Cinta Terlarang

Cinta Terlarang
Episode 39: Merasa bersalah


__ADS_3

Itu hanya masa lalu, aku harus bisa melupakan masa lalu ku.


aku harus bisa melupakan mas Yudi, aku harus bisa menerima Kris buat masa depan aku.


tapi selama aku bekerja di cafe ini, aku pasti akan selalu ingat dengan mas Yudi.


kalau aku mau melupakan dia, aku harus cari pekerjaan lain. aku ga bisa gini terus.


lagi pula Nina selalu saja memandang aku dengan sinis, Nina merasa aku berusaha untuk ngrebut mas Yudi dari dia.


padahal justru mas Yudi yang selalu mendekati aku.


di samping aku ingin melupakan mas Yudi aku juga ingin membuktikan pada nina, kalau aku bukan pembantu petingkah yang ga bisa cari kerjaan lain. aku mau tunjukkan ke dia, aku bisa dapet pekerjaan lain selain di cafe ini. sekaligus aku bisa ngelupain mas Yudi.


aku harus bertekad.....


aku harus semangat.....


sepulang kerja aku langsung mencari lowongan kerja.


aku membaca di online, dan koran.


tapi...... semua menggunakan ijasah.

__ADS_1


sedangkan aku ga punya ijasah.


aku ga melanjutkan sekolah setelah Mama dan papa bangkrut.


aku jadi sedih memikirkan ini.


apa tidak ada pekerjaan lain yang tidak memerlukan ijasah, aku hanya punya keterampilan saja.


beberapa saat kemudian Kris datang ke rumahku.


dia datang menemui aku, dia melihat aku seperti banyak pikiran, dia pun bertanya apa yang aku pikirkan.


aku pun bercerita aku ingin mencari pekerjaan lain, tapi aku ga punya ijasah.


Kris pun menawarkan aku untuk bekerja di perusahaan tempat dia bekerja.


dia bisa jadi perantara nya.


aku pun menyetujuinya...


keesokan harinya aku mengambil cuti di cafe. aku belum berani memutuskan untuk keluar dari cafe.


aku langsung melamar kerja di tempat Kris bekerja.

__ADS_1


dia mendampingi aku, aku sangat grogi.


Kris selalu memberikan aku semangat.


akhirnya aku masuk untuk tes wawancara, Kris menunggu aku di luar ruangan. seperempat jam kemudian, aku keluar dari ruangan HRD.


Kris tampak sangat khawatir padaku.


dia bertanya padaku apakah aku di terima, aku hanya diam saja.


Kris tampak sangat panik.


ya udah klo kamu ga di terima ga apa begitu katanya padaku.


aku pun tersenyum dan memeluk Kris


aku diterima kok kataku pada Kris.


kami berdua pun lega .....


akhirnya aku bisa keluar dari cafe yang mengerikan itu.....


Kris juga tampak senang, karena bisa satu kerajaan dengan aku.

__ADS_1


tapi jujur saja, aku merasa bersalah karena aku masih belum bisa menerima Kris sepenuhnya, tapi mulai sekarang aku akan satu kantor dengan dia. aku pasti akan bisa menerima dia.....


__ADS_2