Cinta Terlarang

Cinta Terlarang
Episode 14: Pernikahan yang tiba tiba


__ADS_3

Waktu terus berjalan, hubungan antara Nina dan mas Yudi masih berjalan. sekarang mereka sudah terang terang an bermesraan di depan umum, setiap aku melihat mereka berdua aku masih merasakan sedih, aku masih ga menerima hubungan mereka, aku masih belum ikhlas. hati ku masih terasa sakit, tapi aku selalu berusaha menyembunyikan dari orang lain, aku ga mau mas Yudi bisa mengejek aku karena aku patah hati dan ga bisa move on,,,,, aku selalu berusaha tidak memperdulikan mereka, aku berusaha bekerja dengan profesional, kalau aku butuh bicara aku hanya bicara seperlunya saja, kadang mas Yudi masih suka menyapa dan berusaha baik ke aku, tapi aku selalu cuek dan ga peduli, aku ga mau Nina salah paham dan mencaci maki aku lagi, akhirnya 6 bulan kemudian mereka menikah dengan diam diam di kampung, aku semula tidak mengetahui nya, tapi ada sahabat Nina yang membongkar pernikahannya mereka, dia bercerita kalau nina dan Yudi pulang kampung ambil cuti 2 Minggu buat nikah di sana, tapi ga bagi undangan soalnya tertutup. hanya keluarga saja. aku kaget mendengar nya, mereka bikin heboh kariawan lain, bagaimana bisa mereka menikah dan tidak ada 1 pun teman kerja yang diundang, mereka benar-benar aneh..... 2 Minggu kemudian mereka kembali bekerja, wajah mereka sangat ceria, mereka membagikan cake ke seluruh karyawan cafe buat syukur an untuk pernikahan mereka, aku tidak mendapat cake itu, seperti nya aku di lewati, ya.... sudahlah ga apa. aku kan malah ga perlu ngasi ucapan ke mereka.....tapi jujur saja hati ku masih sakit melihat mereka bahagia, aku berpikir aku juga pernah menjadi orang jahat merebut mas Yudi dari istri nya bahkan saat istri nya hamil, aku tega membuat mereka bercerai setelah anak itu lahir, aku benar-benar seorang pelakor, dan sekarang giliran aku yang mendapatkan karma itu, aku yang di khianati.


.. ternyata benar-benar menyakitkan, di sakiti oleh orang yang kita cintai... aku benar-benar menyesal mencintai dia..... ternyata gossip tentang mereka tidak hanya berhenti di situ, mas Yudi ternyata rela menjual rumahnya untuk biaya dia menikah dengan Nina, karena pernikahan mereka di kampung terbilang cukup mewah, mereka pun tinggal di rumah kontrakan, aku benar-benar bingung cara berpikir mas Yudi, dia kan udah dewasa, bagaimana bisa dia rela lepas rumah dan memilih ngontrak hanya untuk pernikahan mewah..... padahal dulu aku yang membujuk mas Yudi supaya membeli rumah itu, karena dulu aku dan mas Yudi sudah punya keinginan untuk menikah dan hidup di rumah itu, aku bahkan sudah membayangkan hidup serumah dengan orang yang aku cintai, setiap membuka mata aku selalu bisa melihat orang yang aku cintai, aku bisa memasak untuk orang yang aku cintai, aku menyiapkan segala keperluan nya, aku berusaha merasa sangat bahagia saat membayangkan hal itu, tapi itu hanya mimpi, sekarang dia suka menikah dengan wanita pilihan nya, aku ga boleh mengingat ingat semua kenangan manis tentang dia lagi, aku harus bisa move on, meskipun hati ku masih mencintai dia aku harus bisa kata ku dalam hati, aku berharap mas Yudi tidak salah memilih pasangan baru hidup, semoga saja Nina bisa mencintai mas Yudi apa adanya, aku ingin melihat orang yang aku cintai bahagia juga.....


__ADS_2