
Mas Yudi pun pergi meninggalkan ku, aku sebenarnya tidak tega mengusir dia, karena aku masih peduli padanya, setiap hari dia selalu menyapa aku, selalu mendekati ku, dia benar-benar tidak pernah menyerah. akhirnya anak nya pun lahir, anak itu lahir di mobil, jadi saat mas Yudi pulang kerja, Nina sudah merasakan sakit perut, tapi masih bisa ditahan, dan pada jam 2 dini hari mereka pergi ke rumah sakit menggunakan taxi dalam perjalanan Nina sudah tidak bisa menahan lagi, dia akhirnya melahirkan di dalam taxi, supir taxi sangat panik dia mencari rumah sakit terdekat, mereka pun sampai, Nina langsung ditangani oleh dokter jaga, anak nya perempuan, dia normal.....aku mendengar cerita dari temen temen kerja yang sudah menjenguk Nina, aku ga tau aku mesti senang atau sedih mendengar kabar itu. aku berusaha buat ga peduli dengan berbagai berita tentang mereka, setelah 4 hari mas Yudi pun masuk kerja kembali, sedangkan Nina dia masih mengambil cuti selama sebulan, dan selama sebulan juga mas Yudi selalu saja mengganggu aku, aku selalu berusaha menghindari nya, aku ga mau ada gosip tentang aku dan mas Yudi.... aku berusaha menjaga perasaan Nina..... Waktu terus berlalu, sampai Nina pun sudah kembali bekerja, aku masih belum berkomunikasi baik dengan Nina, tapi kami tetap berusaha bersikap profesional dalam bekerja. aku melihat beberapa kali mas Yudi sering bertengkar dengan Nina, mereka sama sama keras kepala jadi ga ada yang mau mengalah. aku hanya melihat saja, mas Yudi juga sering curhat dengan aku, dia bilang Nina orang yang boros, suka belanja online, dia ga mau masak, giliran dimasakin dia ga mau makan malah beli makan di go food, dia ga bisa menyimpan uang.... aku hanya berkata pada mas yudi, klo dia sayang sama nina seharusnya dia bisa memberi tahu mana yang baik dan yang buruk, bagaimana pun juga sekarang dia kan udah jadi istri nya, apalagi mas Yudi bilang mau merubah Nina menjadi orang yang lebih baik.... jadi harus menerima semua kelebihan dan kekurangan nya.....mas Yudi hanya diam saja. kemudian dia pun pergi, sebenarnya sampai sekarang hati aku tidak berubah, aku masih mencintai dia,meskipun dia sudah bersiap jahat padaku, aku selalu memaafkan dia, aku sayang dia, mungkin karena dia adalah cinta pertama aku.... sulit bagiku untuk melupakan mas Yudi, aku mencintai dia dengan tulus, walaupun dia udah punya istri dan anak, aku tetap mencintai dia. waktu terus berlalu, tak terasa sudah 1 1/2 tahun usia pernikahan mas Yudi dan nina, anak mereka sudah hampir berumur 1 tahun. aku sebenarnya merasa kasihan dengan mas Yudi, dia sudah salah memilih pendamping hidup. tapi aku ga bisa berbuat apa-apa. aku hanya bisa menonton saja..... setiap aku berpapasan dengan mas Yudi rasanya aku ingin berkata jujur sama dia, aku ingin mengungkapkan perasaan ku yang sebenarnya, aku sayang dia. tapi selalu saja tertahan. aku ga pernah bisa mengungkapkannya, aku hanya menjaga perasaan ku sendiri, aku ga mau hati ku sakit lagi, aku harus tahan perasaan ku ini, bagamana pun juga Mas Yudi bukan jodohku makannya kami tidak bisa bersatu. aku harus punya keyakinan kalau suatu saat nanti aku pasti akan di pertemukan dengan orang yang tepat.... orang yang mencintai semua kekurangan dan kelebihan ku, seseorang yang mencintai dan menyayangi aku dan keluargaku, seseorang yang setia padaku.... aku selalu berharap aku bisa menemukan orang itu, aku harus move on dari masa lalu ku yang buruk..... aku harus membuang perasaan ku jauh jauh..... biar aku saja dan Tuhan yang tau tentang perasaan ku...... aku harus tetap melanjutkan hidupku.....