang yg kau berikan pada ku beberapa bulan ini habis karna pengobatan mereka"ucap Alya mulai mengantuk karna kepala nya di elus Cakra karna itu la obat Alya saat bunda nya mengelus kepala nya dia akan mengantuk dan tertidur


"Jadi kau habis kan uang nya karna mereka bukan keperluan mu"ucap Cakra


"Iya aku senang bisa berguna untuk orang dan juga jika kau ingin memarahi ku nanti aja aku ngantuk ingin tidur"ucap Alya menguap


"Apa kau kelelahan kita belum melakukan apa apa? "ucap Cakra


Apa tadi dia bilang menghabiskan uang yg aku berikan untuk mengobati orang yg menjebak nya aku juga baru menyadari jika selama ini dia ngak pernah jalan jalan dia hanya bekerja pulang besok nya kerja lagi aku beruntung memiliki Alya benar kata mami jika Alya terlalu baik untuk pria seperti ku.Batin Cakra


####


Alya bangun dan melirik jam di tangan nya ternyata jam 4 sore dia melewatkan makan siang saat dia teringat kejadian tadi siang membuat pipi nya panas


"Apa yg terjadi dia mengambil ciuman pertama ku dengan kasar dan akhirnya lembut dasar Cakra menyebalkan "gumam Alya berdiri dan menyadari penampilan yg berantakan dan kancing kemeja terbuka saat merasa sudah rapi Alya keluar dari ruangan pribadi Cakra .Cakra yg lagi menerima laporan dari pengawai keuangan berhenti menyimak karna melihat Alya sudah bangun


"Kenapa kau senyum kayak gitu?"tanya Alya heran melihat wanita itu tersipu malu melihat Alya


"E...enggak nona!"ucap nya menunduk


"Kamu keluar la nanti saya panggil lagi "ucap Cakra dingin dan wanita itu undur diri


"Ada yg salah dari ku perasaan semua sudah rapi kenapa dia tersenyum kayak gitu"ucap Alya bingung memperhatikan penampilan nya Cakra mengeluarkan ponselnya lalu menfoto leher alya yg putih yg ada kemerahan dan menunjukkan ke Alya

__ADS_1


"Apa leher ku di gigit serangga"tanya Alya polos


"Tapi tidak terasa sakit atau bengkak"ucap Alya heran cakra menarik alya ke kamar nya lagi membawa di depan cermin


"Lihat ini"ucap Cakra mengecup leher Alya hingga memerah


"Udah ngerti kan" ucap Cakra males


"Ih Cakra pantes aja tadi dia senyum kayak gitu kau udah buat aku malu tau ngak"ucap Alya menutup wajahnya


"Aku makin gemes deh"ucap Cakra mencubit pipi Alya


"Sakit tau kenapa kau sering menganiaya aku sih"ucap Alya kesal


"Udah sore pulang yuk"ucap Cakra berjalan gontai di ikuti Alya dari belangkang


"Pulang duluan ya asisten Jeky"sapa Alya ke Jeky dan tersenyum


"Jangan senyum pada nya awas kau lirik-lirik"ucap Cakra sewot mereka berjalan memasuki lift dan keluar Cakra berjalan melewati para karyawan yg bisik bisik melirik Alya yg ada di belakang dan Cakra menghentikan langkahnya hingga Alya menabraknya dari belakang


"Aw...kenapa berhenti mendadak?"ucap Alya heran dan mengelus kening nya


"Turun kan pandangan kalian ngak sopan melirik istri orang apa lagi istri bos mau saya pecat!"ucap Cakra dingin dan menarik pinggang Alya dan wajah Alya di sembunyi kan di bidang dada nya


"Ketek kau bauk"ucap Alya saat di parkiran


"Masak sih"ucap Cakra mencium ketiak nya


"Hidung kamu kale yg bermasalah orang harum kayak gini"ucap Cakra membekap Alya ke ketiak nya


"Asem Cakra ngak enak jorok banget sih"ucap Alya cemberut


"Iya bauk nya ngak enak tapi kau suka kan aku peluk peluk"ucap Cakra Menggoda Alya


"Apaan sih"ucap Alya dengan pipi memerah Cakra membuka kan pintu mobil buat Alya


"Silakan masuk tuan putri hamba siap mengantar kan tuan putri menuju kebahagiaan"canda Cakra

__ADS_1


"Kau sangat cocok"ejek Alya lalu masuk ke dalam mobil dan Cakra masuk melajukan mobil nya


__ADS_2