Cinta Terlarang

Cinta Terlarang
Episode 1: Ini awal kisah ku


__ADS_3

**Hidup di dunia ini memang tak semudah yang ku bayangkan, tak senyaman yang aku inginkan, dan juga tak sesuai dengan yang aku harapkan. menjadi orang kaya, di cintai orang yang baik dan setia, serta mempunyai teman teman yang baik pada kita. itulah harapanku. tapi semua itu hanyalah khayalan, hanya ada di negeri dongeng saja..... inilah kisah ku......Aku adalah Lili. umur ku baru 22 tahun, aku bekerja di sebuah cafe yang cukup terkenal d kota ku. saat ini aku sudah bekerja selama 6 tahun. awalnya aku adalah anak orang kaya raya di kota ku. papa pemilik perusahaan konveksi yang terkenal di Surabaya, sedangkan Mama ku mempunyai butik yang selalu ramai oleh pembeli. hidup ku selalu bahagia dan serba berkecukupan dari kecil, apapun yang aku inginkan pasti selalu terwujud, mainan baru, baju baju baru, aksesoris baru, sepatu baru apapun itu, semua selalu ku dapatkan.sampai akhirnya drama kehidupan ku pun di mulai, saat itu umur ku 16 tahun, aku masih kelas 2 sma. saat aku pulang sekolah, aku mendengar kabar bahwa papa masuk ke rumah sakit terkena serangan jantung, aku pun segera pergi ke rumah sakit bersama Mama. Mama sangat panik dia benar takut kehilangan papa. di rumah sakit aku dan Mama bertemu dengan bawahan papa, bisa di bilang dia adalah orang kepercayaan papa, dia bercerita bahwa perusahaan mengalami kebangkrutan, dan juga mempunyai hutang hutang yang belum di bayar aku dan Mama pun kaget dan tidak bisa berkata apa apa. ternyata selama ini papa menyimpan semuanya ini sendiri, papa ga ingin aku dan Mama sedih. akhirnya dokter pun keluar dari ruang an papa, ''Dok, gimana keadaan suami saya??'' tanya mama pada dokter itu. ''Suami ibu baik baik saja bu, keadaanya sudah mulai stabil sekarang, nanti kita langsung pindahin beliau ke ruang inap bu'' jawab dokter itu. aku dan Mama pun bersyukur tidak terjadi sesuatu yang menakutkan. aku benar-benar takut kehilangan papa. akhirnya Mama pun melunasi semua hutang hutang perusahaan papa. Mama menjual butik kesayangannya yang dia bangun dari nol sampai jadi besar dan terkenal, Mama benar benar ikhlas semua demi papa, aku sangat sedih, aku sudah tidak punya apa apa lagi, aku bukan anak orang kaya raya lagi, aku sudah tidak punya apapun. tapi aku tetap harus bersyukur aku masih bisa berkumpul dengan ke dua orang tua ku, seminggu kemudian papa sudah boleh pulang, aku dan Mama mengantar papa balik ke rumah, papa tampak sangat sedih, dia berkata pada ku '' Li, kamu besok masuk sekolah lagi ya, papa akan cari kerja entah jadi kariawan atau buruh pabrik pun papa ga keberatan asal kamu tetep bisa sekolah sampai tamat sma''. aku pun terdiam dan sedih mendengar perkataan papa, '' Pah, papa kan baru sembuh papa santai santai dulu aja d rumah lili ga apa kok pah'' jawab ku pada papa. papa menangis sambil memandang aku, aku pun berusaha kuat, '' besok lili akan cari kerja pah, buat bantu bantu keperluan rumah, papa istirahat dulu aja, nanti kalo udah sehat baru deh papa cari kerja lagi'' kata ku sambil menghibur papa. papa pun akhirnya bersedia. Keesokan hari nya aku bangun pagi, aku bersiap siap melamar pekerjaan, aku sudah memutuskan berhenti sekolah karena ga ada biaya, sebenarnya di dalam hati ku aku merasa sedih, aku sudah kelas 2 sma semester terakhir tapi aku tidak boleh menyesal, aku harus semangat. aku pun berangkat menyusuri jalanan di pinggir kota aku melihat ada sebuah cafe yang lumayan ramai dan besar, aku berhenti sejenak memandangi cafe itu, lalu aku pun masuk ke dalam cafe itu, '' Permisi, maaf mbak mau nanya apa di cafe ini masih membutuhkan kariawan atau waiters??'' tanyaku dengan sopan pada salah satu kasir d cafe itu, ''Oh... iya dek masih, kita masih membutuhkan beberapa waiters untuk cafe ini, kamu mau melamar kerja dek??'' tanya kasir itu. ''Iya mbak,'' jawab ku. ''Tunggu dulu di situ ya aku panggil Hrd dulu untuk wawancara''. akhirnya kasir itu pun pergi, aku melihat ke sekeliling cafe, tempat ini tampak indah nyaman dan sangat rapi. saat aku melihat ke sekeliling tiba tiba aku melihat ada ibu ibu yang lewat di depan aku. setelah aku amati, dia seperti orang yang aku kenal..... siapa ya, tanya ku dalam hati. akhirnya aku pun mengingatnya, dia adalah tante Felicia, dia teman baik Tante susi kakaknya Mama, aku pun memberanikan dirinya menyapa beliau....'' Tante Felicia??....'' sapa ku... dia pun menoleh, ''Oh.... Lili ya ponakannya Susi??'' jawab Tante Felicia. '' Iya Tante ini Lili.'' dia pun tersenyum dan bertanya'' kamu ngapain di sini Li??'' tanya Tante Felicia.... " aku mau ngelamar kerja di sini Tante, jadi apa aja ga apa Tante.'" jawab ku.sementara aku sedang ngobrol bersama Tante felicia HRD pun datang hendak mewawancarai ku. bu Feli pun meminta aku untuk masuk ke kantornya , dia berkata pada HRD dia sendiri yang akan mewawancarai aku. aku pun duduk di kursi tepat di depan meja kerja tante Feli, '' Bukannya kamu masih sekolah Li??'' tanya Tante Felicia. '' iya Tante, tapi Lili ga punya uang buat nglanjutkan sekolah. maka dari itu lili mau cari kerja aja, supaya bisa bantu bantu keperluan di rumah, '' jawab ku, Tante Felicia pun terdiam, akhir nya dia berkata " Ohh.... oke Li, kamu Tante terima, tapi jadi trainee e waiters dulu gapapa kan??'' tanya Tante Feli, "Oke Tante ga apalah Tante, makasih banyak ya Tante." aku sangat senang dan lega banget, akhirnya aku dapat kerja juga. " baiklah Li besok kamu masuk kerja pagi jam 9 pagi, lalu kamu pulang jam 6 sore, oke....'' kata Tante Feli, '' oke Tante, lili pamit pulang dulu ya tante, sekali lagi makasih ya Tante Feli....'' aku pun keluar dari kantor kerja Tante Felicia, lalu aku pun pulang, sesampainya di rumah aku langsung memeluk Mama , " Mah aku udah dapet kerja, aku bersyukur banget mah, mamah aku keterima kerja di cafe nya Tante Felicia, itu lhoh mah, temen baiknya Tante Susi kakaknya Mama..." cerita ku pada mama dengan semangat.... " Oh... iya iya Mama ingat Tante Feli ya, dia baik kok Li, kamu beruntung bisa kerja di cafe nya dia" sahut Mama sambil tersenyum.'' Mah ngomong ngomong papa di mana??" tanyaku '' papa kamu lagi istirahat di kamar kok, kamu makan dulu sana, Mama tadi udah masak kok, ga istimewa sih sayang, kamu kan tau Li, keuangan kita mepet'' kata Mama sambil bermuka sedih. " Gapapa lah mah, lili harus bisa makan apapun, ga boleh pilih pilih makan lagi, lili ga mau bikin Mama ma papa sedih" kata ku dengan hati yang tulus. akhir nya aku pun makan dan istirahat, keesokan harinya aku bangun pagi pagi, aku segera bersiap siap, ini adalah hari pertama ku kerja, aku harus semangat, aku segera mandi, ganti baju yang tapi dan sarapan, aku pun pamit pada mama dan papa, aku berjalan keluar gang rumah aku pun melambai kan tangan naik angkot yang lewat di depan gang rumah. dan akhirnya aku sampai ke cafe Tante Feli, aku pun masuk ke dalam dan menemui HRD cafe itu, dia bernama Pak Joko, dia menerangkan semua peraturan dan larangan di cafe itu. dan akhirnya aku pun mulai bekerja, awalnya aku merasa bingung dengan kerjaan aku. di hari pertama ini aku cuman di suruh buka pintu aja buat tamu yang datang dan pulang, tapi itu kelihatan mudah sih..... tapi setelah kujalani capek juga ternyata, itu karena aku tidak boleh duduk, aku harus selalu ready di sebelah pintu. sangat melelahkan..... akhir nya jam menunjukkan pukul 2 siang saatnya untuk makan siang, Tante Feli pernah bilang klo makan memang ga di sediain khusus tapi ada lauk seadanya aja..... aku berjalan ke service sekaligus ruang makan kariawan, tempat nya sungguh membuat aku agak kaget, ada banyak piring piring, gelas dan mangkuk serta sendok garpu berserakan di mana mana, meja makannya pun sangat jorok, sejujurnya aku ga bisa makan di tempat seperti ini, tapi aku harus semangat, lili kamu pasti bisa kata ku dalam hati..... sambil tersenyum aku pun mengambil piring makan dan sendok aku mengambil nasi dan lauk seadanya, kemudian aku duduk dan makan apa adanya, aku harus berusaha bersyukur karena aku masih bisa makan nasi dan lauk. banyak teman teman yang juga ada di sana mereka mengajak aku berkenalan, ada mas ali bagian belanja, ada mas Eri bagian stock, ada mas mar bagian bar, ada mas amat bagian cuci piring, ada juga waiter yang lain juga. aku sampai susah mengingat namanya. akhirnya aku selesai makan, aku berdiri dan mencuci piring yang aku gunakan, kemudian aku kembali bekerja menjaga pintu..... akhirnya waktu menunjukkan pukul 6 sore, aku pun bekemas untuk segera pulang, hari yang sangat melelahkan, ini karena aku adalah anak manja yang di manjakan sama Mama dan papa jadi ga biasa kerja begini, rasanya sangat capek, apapun itu aku tetap harus semangat, ini buat Mama dan papa. aku pun jalan ke luar ke pinggir jalan depan cafe aku menunggu angkot, dan aku pun menuju ke rumah, sesampainya di rumah, Mama langsung menghampiri aku Mama pun bertanya "Li, gimana sayang kerja hari pertama di cafe itu?? capek ya?? wajah kamu kliatan capek,....'' Mama terlihat sangat khawatir pada ku. " Ga kok mah, lili malah seneng banget kerja hari ini temen temen di cafe semua baik sama lili mah. ga kok lili ga capek, Mama ga usah khawatir ya, aku baik baik saja kok mah...." jawab ku sambil tersenyum dan berusaha menyenangkan Mama. "Ya udah sayang kamu sekarang mandi yang wangi terus kita makan malem bareng bareng sama papa juga, Mama udah masak yang spesial malem ini, yah itung itung buat ngrayakin hari pertama kamu kerja....." kata Mama. " Siap boss'' jawab ku sambil tersenyum. aku pun sudah selesai berberes, aku keluar kamar untuk makan malam, ternyata di sana sudah ada Mama dan papa duduk sambil ngobrol dan menunggu aku, aku pun duduk. " Li gimana kerja hari pertama"??tanya papa ke aku. aku tersenyum dan menjawab " Papa ga usah khawatir lili bisa kok kerja....." papa pun terlihat lega dan tersenyum melihat aku kelihatan bersemangat. " Ayo ayo sekarang waktunya makan. Mama udah masak masakan yang enak nih......' kata Mama bersemangat....."Okeh......oke......." sahut aku dan papa. kami pun makan bersama, kami bercerita, tertawa, dan bercanda segala macam hal, momen- momen seperti ini memang sangat lah sempurna. kami pun beristirahat kembali keesokan. hari nya aku pun bekerja seperti biasa, papa juga mau melamar pekerjaan di sebuah perusahaan honda. saat aku tiba di cafe aku tiba tiba di ajak berkenalan dengan seorang SPV cafe itu dia khusus mengatur semua kesiswaan di cafe itu, dia yang membuat jadwal mengatur piket dan lain lain. " Hai cantik, siapa namanya??" kata spv itu, aku menjawab "Aku lili mas...." benar saja seharian itu dia jadi seorang penguntit, selalu mengikuti aku, dan mengawasi gerak-gerik aku, sejujurnya aku merasa sangat tidak nyaman, lalu tiba tiba aku di ajak berkenalan dengan seorang waiter cowok yang ganteng sih..... hehehehe..... tapi saat mau berkenalan ada si penguntit itu, tiba tiba muncul di sebelah ku, dia berkata " Heh, jangan deket deket lili dah ada tulisannya ni di punggung nya reservasi, ni aku yang reservasi..." kata dia sambil sedikit sewot..... "What??" kata ku dalam hati, pede gila nih mas Yudi, emang aku mau sama dia pa?? wajah aja pas pas an gitu, oh my God !!!!!! umpat ku dalam hati. aku hanya tersenyum, aku ga berani berkata yang ga etis. aku kan kariawan baru..... aku hanya bisa bersabar saja. akhirnya aku pun pulang ke rumah. setibanya di rumah, papa langsung menyambut aku." Li kamu udah pulang, papa ada kabar baik nih" kata papa. " Apa pah, lili kepo deh...." jawab ku. " Papa tadi udah dapet kerjaan d dealer Honda, papa di terima jadi tukang survey, pekerjaan nya emang agak berat sih, soalnya papa harus naik motor dan nyervey setiap orang yang kredit motor, tapi ga papa lah di syukuri aja....." cerita papa panjang lebar. aku pun sangat senang akhirnya kita bisa cepat punya kehidupan yang lebih layak yah...... cuhatku dalam hati. keesokan harinya seperti biasa kami semua mulai beraktivitas seperti biasa, saat aku tiba di cafe aku di kagetkan dengan mas Yudi, dia tiba tiba menghampiri aku, aku suka takut sama dia, dia berkata " Pagi cantik, udah sarapan belum, mau tak beliin maem??" aku hanya senyum saja " ga usah mas aku udah sarapan." jawab ku sambil bergegas kabur, aku benar-benar parno sama mas Yudi itu. pandangan nya tuh lho agak aneh pada ku**....


__ADS_2