Cinta Selamanya

Cinta Selamanya
bab 34


__ADS_3

"Ada apa bocah?"teriak Refan tajam


"KAK RIANTI MANA?"ucap Alya .Pantas suara nya tembus karna Alya pakai speaker memanggil mereka


" Kau menganggu ku!"ucap Refan kesal


"Ah abang aku kan kangen kak Rianti"ucap Alya dengan muka gemes nya


"Ada apa Ya kau mencari ku"ucap Rianti keluar dan merapikan pakaian nya


"Ayo ikut dengan ku"ucap Alya menarik tangan mereka berdua masuk ke kamar nya dan berbaring di kasur dengan posisi Alya di tengah-tengah


"Karna kalian baru menikah aku akan menceritakan kisah cinta ku"ucap Alya tersenyum mulai bercerita saat pertama kali bertemu dengan Cakra Dirgantara


"Pada inti nya ikutin aja alur cerita hidup "ucap Alya


"Aku tau kak Rianti tak mencintai bang Refan bahkan kalian baru bertemu tapi rasakan apa yg kak Rianti rasa saat bersama bang Refan


"ucap Alya mulai mengantuk karna terlalu lama bercerita


"Bersama dan bermesraan dengan suami itu berkah apa lagi melayani dengan cinta itu mendapat pahala"ucap Alya pelan lalu tertidur


"Benar -benar menganggu saja lalu dia seenak nya tertidur"gumam Refan lalu pergi


Yang di bilang Alya benar seharusnya aku berusaha menjadi dan ngertiin suami ku .Baik la aku akan berusaha biar peka.Batin Rianti lalu ikut pergi


#####


Alya bangun dari tidur dan perut nya sangat lapar dia menuju dapur dan melihat seseorang membuat nya geram lalu Alya pelan pelan melihat apa yg dia lakukan


"Baik la Refan sebelum nya aku tak pernah mencintai cowok tapi kali ini aku benar mencintai mu aku ingin menjadi milik mu tapi kau menikah tapi malam ini akan menjadi malam terindah buat kita berdua "ucap nya dan memasukkan sesuatu ke dalam minuman


"Apa ya yg di masuk kan nya itu dia kan perempuan genit pengila sex itu?"gumam Alya mengintip


"Dengan obat perang*** ini Refan akan menyentuh ku dan menjadi milik ku selamanya"ucapnya senang


"Ho ho ternyata dia ingin menjebak bang Refan baik la aku juga punya ide"ucap Alya cekikikan


"Nanti ya sayang makan nya kita jalan kan misi kita dulu "ucap Alya cekikikan dan pergi


Brak brak brak


Cklek


"Ada apa Ya ini jam berapa kakak ngantuk?"ucap Rianti menguap


"Di depan ada cewek nemuin abang kakak temenin gih ngak enak udah malem! "ucap Alya


"Kakak nyakin mereka ngak bakal ngapa-ngapain"ucap Rianti


"Ck! sekarang kak dan inget ya nanti jika cewek nya kasih abang minum kakak yg minum jika tidak Alya akan benci sama kakak"ucap Alya serius lalu pergi

__ADS_1


"Kayak nya serius"gumam Rianti lalu menemani Refan dari jauh Alya memantau


"Ada tamu?"ucap Rianti duduk di sebelah Refan dengan menguap


"Iya temen ngak tau mau apa kata nya cuman mau berkunjung"ucap Refan memain kan ponselnya


"Hai"sapa nya ramah


"Ini istri ku Rianti"ucap Refan memeluk pinggang Rianti


"Rianti"ucap Rianti mengulurkan tangan


"Laurel"ucap nya tanpa menyambut tangan Rianti


Cantikan juga aku ,sabar Laurel tunggu beberapa saat"batin Laurel tersenyum sinis


"Nih aku buatin minum"ucap Laurel memberikan minuman


Kok Alya bisa tau ya jika dia akan nawarin minum sudah la mending aku ikutin apa yg di bilang Alya dari pada dia benci sama aku.Batin Rianti


"Buat aku aja ya haus"ucap Rianti mengambil minum nya lalu meminum nya sampai habis


Sial kenapa dia yg minum sebelum Refan tau mending aku pulang.Batin Laurel


"Fan aku pulang dulu ya"ucap Laurel beranjak pergi dan Alya masuk ke kamar dengan tersenyum bahagia


"Kenapa kamu kayak tadi dia sendiri lho yg buat minuman itu dia mau kasih sama aku kenapa kamu yg minum"ucap Refan memasuk kan ponselnya di saku celana nya


"Lain kali jangan di ulang "ucap Refan mengecup kepala Rianti


"Tidur lah udah malem"ucap Refan berdiri menuju kamar nya karna mereka tidur dengan kamar berbeda


Ada apa dengan ku kenapa aku ingin di sentuh nya lagi.Batin Rianti menggeleng kan kepala nya


"Panas sekali aaa rasa nya terbakar aku ingin di sentuh oleh nya"gumam Rianti mengejar Refan yg sudah naik tangga


Rianti memeluk Refan merasakan sentuhan Refan.Sedang kan Refan hanya heran dan bengong kenapa Rianti bisa bersikap seperti itu


"Kau kenapa?"ucap Refan membalikkan badan nya menghadap Rianti


"Tak apa hanya saja aku ingin tidur bersama mu!"ucap Rianti menenralkan pikiran yg ingin segera mencium bibir Refan


"Biak la ayo"ucap Refan sedang kan Alya hanya cekikikan dan pergi ke dapur untuk mengisi perut nya yg minta di isi


"Refan"ucap Rianti berat itu kali pertama Rianti memanggil nama nya Refan merasa heran ada apa dengan Rianti


"Ada apa?"ucap Refan mengerut kan kening nya


"Ah tak apa aku hanya merasa panas!"ucap Rianti berusaha menahan dan membelakangi Refan


Panas aku ngak kuat.Batin Rianti

__ADS_1


Rianti berbalik menghadap Refan dan mencium bibir Refan .Refan hanya bengong memperhatikan Rianti tak biasa


"Aku kepanasan"ucap Rianti melepas pakaian nya dan mendorong Refan ke kasur


"Sentuh aku Refan jika kau tak menyentuh ku rasa nya aku akan mati"ucap Rianti karna Refan tak merespon


"Ada apa dengan mu?"ucap Refan khawatir melihat Rianti seperti menahan sesuatu


"Aku tak tau ada apa dengan ku yg aku rasa panas dan ingin di sentuh oleh mu tolong kali ini aja aku rasa nya mau mati jika tidak kau sentuh"ucap Rianti dengan berat mata sayu nya


"Awas kau Laurel "geram Refan dan segera menolong wanita nya sebelum terjadi sesuatu pada nya


####


Alya melihat ada kue di kulkas segera menyantap nya hingga habis .Cakra yg pulang di buka kan oleh pembantu nya heran melihat Alya


"Sayang ada apa kau laper?"ucap Cakra


"Iya ini masih kurang!"ucap Alya mencari makanan lagi Segera memakan nya sampai habis


"Apa mau aku belikan sesuatu?"ucap Cakra membersihkan mulut Alya yg belepotan


"Masi laper sih tapi ngak usa kau pasti capek lagaian ini udah malem!"ucap Alya pergi ke kamar bersama Cakra


"Aku bawab baju banyak buat kita nginep di sini karna aku mau bantuin bang Refan buat ngadapin Remiko"ucap Cakra meletak kan tas nya dan mandi


#####


Hoek hoek


Alya merasa lemas karna dari tadi dia muntah terus Cakra membantu nya Alya bersender di dinding kamar mandi karna lemas


"Mau aku buatin minuman panas?"ucap Cakra mengendong Alya karna melihat Alya yg lemas dan pucat


"Tidak usah aku mau peluk kamu aja!"ucap Alya dengan mata berkaca kaca


"Ya udah jangan nangis ya "ucap Cakra memeluk Alya dia harus bersabar menghadapi bumil satu ini Alya menghirup aroma Cakra dan dia merasa tidak muntah lagi


####


🌞🌞


"Sayang bangun dulu kita ke rumah sakit ya"ucap Cakra membagunkan Alya hari ini seperti nya mood Alya lagi bagus karna dia menurut tidak bandel


"Cakra kau harus lebih bersabar lagi menghadapi Alya karna dia akan menguji kesabaran mu"ucap Sakira karna mereka baru memeriksa kandungan Alya dan mereka akan pulang


"Cakra aku mau makan martabak coklat"ucap Alya manja


"Iya nanti kita cari"ucap Cakra mengelus kepala Alya dan Sakira menebus vitamin dan obat Alya


"Ngak mau aku mau Jeky yg buat"ucap Alya

__ADS_1


"Baik la kita suruh Jeky datang di museum bang Refan"ucap Cakra


__ADS_2