
Teruslah semangat dan jangan pernah menyerah dalam menjalani hidup, karena roda kehidupan pasti berputar asalkan kita terus berusaha disertai do'a, yakinlah semua itu akan indah pada waktunya.
......................
Raihan dan Aisyah menghampiri Gisel yang masih terbaring lemah, kemudian Aisyah memeluk tubuh Gisel.
"Gisel, makasih banyak ya, karena kamu sudah mengorbankan diri kamu sendiri untuk menyelamatkanku," ucap Aisyah.
"Aisyah, seharusnya aku meminta maaf atas semuanya, karena Ibu kandungku sendiri yang sudah berniat melakukan semua kejahatan itu, aku pasti akan merasa sangat bersalah apabila Mama sampai berhasil melukai kamu, apalagi saat ini kamu sedang hamil. Selamat ya, semoga kalian selalu diberikan kesehatan," ucap Gisel yang di Amini oleh semuanya.
"Sayang, sebaiknya sekarang kita pulang, aku tidak mau kalau kamu dan bayi kita sampai kecapean. Gisel, Kakak pulang dulu ya, semoga kamu cepat sembuh," ujar Raihan.
"Iya Nak, Papa juga pulang dulu, semoga Gisel cepat sembuh ya, kalau ada apa-apa kalian telpon Papa saja. Van Papa titip Gisel ya, sekarang Gisel sudah menjadi tanggung jawab kamu di Dunia dan Akhirat," ujar Papa Herdi dengan menepuk bahu Evan.
"Iya Pa, insyaallah Evan akan selalu menjaga amanah Papa," jawab Evan.
Sebelum pulang, Raihan berbisik kepada evan.
"Van, kamu puasa dulu ya, aku juga sama harus puasa dulu," bisik Raihan, dan Evan hanya tersenyum mendengar perkataan Raihan.
"Sayang, ngomongin apaan sih pake bisik-bisik segala?" tanya Aisyah.
"Biasa urusan laki-laki," jawab Raihan dengan terkekeh, dan Aisyah memutar malas bola matanya.
Setelah Raihan, Aisyah dan Papa Herdi pulang, Evan menghampiri Gisel, kemudian memeluk tubuh istrinya tersebut dengan erat.
__ADS_1
"Maafkan aku karena tidak bisa melindungimu sayang," ucap Evan dengan menangis.
"Sayang, kamu tidak perlu merasa bersalah seperti itu, semua itu karena perbuatan Ibu kandungku sendiri. Semoga saja dengan adanya kejadian ini, Mama bisa berubah menjadi lebih baik lagi."
"Amin, semoga saja," ujar Evan.
Gisel yang melihat airmata terus menetes pada pipi Evan, mengelap menggunakan tangannya, kemudian Gisel mengecup bibir Evan.
"Kamu jangan menggodaku sayang, kamu baru saja selesai operasi. Sebaiknya sekarang kita tidur supaya kamu cepat sembuh, dan aku bisa segera memberikan malam pertama yang indah untuk kita," ujar Evan dengan tersenyum, kemudian berbaring di samping Gisel dan memeluk tubuhnya dengan erat.
"Meskipun kita harus melewati malam pertama di Rumah Sakit, tapi aku bahagia karena sekarang ada kamu yang akan selalu berada di sampingku," ucap Gisel dengan tersenyum bahagia.
......................
Dua bulan pun kini telah berlalu dari semenjak tragedi yang terjadi pada acara pernikahan Gisel dan Evan, dan sekarang Gisel sudah benar-benar sembuh, bahkan Gisel dan Evan baru pulang bulan madu dari Paris.
Besok rencananya Papa Herdi akan mengumumkan tentang identitas Raihan yang sebenarnya saat acara syukuran empat bulan kehamilan Aisyah, karena acara tersebut akan di adakan secara besar-besaran di Hotel milik Sanjaya Grup, dan Papa Herdi akan mengundang relasi bisnis juga semua karyawan Sanjaya Grup.
"Sayang apa Ibu yakin sudah merasa lebih baik?" tanya Raihan yang merasa takut jika Aisyah sampai kecapean karena besok acara pasti akan berlangsung lama.
"Alhamdulilah, sekarang Ibu sudah baik-baik saja Yah, sekarang usia kandungan Ibu kan sudah memasuki bulan ke empat, jadi tidak ada yang perlu Ayah khawatirkan," jawab Aisyah.
Malam ini Aisyah dan keluarga Sanjaya menginap di hotel tempat acara akan diselenggarakan, apalagi Papa Herdi ingin Aisyah dan Raihan kembali di rias seperti pengantin, karena saat pernikahan Gisel dan Evan belum banyak fhoto yang mereka ambil.
Keesokan paginya, semua telah bersiap untuk menghadiri acara syukuran, Aisyah dan Raihan sudah terlihat serasi dengan menggunakan pakaian senada. Meskipun Aisyah memakai riasan pengantin, tapi Nenek Rose membelikan Aisyah gaun pengantin yang longgar serta simpel supaya Aisyah merasa nyaman.
__ADS_1
Semuanya kini telah berkumpul di Aula hotel, dan pembawa acara mempersilahkan keluarga Sanjaya untuk naik ke atas panggung.
Semua karyawan Sanjaya Grup yang mengenal Raihan sebagai OB begitu terkejut ketika melihat Raihan digandeng oleh Papa Herdi.
Papa Herdi membuka acara dengan membaca Basmalah serta Salam, sampai akhirnya Papa Herdi mengutarakan maksudnya mengundang semua yang hadir pada acara tersebut.
"Saya ucapkan terimakasih kepada semua yang telah hadir pada acara syukuran empat bulan Menantu saya yang bernama Aisyah Putri, semoga semuanya diberikan kesehatan."
"Pada hari ini, saya juga akan mengumumkan jika saya sudah menyerahkan Perusahaan Sanjaya Grup untuk dikelola oleh Anak tunggal saya yaitu Raihan Putra Sanjaya. Semuanya pasti sudah mengenal Raihan sebagai OB, karena Raihan ingin mencari pengalaman bekerja dari nol, dan Alhamdulillah dengan Raihan bekerja menjadi OB, Raihan berhasil mengungkap Karyawan yang sudah membuat perusahaan rugi. Semoga Perusahaan Sanjaya Grup akan lebih maju lagi ditangan Anak kandung saya," ucap Papa Herdi yang di Amini semuanya.
Setelah Papa Herdi selesai memberikan sambutan, sekarang giliran Raihan, dan Raihan terlebih dahulu mengucap Salam serta Hamdalah karena mereka semua diberikan kesehatan sehingga dapat berkumpul pada acara tersebut.
"Saya ucapkan terimakasih kepada Papa yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk meneruskan Perusahaan Sanjaya Grup. Meskipun saya tidak yakin bisa lebih hebat dari Papa, tapi saya sangat yakin jika Sanjaya Grup akan semakin maju jika kita semua bekerjasama dengan baik, dan semua itu tidak akan terwujud tanpa bantuan dari teman-teman semua."
"Saya juga sangat bersyukur karena setelah dua puluh tiga tahun lamanya saya terpisah dari keluarga Sanjaya, kami akhirnya bisa berkumpul lagi."
"Selama dua puluh tiga tahun, bukanlah sesuatu yang mudah untuk saya lewati, karena saya harus bekerja keras untuk bertahan hidup, bahkan saya sampai menjadi pemulung sampah. Akan tetapi, apa pun yang terjadi dalam kehidupan saya dulu, saya selalu bersyukur, karena saya mempunyai sumber kekuatan serta kebahagiaan, yaitu sosok perempuan hebat yang saat ini sudah menjadi Istri dan Ibu dari Anak-anak saya."
"Aisyah Putri adalah bayi kecil yang saya besarkan dengan tangan saya sendiri, dan dulu saya menjadi sosok Ibu sekaligus Ayah untuknya, karena kami mengira jika kami berdua adalah saudara, tapi seiring waktu tumbuh benih-benih cinta pada hati kami, dan setelah saya mengetahui jika Aisyah dan saya bukanlah Saudara kandung, akhirnya saya menikahi Aisyah."
"Perjalanan Cinta kami tidaklah mudah, karena banyak jalan terjal dan mendaki yang harus kami lewati, tapi kami bisa melewati semuanya dengan berjuang bersama-sama. Terimakasih banyak sayang, karena selama ini Ibu sudah menjadi sumber kekuatan serta kebahagiaan untuk Ayah, semoga selamanya kita selalu bahagia, dan hanya maut yang dapat memisahkan kita," ucap Raihan dengan memeluk dan mencium kening Aisyah.
Semua yang hadir di sana banyak yang meneteskan airmata karena merasa terharu dengan kisah Raihan dan Aisyah, dan setelah Raihan selesai memberikan sambutan, semuanya terdengar bertepuk tangan.
*
__ADS_1
*
Terimakasih banyak bagi yang sudah membaca Karya receh saya. Semoga berkenan baca Karya saya yang lainnya, Sehat dan Sukses sll untuk semuanya, 🤲🙏