Cinta Selamanya

Cinta Selamanya
bab 15


__ADS_3

"Kenapa kau bilang seperti itu sama Sakira?"ucap Alya menahan nafas nya karna sentuhan Cakra


"Dia menganggu kita! "jawab Cakra


"Iya tapi jika ada hal yg penting yg ingin di bicara kan Sakira gimana"ucap Alya menerima semua perlakuan Cakra karna Alya ingat sebelum Alya sah menjadi istri Cakra bunda nya bilang harus menjadi istri yg baik awal nya Alya ngak ngerti tapi bunda nya menjelaskan memberi pengertian ,Alya ngak tau ke depan nya bagaimana dan sekarang apa mereka saling mencintai hanya satu yg pasti Alya mulai merasakan kebahagiaan saat bersama Cakra dan menjadi istri yg baik untuk Cakra


"Alya maaf kan aku jika dulu sekarang dan nanti aku menyakiti mu"ucap Cakra masih menghirup aroma Alya


"Manusia itu tidak luput dari kesalahan kita sebagai manusia harus saling memaafkan dan jika kita yg melakukan kesalahan belajar lah memperbaiki bukan menyesali"ucap Alya


"Senang ya aku peluk kayak gini ngak nolak apa kau mulai mencintai ku"ucap Cakra ingin menggoda Alya


"Kamu sendiri kenapa mau memeluk ku atau jangan jangan kamu lagi yg mencintai ku"balas Alya


"Hahha !kamu sendiri tau aku tak pernah bisa mencintai siapa siapa ya karna kamu istri ku makan nya aku kayak gini"ucap Cakra tertawa


"Sekarang mandi lah udah mau magrib"ucap Alya melepas pelukan Cakra, dia merasa kecewa dengan perkataan Cakra yg tak bisa mencintai nya padahal Alya sudah mulai mencintai Cakra mungkin orang yg di cari Alya selama ini adalah Cakra tapi Alya bisa apa .Alya mengambil baju nya masuk ke dalam kamar mandi setelah memakai baju nya Alya keluar karna Cakra ingin mandi


"Apa aku mulai mencintai Cakra kenapa rasa nya sakit banget die bilang kayak tadi?"gumam Alya menyentuh dada nya yg terasa nyeri


Alya bersiap melakukan kewajiban nya memakai mukenanya karna sudah masuk waktu sholat magirb


"Mau sholat bersama ku?"ucap Alya berharap Cakra menjadi imam nya dalam sholat


"Kamu aja!"ucap Cakra memainkan ponselnya Alya melakukan kewajiban nya dan berdoa


Ya allah hamba tak pernah merasakan hal seperti ini bahagia yg tak pernah ada sebelum nya dan itu hanya hamba rasakan saat bersama suami hamba sendiri apa hamba mencintai nya ya allah dan apa dia la orang yg selama ini hamba cari yg ada di pikiran dan hati hamba yg selalu hamba rindukan namun tak bisa hamba gapai jika itu benar buka kan la hati nya untuk ku ya allah aamiin.Doa Alya


Alya menyimpan perlengkapan sholat nya turun ke bawah menyiap kan makan malam karna di rumah nya makan malam itu setelah magrib


"Eh sayang Cakra nya mana ayo makan udah siap"ucap bunda nya duduk bersama ayah nya

__ADS_1


"Udah siap cepet banget bun semangat banget "ucap Alya


"Iya dong kan di kunjungi oleh menantu"jawab ayah nya


"Oh jadi semenjak ada menantu anak nya di lupain"ucap Alya cemberut


"Iya dong"jawab ayah nya


"Udah cepet panggil Cakra" ucap bunda nya Alya pun memanggil Cakra yg berada di kamar,mereka makan malam bersama dengan becanda canda di sela makan mereka setelah makan Alya masuk ke kamar nya sedangkan Cakra berbincang bincang dengan ayah nya setelah sholat isha Alya belum mengantuk dan mengambil koleksi buku nya dan membacanya karna fokus dengan bacaan nya Alya tak menyadari ke handiran Cakra


Cakra masuk melihat Alya berbaring dengan tangan kanan nya memampa kepalanya dan tangan kiri nya memegang buku nya Cakra menyusup di badan Alya dengan perut Alya sebagai bantal nya dan dia asik memandang Alya yg serius membaca di tambah kaca mata Alya menambah kecantikan Alya.Alya tak mempedulikan apa yg Cakra lakukan Alya hanya melirik Cakra yg memperhatikan nya padahal Alya grogi di tatap seperti itu tapi dia berusaha menyembunyikan nya supaya mereka nyaman dengan satu sama lain


"Jangan di pandang terus nanti cinta lho"ucap Alya masih dengan fokus dengan bacaan nya


"Habis nya kamu cantik sih aku ngak bosen memandang kamu cantik luar dalam"ucap Cakra tersenyum .Mendengar ucapan cakra membuat pipi alya memerah


"Apa buku itu lebih tampan dari ku hingga kau memandang nya terus "ucap Cakra kesal .Alya menutup buku nya dan meletakkan kaca mata nya di dekat meja rias yg ada di samping kasur nya


"Kenapa belum tidur?"tanya Cakra


"Alya apa jika nanti aku tak mencintai mu kau akan ninggalin aku"ucap Cakra memandang Alya dengan seksama


"Jika belum mencintai maka belajar lah"jawab Alya tersenyum


"Aku tak bisa Al hati ku sudah mati untuk mencintai"ucap Cakra


"Apa sesakit itu hati mu hingga kau menutup nya?"ucap nya meski Alya tak pernah merasakan jatuh cinta tapi orang di sekitar nya selalu curhat masalah cinta mereka itu kenapa Alya tidak polos jika menyangkut cinta


"Aku pernah mencintai tapi di sia sia kan aku pernah mencintai tapi di tinggal kan dan aku pernah sangat mencintai tapi di hianati hingga menimbulkan kan lupa dan aku membunuh hati ini aku juga buruk dan kejam"jawab Cakra


"Aku tak bisa mencintai siapa siapa aku harap kau tak meninggal kan aku jika nanti aku tak mencintai mu"ucap Cakra

__ADS_1


"Kau suamiku yg berhak atas diri ku meski kau tak mencintai ku aku akan tetap di sisi mu hanya kau yg akan memutuskan aku pergi atau tidak "jawab Alya tersenyum pahit


"Aku tau kau kecewa saat aku mengatakan aku tak bisa mencintai mu aku mengatakan itu karna aku ngak mau mengucapkan kebohongan demi kau tetap bersama ku lebih baik aku mengatakannya "ucap Cakra memeluk Alya


"Aku tak kan meninggal kan mu janji selamanya aku akan tetap bersama mu"ucap Alya membenamkan wajah nya di bidang dada Cakra


Dan selamanya aku akan tetap bersama mu karna aku selamanya hanya mencintaimu tak peduli kau mencintai aku atau tidak karna aku tulus mencintai mu aku akan buktikan bahwa ketulusan itu ada.Batin Alya


####


Alya sibuk dengan laptop nya karna semua pekerjaan hari ini dia yg mengambil ahli karna ayah dan bunda nya menghadiri pernikahan anak teman nya


Tok tok tok


"Masuk "teriak Alya orang yg mengetuk pintu itu masuk dan seorang pria paru baya seumur ayah nya dia adalah sekretaris ayah nya


"Maaf menganggu nona Alya saya hanya mengingat kan karna nona Alya wakil direktur perusahaan kita mempunyai janji dengan perusahaan Dirgantara dan bentar lagi meeting nya di laksanakan"ucap nya mengingat kan


"Lho bukan nya saat saya meminta kerja sama perusahaan Dirgantara menolak paman, gimana bisa ada janji dengan perusahaan Dirgantara"ucap Alya bingung


"Nona Alya ngak tau ya setelah menikah dengan tuan Cakra Dirgantara mereka menerima kerja sama nya"ucap nya karna dia menganggap Alya seperti anak nya sendiri begitu pun sebaliknya


"Kenapa aku ngak tau selama bekerja di sini"gumam Alya bersiap setelah selesai Alya pergi menuju kantor Cakra di dampingi sekretaris ayah nya yg bernama paman Leon


"Selamat datang tuan Leon mari saya antar ke ruang meeting kalian sudah di tunggu"ucap resepsionis itu ramah dan mengantar Alya dan paman Leon


"Apa nona Alya menggantikan tuan Joy?"ucap nya ke Alya


"Iya ayah lagi menghadiri pernikahan anak teman nya jadi saya mengganti kan nya!"jawab Alya tersenyum


"Silakan masuk nona tuan"ucap nya mempersilahkan mereka masuk

__ADS_1


"Terimakasih"ucap Alya dan masuk ke ruangan meeting dengan bahagia tapi seketika senyuman Alya memudar karna suaminya lagi bermesraan entah la siapa Alya tidak tau tapi Alya berusaha proposional


"Selamat siang maaf sedikit terlambat"ucap Alya dengan senyum di paksa nya Alya terus memperhatikan wanita itu yg tidak mempedulikan kehandiran Alya sebagai istri Cakra


__ADS_2