Cinta Selamanya

Cinta Selamanya
bab 03


__ADS_3

Alya duduk di kursi kerja nya karna masih kesal dengan lelaki yg di restoran tadi menghilangkan kekesalan nya memejamkan mata nya dan menghembuskan nafasnya perlahan dan memulai menyiapkan meeting setelah semua sudah siap Alya pergi


"Permisi saya dari perwakilan Anggara Grub"ucap Alya ke resepsionis tempat yg akan kerja sama dengan perusahaan ayah nya


"Silahkan tunggu di ruang meeting nona mari saya antar"ucap nya tersenyum rama dan mengantar Alya ke ruang meeting


"Nona tunggu saja dulu karna tuan Dirgantara masih ada di luar sebentar lagi sampai"ucap nya


"Iya saya akan menunggu"ucap Alya tersenyum resepsionis itu pergi karna bosan menunggu Alya berdiri di dekat jendela memandang jalanan tidak lama seseorang masuk


"Sudah lama menunggu"ucap nya dingin seketika Alya menoleh dan terkejut begitu pun pria itu


"Kau/tuan pemarah"ucap mereka bersama


"Apa kau selain bekerja di restoran itu kau juga bekerja di kantor ku?"ejek nya


"Enak saja saat di restoran itu saya tidak sengaja menabrak pelayan yg akan mengantar makanan anda karna dia takut anda marah jadi saya bertanggung jawab dan mengantarkan nya! "jelas Alya malas tepat nya malas bertemu dengan pemarah ini


"Hohoho! sekarang apa tujuan mu datang ke kantor ku?"ucap nya sinis


"Saya perwakilan dari Anggara Grub!"ucap Alya


"Benarkah !ok kau tak perlu menjelaskan nya dan sekarang pergi dari sini bukan kah kau mengusir ku di restoran tadi"ucap nya kesal


"Ck ! ternyata selain pemarah tuan juga pendendam" ejek Alya menggeleng kan kepalanya


"Kau sangat menyebalkan sudah berani melawan ku menghina ku dan sekarang mengejek ku dasar wanita menyebalkan yg jelek"ucap nya kesal


"Terimakasih atas pujian nya"ucap Alya tersenyum manis dan segera pergi


"Dia sangat menyebalkan awas saja nanti aku akan bales"ucap nya tersenyum menakutkan


"Huh! sebaiknya aku pulang kenapa aku harus bertemu dengan nya lagi"ucap Alya kesal


"Apa dia tidak bisa proposional aku benar benar kesal pada nya semoga saja aku tak bertemu lagi dengan nya"ucap Alya masih kesal


#####


Satu bulan kemudian


Hari sudah sore Alya sudah menyelesaikan pekerjaan nya dan merapikan meja yg berantakan setelah itu menemui ayah nya


"Ayah belum pulang?"ucap Alya masuk ke ruangan ayah nya


"Belum sayang jika kau mau pulang duluan aja kayak nya ayah masih lama! "ucap ayah nya

__ADS_1


"Baik la Alya pulang dulu ya ayah assalamualaikum"ucap Alya lalu pergi


"Udah sore mending aku naik taksi aja"gumam Alya memainkan ponselnya biar bisa memesan taksi online


"Kayak ada yg ngikutin"ucap Alya menoleh ke belakang tapi tak ada siapa siapa tidak lama taksi datang Alya pun masuk tapi Alya merasa aneh dengan sopir nya karna memakai topi dan masker tapi Alya tidak mau terlalu memikirkan nya karna dia juga kelelahan bekerja seharian tiba tiba ac mobil menyengat di penciuman Alya membuat kepala nya pusing


"Aku kenapa,kenapa rasanya mencium bau ini kepala ku sangat pusing .Batin Alya lalu penglihatan nya kabur dan pingsan


Supir itu tersenyum saat melihat Alya tertidur dan memutar mobilnya menuju hotel sesuai janji tuan nya supir itu membawa Alya kekamar hotel menidurkan Alya


"Saya sudah menemukan wanita dan sudah saya kasih obat bius "ucap sopir itu ke tuan nya mereka hanya mencari seorang wanita dan menyewa sopir taksi itu kebetulan Alya memesan nya jadi sopir itu menculik Alya


"Bagus ingat sejam sekali kau kasih obat bius nya kembali karna rencana nya belum sempurna saya tidak mau dia sadar sebelum rencana nya berhasil"ucap nya sinis


"Baik tuan ''ucap nya mematuhi perintah tuan nya dan tidak lupa membius Alya satu jam sekali. Jam menunjukkan pukul 22:05


"Letak kan di sana!"perintah seseorang dengan anak buah nya orang itu meletak tubuh laki laki itu di kasur


#####


🌞🌞🌞


Di hotel sudah banyak wartawan berkunjung di depan kamar hotel karna tersebar video seorang pembisnis muda lagi tidur dengan seorang wanita mereka memastikan berita itu


"Cakra Dirgantara"teriak nya lantang melihat anaknya tidur dengan wanita asing dengan telanjang dada dan memeluk wanita itu sebenarnya keluarga Dirgantara memaklumi kelakuan anak nya sering minum dan bersama wanita tapi saat melihat berita nya dan mencari tau tentang wanita itu membuat nya marah besar karna dia perempuan baik baik


"Cakra Dirgantara''teriak nya lagi lebih keras mendengar suara nya di panggil laki laki yg bernama Cakra Dirgantara itu terbangun dan kaget


"Apa yg kau lakukan"ucap nya kecewa


"Mami papi"ucap Cakra bingung dan melihat wanita itu dan diri nya segera mengambil baju nya yg tergeletak


"Hei bangun kau pasti menjebak ku"ucap Cakra setelah tau wanita itu siapa yg membuat nya marah sebulan yg lalu


"Jangan berpura pura "ucap Cakra membangun kan wanita itu tapi tak kunjung bangun


"Jeky periksa"ucap papi nya curiga karna wanita itu tak kunjung bangun


"Dia hanya berpura pura papi dia menjebak ku"bela Cakra melihat kekecewaan mami nya


"Tuan wanita ini hanya korban dalang ini semua tuan Ramiko Pratap"bisik asisten nya ke Cakra dan memeriksa wanita itu sedangkan Cakra mengepalkan tangan nya karna sudah terjebak oleh musuh bebuyutan nya


"Kayak nya dia pingsan tuan sebaiknya kita bawa kerumah sakit"ucap Jeky karna membangun kan wanita itu dengan air pun tak kunjung bangun


"Tunggu apa lagi ayo "ucap mami nya marah

__ADS_1


"Maaf nyonya tapi di luar banyak wartawan"ucap Jeky


"Apa wartawan itu berarti! sial'"ucap Cakra kesal karna dia benar benar terjebak


"Aku tidak peduli Cakra cepet gendong dia bawa ke rumah sakit" teriak mami nya marah


"Tapi mi"ucap Cakra membantah


"Apa kau mau menunggu mami marah besar"ucap mami nya marah dengan terpaksa Cakra mengendong perempuan itu dengan sorotan wartawan dan membawa nya ke rumah sakit mereka sampai di rumah sakit dan di depat ruangan IGD tampak suami istri berlari mendekati mereka


"Dimana anak saya "ucap nya panik


"Lagi di periksa dokter"jawab papi belum sempat mereka bertanya lagi dokter keluar


"Gimana dok keadaan anak saya?"ucap istrinya cemas


"Di dalam tubuh nya terlalu banyak obat bius!"jawab dokter itu


"Apa anak saya baik baik saja dok?"ucap istrinya yg sudah menangis


"Kami sudah menangani nya dia akan baik baik saja dan mungkin akan segera sadar tapi dia tetap harus istirahat saya permisi dulu!" ucap dokter itu lalu pergi setelah kepergian dokter mereka yg ada di sana masuk termasuk keluarga Dirgantara awal nya Cakra menolak tapi mami nya memaksa


"Sayang bangun ini bunda"ucap nya menangis mencium punggung tangan anak nya yg semalaman menghilang mereka mencari nya kemana mana tapi tidak ketemu dan melihat berita nya dan memberi kabar anak mereka di rumah sakit


"Saya tidak mengenal kalian bagaimana anak saya bisa bersama anda?"ucap suaminya ke keluarga Dirgantara


"Tenang tuan kita akan menyelesaikan masalah ini bila perlu menikah kan mereka!"ucap papi nya


"Apa pi engak dia cewek menyebalkan" ucap Cakra kesal dan asisten nya membisikkan sesuatu dan berfikir menyetujui rencana nya


"Ayah Alya mulai sadar"ucap nya senang yg ternyata orang itu Alya


"Jangan banyak gerak sayang kamu masih sakit"ucap bunda nya mengelus kepala Alya.Alya merasa asing dengan tempat itu saat satu orang yg sangat Alya hindari


"Tuan pemarah"ucap nya pelan namun dapat di dengar semua orang


"Sayang katakan apa yg terjadi?"ucap ayah nya melihat Alya


"Saat Alya mau pulang naik taksi tiba tiba kepala Alya sakit dan tidak ingat apa apa!"jelas Alya lemas mengingat kejadian nya


"Cakra tolong jelaskan sama mami"ucap mami nya


"Apa lagi mi semua nya benar apa yg kalian lihat "jawab Cakra santai


"Maksudnya?"ucap Alya bingung

__ADS_1


__ADS_2