
Selesai makan malam, aku mengantar Kris ke ruang tamu, kami pun banyak ngobrol soal pekerjaan dll. kami saling bercanda gurau bersama.
aku pun bertanya pada Kris " kris, aku mau tanya sesuatu...." Kris pun menjawab "kamu mau nanya apa Li?? tanya aja ga apa.... pasti aku jawab kok...." kata Kris.
" kamu beneran serius suka sama aku?? maaf kris, bukannya aku meragukan perasaan mu, tapi kamu kan orang yang sukses, pekerjaan mapan banget, pendidikan tinggi, dan dari keluarga yang terpandang..... kamu yakin suka sama orang biasa seperti aku?? aku cuman ga mau aja suatu hari nanti kamu akan menyesal... kamu orang yang baik Kris, kamu pantas untuk mendapatkan yang lebih baik dari aku...." kataku pada Kris....
dia pun diam dan menatap ku.
__ADS_1
dia hanya tersenyum dan menjawab" Li, aku benar-benar sayang sama kamu, mau apapun bentuk dan wujud nya kamu, mau dari keluarga biasa, pendidikan pas pas an, atau pekerjaan yang biasa saja. aku tetap menerima kamu apa adanya...."
jujur saja saat aku mendengar semua ucapan Kris aku merasa sangat terharu.
aku berkata pada Kris, " aku mau menerima kamu buat jadi pacar aku. aku berharap kita jalani ini dulu ya, kalo kita berdua berjodoh bisa pasti hubungan ini sampai ke pernikahan.... aku akan berusaha buat menyayangi kamu...."
Kris pun tersenyum dan memeluk aku.
__ADS_1
waktu semakin larut, aku menyuruh Kris untuk pulang dan beristirahat. dia pun berpamitan dengan Mama dan papa. dan akhirnya dia pun pulang.
Mama datang menghampiri aku di kamar. Mama nampak penasaran dengan hubungan antara aku dan Kris.
aku pun bercerita pada Mama, bahwa aku dan Kris sudah resmi pacaran, dan aku juga berkata kalo memang kami berdua berjodoh kami pasti bisa sampai ke pernikahan....
mama merasa sangat lega. " lili sayang, Mama seneng banget liatnya, akhirnya kamu mau membuka hati kamu buat orang lain yang lebih sayang sama kamu.... Kris itu laki laki yang baik, dia juga ramah, sopan dan dia tipe pekerja keras....
__ADS_1
aku harus bisa menerima dia di hidup ku.
kami berdua sudah berjanji dalam hati, kami tidak akan menoleh lagi ke belakang. kami sudah sepakat untuk menatap masa depan bersama sama....