Cinta Terlarang

Cinta Terlarang
Episode 12: Drama pun di mulai


__ADS_3

**Waktu terus berlalu, hubungan aku dan mas Yudi semakin meregang, kami sudah jarang ngobrol ngobrol lagi. suatu saat aku penasaran apa yang sedang di lakukan mas Yudi setelah pulang kerja,, aku pun mengirim pesan padanya, aku bilang kalau aku ingin dia mempertimbangkan lagi buat berkomitmen dengan Nina, karena dia bukan cewek yang baik, aku masih berusaha buat meyakinkan mas Yudi bahwa aku cinta dia, dia hanya bilang aku jangan sms dia dulu karena di rumah nya sekarang ada nina.... what....!!!! Nina ada di rumah mas Yudi jam segini?? mau ngapain malem malem ke rumah cowok..... ya ampun benar benar wanita yang rusak, kata ku dalam hati.... aku pun bertanya ke mas Yudi melalui sms kenapa Nina datang malem malem ke rumah, dia hanya menjawab ga tau, kamu jangan sms dulu nanti dia marah.... apa apaan ini, mereka hanya berdua di rumah itu apa yang mereka lakukan..... pikiran ku benar-benar kemana mana..... seperti nya mas Yudi benar-benar laki laki yang kesepian, Nina juga janda yang kesepian mereka sama saja saling melengkapi..... aku sudah tidak mau lagi mencari tau tentang hubungan mereka, aku sudah mencoba berbagai cara agar hubungan cinta aku dengan mas Yudi bisa bertahan, tapi itu sia sia.... dia begitu menyukai nina, aku bisa apa sekarang...... aku benar-benar patah hati.... aku pun suka menulis ke galau an ku di medsos, atau di status.... suatu saat aku menuliskan, "terimakasih buat semua nya hidup adalah pilihan, jika kamu sudah memilih aku bisa apa, ....." banyak sekali orang yang berkomentar di status aku, ternyata salah satu nya adalah Nina, dia marah padaku karena aku suka membuat status yang selalu menyinggung dia, aku juga menulis beberapa status lainnya dan dia selalu saja merasa tersinggung dengan semua status ku.... aku jadi bingung, aku ga bermaksud membuat dia marah, bahkan aku ga menuliskan namanya, bagaimana dia bisa marah dan tersinggung dengan semua status yang ku tulis.... setiap kali aku bertemu dengan Nina dia selalu menyindir aku, aku hanya diam saja..... aku tahu Nina mudah emosi, cara dia berbicara juga sangat kasar dan cenderung bikin sakit hati. aku memakluminya, dulu keluarga nya broken home ibunya berpisah dengan ayah nya, orang tua nya pergi meninggalkan dia sendiri, lalu dia di rawat oleh kakak sepupu nya, dia di sekolah kan sampai SMP tapi saat SMA dia hamil ga tau siapa cowoknya lalu dia keluar dari sekolah, kakaknya sudah ga mau menyekolahkan dia lagi, akhirnya dia menikah dengan dengan suaminya yang dulu, dan anak itu adalah cery, suaminya sudah mau menanggung aib nya, tapi dia malah tega selingkuh dengan teman suaminya sendiri, pada akhirnya dia di ceraikan suami nya lalu dia mendekati mas Yudi karena mas Yudi bisa menopang kehidupan nya, aku memakluminya karena dia memang tidak mempunyai banyak pendidikan dasar terutama sopan santun. aku hanya berusaha saja mendengar dia menyindir aku..... akhirnya hari itu datang juga, hari di mana ada drama tragedi yang mengerikan..... Nina berbicara sambil berteriak-teriak marah pada mas yudi dan temannya, dia bilang dia akan merasa puas setelah dia menyiram kepalaku, untuk membalas semuanya, mas Yudi menyetujui nya dan dia berkata gapapa kamu siram dia asalkan kamu lega dan puas.... tega sekali mas Yudi berkata seperti itu, bagaimana pun juga dulu dia pernah sangat mencintaiku..... akhirnya Nina datang menghadap aku, aku sedang bekerja mempersiapkan piring untuk tamu, tiba-tiba dia datang membawa segelas teh dan menghampiri aku lalu menuangkan tek itu ke kepala aku, aku sangat terkejut, dia pun berkata" itu balasan dari sakit hati ku...." dia hanya berkata seperti itu...... " aku spontan langsung melempar gelas bekas teh yang sudah dituang ke kepala ku, dan membuat semua orang kaget....aku pun datang menghampiri nina, dia berkata," aku sama sekali ga takut sama kamu, kamu pikir kamu siapa, aku punya pengacara aku ga takut sama kami" kata dia dengan wajah sombong nya, aku hanya diam saja aku ga mau berdebat dengan Nina. dia juga berkata " kamu pikir kamu cantik?? kamu tuh disini cuman pembantu, kalo kamu keluar dari sini kamu ga akan bisa cari kerja di luar sana, beda sama aku, aku bisa kerja di luar di manapun aku mau, dasar pembantu petingkah,kamu pikir kamu cantik?? kamu mau 10 ribu kali operasi plastik ga akan jadi cantik percuma.... kamu ga terima aku maki maki seperti ini, mau ngelapor in aku ke kantor polisi, atau mau panggil preman, aku ga takut nih catet namaku, alamat rumahku ada di kasiran.".. kata Nina dengan nada marah, aku hanya diam mengalah....aku tau dia orang yang kasar. akhirnya dia pun pergi meninggalkan ku.....drama ini benar-benar menyakitkan ku, semua kata kata Nina benar benar tertanam di otak ku**,.....


__ADS_2