
Alya sampai di kantor Cakra dan langsung masuk karna dia merasa di permainan Cakra berbulan bulan merasa hina dan gelisah atas kesalahan dan ternyata semua itu bohong sekarang Alya merasa senang karna merasa masi suci dan kesal sudah di permainan oleh Cakra
"Siang nona Alya"ucap resepsionis itu mengenal Alya saat resepsi pernikahan Alya dan Cakra
"Siang ,tuan Cakra nya ada mbak"ucap Alya
"Ada nona tapi kayak nya tuan Cakra lagi ada tamu "ucap nya
"Terimakasih"ucap Alya lalu pergi ke lantai atas dia yakin ruangan Cakra ada di lantai atas saat keluar dari lift terlihat asisten Jeky nampak terkejut
"Nona Alya"ucap Jeky setelah Alya ada di depan nya
"Kenapa kaget kayak gitu apa Cakra lagi bersama kekasih nya?"ucap Alya kesal
"Tidak nona dia lagi bersama dengan mantan yg genit itu saya ngak suka dia bertemu dengan tuan Cakra nona ingat saat wartawan bertanya apa nona selingkuhan tuan Cakra karna kekasih tuan Cakra ada di luar negri dan dia kembali menemui tuan Cakra!"jelas Jeky mengingat kan. Alya mengingat penjelasan Cakra saat itu dan ingin masuk karna dia sudah kesal
"Maaf nona jika nona masuk bersandiwara la seperti istri tuan Cakra yg saling mencintai"ucap Jeky menahan Alya
"Gimana?"tanya Alya
"Nona bisa saat masuk memeluk tuan bilang sayang dengan bersikap manja"ucap Jeky santai
"Yg benar Jeky aku tak bisa"ucap Alya tersenyum malu jika dia melakukan hal itu yg ada dia bisa malu apa lagi mereka tidak pernah melakukan hal semacam itu
"Ayo la nona pasti bisa karna dia sangat genit dan mungkin akan menggoda tuan Cakra "ucap Jeky
"Ok bayangkan saja nona adalah nyonya Ratna dan tuan Cakra tuan Joy nona pasti melihat kan gimana saat nyonya Ratna bermesraan "ucap Jeky memberi ide
"Iya sih aku sering lihat bunda dan ayah tapi aku malu Jeky"ucap Alya
"Jika nona tidak melakukan nya yg ada dia mengira berita itu benar jika tuan Cakra melecahkan nona Alya apa nona mau mendengar nama baik keluarga nona di hina dan di pandang jelek"ucap Jeky
"Baik la aku akan berusaha meskipun aku masih kesal dengan Cakra karna sudah mempermainkan ku"gumam Alya
"Semoga berhasil nona"ucap Jeky menahan senyum .Sebelum masuk Alya membayang kan gimana ayah nya memperlakukan bunda nya dan menghembuskan nafas nya menghilangkan ke gugupan nya
__ADS_1
Cklek
Nampak wanita itu mengalungkan tangannya di leher Cakra meskipun Cakra menolak tapi seperti wanita itu terus menggoda Cakra
Dasar sama sama genit lagaian dorong kek jika tak suka apa dia lupa bahwa ada istri.Batin Alya
Ayo Alya kau Pasti bisa awas kau wanita genit gara gara kamu aku harus melakukan nya.Batin Alya
"S...sayang apa yg kau lakukan"ucap Alya gugup tapi dia menghilangkan nya mendorong wanita itu dan memeluk Cakra menyembunyikan wajah nya biar tidak di lihat Cakra bila pipi memerah karna malu
"Ada apa?"ucap Cakra merasa bingung dengan sikap Alya
"Apa kau berselingkuh dari ku! siapa dia?"ucap Alya mempererat pelukannya
"D...d dia bukan siapa siapa!''ucap Cakra dengan jantung melari maraton
"Sayang jangan pernah tinggal kan aku demi wanita lain"ucap Alya dengan pipi memerah
"Hei lepaskan Cakra"ucap nya menarik Alya
"Kau yg merebut Cakra dari ku jadi pergi la dari sini"ucap nya memeluk Cakra
"Dia suami ku wanita genit kau tak punya hak pada nya dia suami ku hanya aku yg berhak untuk nya "teriak Alya mendorong wanita itu
"Aku tak percaya jika kalian saling mencintai karna aku tau Cakra dia tak pernah mencintai siapa pun jadi pasti berita tentang mu itu benar"ucap nya sinis
"Hahahah ! memang Cakra tak mencintai mu itu sudah kau akui kami saling mencintai saat kau pergi dari hidup nya aku yg menemani hari nya aku yg selalu ada untuk nya"ucap Alya tertawa mengejek. Cakra hanya bengong dan bingung dengan tingkah Alya
"Apa kau perlu bukti?"ucap Alya mendekati Cakra dan nampak ragu tapi karna omongan Jeky jadi dia memberani diri berjijit karna tinggi nya hanya sebidang dada Cakra dan menangkup wajah Cakra ingin mencium Cakra
Ayo la aku bisa pingsan karna malu jika kau tak pergi jangan sampai aku bertindak seperti wanita genit seperti mu pergi la cepat ayo pergi.Batin Alya
Semoga wanita itu pergi dan benar wanita itu pergi dengan kesal hingga membanting pintunya. Karna Cakra ingin merasa kan bibir Alya yg merah alami Cakra menekan tengkuk Alya agar segera bibir mereka bertemu tapi belum sempat menyentuh Alya memberikan tangan nya di tengah tengah hingga Cakra mencium tangan Alya bukan bibir nya
"Apa yg akan kau lakukan?"ucap Alya kesal
__ADS_1
"A..aku hanya iu ingin mencium mu!"ucap Cakra gugup kenapa dia bersikap berbeda
"Sebelum kau melakukan nya jelaskan kejadian malam itu"ucap Alya sudah menjauh dari Cakra memberi jarak pada mereka
"Bukan kan sudah jelas "ucap Cakra kembali duduk di kursi kebesaran nya
"Kau berbohong Cakra cepat jelaskan pada ku"ucap Alya
"Apa yg perlu aku jelaskan Alya semua nya sudah jelas"ucap Cakra
"Malam itu tidak terjadi apa apa karna kau juga dalam pengaruh obat tidur saat pagi kau baru terbangun"ucap Alya menahan emosi nya
"Apa kau tau Cakra karna memikirkan itu aku merasa hina dan jijik dengan diri ku sendiri aku benci diri ini yg melakukan hal yg kotor itu setiap aku bernafas merasa kan sesak apa kau tau Cakra"ucap Alya
"Iya benar malam itu tak terjadi apa apa"teriak Cakra
"Kenapa kau berbohong dan mau menikahi ku?"ucap Alya karna Alya berharap dia akan menikah dengan orang yg di cintai dan mereka saling mencintai
"Karna untuk menyelamatkan nama baik keluarga kita dan memberi mu pelajaran karna sudah memperlakukan ku saat di restoran tak ada yg bisa melakukan itu kepada ku apa kau mengerti!"ucap Cakra dingin
"Kau jahat Cakra kenapa kau lakukan itu kenapa"teriak Alya memukul Cakra
"Iya aku memang jahat bahkan sangat aku tak pernah peduli dengan mu ini hanya untuk membalas mu karna berani melawan ku"ucap Cakra menahan tangan Alya yg memunkul nya
"Aku hanya melakukan yg benar kenapa kau menghukum ku hah kenapa " teriak Alya menangis merasa di permainan dia mengira Cakra menikahi nya karna akan menyelamatkan nama baik nya ternyata ada hal lain yaitu balas dendam dan menyiksa nya
"Jangan teriak pada ku aku tak suka ini hukuman mu karna berani melawan ku dan mempermalukan ku dengan menikahi mu aku bisa melakukan apa saja"ucap Cakra emosi
"Kau jahat cakra jahat"teriak Alya emosi
"Jangan berteriak pada ku"ucap Cakra mengangkat Alya dan membawa nya ke dalam ruangan pribadi nya dan melempar nya ke kasur
"Aku sudah terlalu baik pada mu sekarang lihat la siapa aku sebenarnya nya jangan pernah bermain dengan ku bukan kah sudah ku bilang jangan berteriak aku tidak suka jika ada yg berteriak pada ku"ucap Cakra sangat menakutkan bagi Alya
"Apa yg akan kau lakukan?"ucap Alya takut dan mundur Cakra langsung mencium bibir Alya yg selama ini dia inginkan melu***dengan kasar Alya memberontak memukul badan Cakra tapi percuma meskipun Alya memukul atau mencakar Cakra tetap percuma semakin Alya memberontak semakin Cakra berbuat kasar mencium bibir dengan kasar hingga menggigit bibir Alya hingga ciuman mereka di campuri darah segar Alya
__ADS_1
"Ahh sakit Cakra hiks hiks"ucap Alya menangis merasakan bibir nya berdarah tapi Cakra mengabaikannya dia terus menelusuri bibir Alya kali ini dia benar marah tak peduli Alya sudah lelah memberontak ini lebih baik karna dia malakukan dengan suaminya sendiri tidak karna ketakutan nya selama ini melakukan tanpa hubungan yg suci Alya sudah pasra menyerahkan hidup nya dengan suami nya tak ada penolakan dan menerimaan dari Alya Cakra menghentikan menciumi bibir Alya dan memperhatikan Alya