Cinta Terlarang

Cinta Terlarang
Episode 3: menurut padanya....


__ADS_3

sambil bermuka cemberut dia berkata" kamu sih malah ngobrol santai gitu aja cowo lain..... iya udah ga apa aku maafin....." kami pun berbaikan kembali. saat jam pulang kerja dia menghampiri aku, mas yudi mengajak aku pergi besok pagi, dia memohon mohon sama aku... akhirnya aku pun mengangguk dan menurut padanya , semalam aku memutar mutar otak, bagaimana ya caranya aku pergi keluar sama dia tanpa di ketahui Mama dan papa..... akhirnya keesokan harinya aku masih belum menemukan cara padahal aku sudah janji sama dia..... apa yang harus aku lakukan aku sungguh bingung, bagaimana cara aku pergi keluar bersama dia..... aku pun akhirnya berbohong pada mama, aku berkata," mah, hari ini lili lembur kerja mah, pulang nya malam jam 11 malam, tapi ada waktu istirahatnya kok mah, jadi lili bisa istirahat...." Mama pun menjawab,"ya udah li, ga papa yang penting di jaga y kesehatan badannya...." aku pun lega Mama sudah mengijinkan aku. aku pun berangkat kerja, sesampainya di tempat kerja, aku sudah di tunggu oleh dia, mas Yudi, dia berkata"cantik, yuk cepet naik motor, aku ajak kamu jalan jalan...." aku pun mengangguk. lalu aku naik ke atas motor gede nya dia..... sebenarnya aku merasa berdosa banget sama Mama. aku sudah berbohong. aku bilang kerja lembur padalan kenyataan nya aku malah pergi bersama jalan dengan pacar aku, aku tau hubungan ku dengan dia tampak aneh, dia berumur 11 tahun lebih tua dari aku, kulitnya hitam, ga terlalu ganteng, agak pendek, pokoknya sama sekali ga ada bagus bagus nya. tapi aku sadar aku sayang sama dia, entah apa yang membuat aku jatuh hati padanya.... "Li sini mana tangan kamu....??" tanya mas Yudi.. "ni mas, kenapa??" jawabku. dia pun meraih kedua tangan ku dan meletakkan di perut nya, "aku di peluk dong, kita kan masih di jalan jadi kamu peluk aku yang erat biar ga jatuh, aku mau ngebut nih, biar cepat sampek tempat nya..." kata mas Yudi. "Emang kita mau ke mana mas??" tanya ku penasaran... "rahasia" jawab dia.. aduh perasaan ku jadi ga enak deh, mau ngapain ya.... tanya ku dalam hati...aku berusaha tenang dan memandang ke kanan dan kiri pemandangan nya sangat indah ada pohon pohon bangunan vila dan hotel yang bagus bagus..... Wait.....????? hotel?? benar saja dia berbelok di salah satu hotel di daerah itu. aku pun turun dari motor nya. dia menggandeng aku masuk ke resepsionis, "mbak, saya sewa kamar 1 ya... berapa mbak??" tanya mas Yudi "maaf mas bayar nya nanti kalau check out, mas kasi ktp aja biar saya simpan datanya." mas Yudi pun memberikan ktp pada resepsionis itu dan membawa kunci kamar. dia pun menggandeng aku masuk ke kamar, aku pun bingung, apa sih yang dia pikirkan, katanya mau ajak aku jalan jalan kenapa malah ke kamar hotel.....😫😫😫 parahnya lagi aku selalu menuruti semua kemauan nya.... "sini sayang duduk di sini, biar aku pijitin, kamu pasti capek kan kerja terus." kata mas Yudi dengan wajah merayu.. aku pun menghampiri dia dan duduk di sebelah dia. dia membelai belai rambutku terus meluk aku dengan erat, dia bilang, "aku sayang banget sama kamu." aku juga jadi seneng dengernya adem banget...... dia pun menyuruh aku untuk tidur tengkurap di ranjang dia pun memijat kaki dan tangan ku dengan lembut, tapi lama lama tangannya sampai di mana mana juga tangannya naik ke atas panggung aku terus ke pundak aku, dia tiba tiba memutar badan aku, dan melepas kancing baju aku satu persatu, aku pun menahannya, tapi dia tetap berusaha, aku juga ga mau kalah tetap aku pegang dengan erat baju aku, dia pun mencium bibir ku dengan lembut, " aduh kok digigit sih bibir aku, sakit dong mas...." jawab ku. dia pun mulai melepas bajunya. aku jadi takut, dia berkata"sayang kamu sayang kan sama aku?? kalo sayang ayolah kita main main bentar...", aku pun ga bisa menolak dia sangat agresif, aku jadi heran bukan nya dia sangat tekun beribadah kenapa dia bisa punya pikiran mesum ya..... aku juga seperti orang bodoh aku menurut saja semua kemauan dia, aku diam aja ga bisa menolak, dia membuka baju aku dan celana panjangku, saat ini kami benar benar saja seperti sepasang suami istri, ini benar-benar dosa yang sangat berat buat aku. tapi aku ga bisa buat menolak dia, aku sayang sama dia,,,, '' gimana sayang enak kan??" tanya dia sambil menciumi leher ku."aduh sakit mas...." jawabku sambil mengerang kesakitan.... "ya iyalah sakit kamu sempit gitu, jadi aku orang pertama ya..." kata dia sambil tersenyum. "tapi kok ga keluar darahnya ya?? apa kamu pernah jatuh??" tanya dia, " ga kok " jawabku. kami pun melanjutkan terus hubungan itu sampai puas, lalu kami pun beristirahat sambil nonton TV dan saling bercerita dia banyak bercerita tentang kehidupan masa kecil nya, dulu dia anak pertama dari 4 bersaudara dia berasal dari kampung, tapi dia pindah cari kerja ke kota, akhirnya mendapatkan pekerjaan di cafe itu, aku juga bercerita tentang kehidupan aku, awal mulanya dari aku kecil sampai sekarang..... kami pun saling bercerita dan tertawa bersama, aku benar-benar merasa bahagia bisa ngobrol bebas dengan dia..... dia memelukku dengan erat sampai aku tertidur..... waktu menunjukkan pukul 12 siang, dia mencium ku sambil berkata" sayang bangun yuk.... kita kan berangkat kerja siang, yuk mandi dulu...." kata mas Yudi, aku pun terbangun, " hah.... mandi bareng?? aku mandi sendiri aja...." jawabku, " udah ga apa aku mandiin aja sekalian biar bersih,....." jawab mas Yudi sambil menggendong ku ke kamar mandi, aku tidak bisa berbuat apa-apa, dia pun mengambil shower dan menyiram ke tubuh ku, sambil mengusap dengan lembut, kami pun mandi bersama, benar saja dia memulai permainan lagi, dia membuat ku kesakitan lagi, berpindah pindah posisi dari duduk di kloset, sampai berdiri, aku selalu merintih kesakitan, aku berkata" sayang lama lama aku ga bisa jalan kalo gini terus udah ya..." dia tetap melanjutkan anehnya aku pun tidak bisa menolak kemauannya itu..... akhirnya kami selesai mandi juga, aku memakai bajuku lagi, aku bersiap siap untuk bekerja. dia juga memakai bajunya dengan rapi, dan sebelum keluar kamar dia masih memeluk aku dengan erat sambil berkata"aku sayang kamu" haduh..... hatiku mau copot rasanya, adem banget.... kami pun langsung bergegas keluar kamar dan meninggalnya hotel itu.....mas Yudi mampir ke sebuah warung dan kita makan siang dulu. lalu kita melanjutkan perjalanan ke cafe. sesampainya di cafe aku langsung kembali bekerja seperti biasa....tapi benar saja, paha aku dan punggung aku sakit semua, benar-benar ga kuat jalan. ini semua gara-gara mas yudi dia sih agresif banget. udah tau aku masih 17 tahun di ajak begitu begitu an.... kan ga ngerti. akhirnya pekerjaan pun selesai dan aku pulang ke rumah, sesampainya di rumah aku langsung istirahat, saat melihat Mama aku sungguh merasa bersalah, aku sudah berbohong besar ke Mama, aku ngaku bekerja padahal aku malah tidur sama pacar aku di hotel, aku benar-benar pembohong, aku sadar aku salah, tapi aku ga bisa menolak permintaan dia, aku sangat mencintainya..... Maaf ya mah aku jadi suka berbohong, kataku dalam hati


__ADS_2