
aku pun termenung di kamar, aku sama sekali tidak bisa tidur, jelas sekali Mama ga ngijinin aku pacaran dengan mas Yudi, tapi aku cinta sama dia, ya Tuhan..... apa yang harus aku lakukan. aku ga mungkin bisa nikah sama dia kalau ga ada restu dari mama..... aku pun akhirnya tertidur... keesokan harinya, aku kembali bekerja, sesampainya di tempat kerja, aku di tanya oleh Luna teman baikku.*Li, aku mau tanya deh, aku denger denger mas Yudi cerai sama istri nya ya??" tanya Luna dengan wajah penasaran, aku pun menjawab dengan santai" iya mereka udah cerai kok...." Luna pun terlihat agak kaget, "jangan bilang mereka berdua bercerai karena kamu??"tanya Luna spontan.... "sejujurnya iya lun, ini karena permintaan aku juga, tapi selain itu mereka memang punya masalah intern sendiri cuman salah satu penyebab cerai nya mereka adalah aku....'' jawabku dengan tenang...." oh my God Li, kamu jahat banget sih, terus gimana nasib anaknya mereka?? kenapa kamu ga Mandang anaknya sih, bagaimanapun mereka udah ada buntut nya, kenapa kamu jadi jahat begini Li?? " tanya Luna padaku, " lun, aku cinta dan sayang sama dia, tiba-tiba dia nikah sama ora lain karena dijodohkan sama keluarga nya, apa aku salah kalo aku ngrebut orang yang aku cintai??" jawab ku dengan tegas. " masalahnya caranya kamu itu salah Li, seharusnya kamu ga perlu membujuk mas Yudi agar bercerai dengan istrinya" kata Luna, aku pun hanya bisa diam, Luna pun pergi meninggalkan ku sendiri. aku juga kepikiran sekarang, aku ingin sekali bersama sama dengan mas yudi, tapi perbedaan kami terlalu banyak. tiba-tiba ada seseorang yang memeluk aku dari belakang, aku sangat kaget, ternyata dia adalah mas Yudi, "mas Yudi, ngagetin aku aja deh, aku pikir tadi siapa..."kata ku dengan ekspresi kaget. "aku kangen sama kamu sayang...." kata mas Yudi " udah jangan meluk aku gini, nanti ada yang liat..." kata ku. dia pun melepaskan pelukannya dan kembali bekerja. aku juga menyelesaikan pekerjaan ku. aku terus berpikir 7 suatu hari Mama curiga dengan gerak-gerik ku, Mama curiga aku ada hubungan dengan mas Yudi, Mama kenal baik dengan Luna, Mama pun menanyakan hubungan antara aku dan mas Yudi, Luna pun mencari semua yang telah terjadi selama ini, Mama sangat kaget mendengar nya, saat aku pulang ke rumah, Mama mengajak aku bicara, " Li, mama mau bicara serius sama kamu, kamu pacaran sama Yudi??" tanya mama secara langsung, '' aku menjawab" iya ma, aku pacaran sama mas Yudi, aku sayang ma sama dia, maafin aku ma...." Mama terlihat marah padaku, " Li, kamu anggap Mama ini orang tua kamu atau bukan?? kenapa kamu ga nurut apa kata Mama, dia itu duda, beda agama dan ras, kamu tu anak perempuan, kamu ga boleh dapet laki laki kayak gitu..." kata Mama, aku pun menjawab nya, " ma, aku sayang sama Mama, aku juga selalu menuruti semua keinginan Mama, tapi untuk masalah ini, aku ga bisa ma, aku sayang sama mas Yudi....aku ga bisa ninggalin cinta ku." Mama pun memberikan pilihan pada ku, "gini aja Li, Mama kasih kamu pilihan, klo kamu milih tetap sama laki laki madesu(masa depan suram) itu Mama akan menghukum kamu dengan keras, tapi kalau kamu mau ninggalin dia, Mama akan maafin kamu." aku terdiam sejenak. "maaf ma lili pilih mas Yudi, lili pilih orang yang lili sayang, terserah Mama mau hukum apa aja lili akan terima...." jawab aku ke Mama. ini benar-benar perjuangan cinta yang berat.