Cinta Terlarang

Cinta Terlarang
Episode 15: Kehidupan yang tak mudah


__ADS_3

Setelah mereka menikah, aku sudah bertekad ga akan mengganggu hubungan mereka lagi. aku membiarkan mereka hidup bahagia. tidak terasa waktu terus berjalan sampai akhirnya 4 bulan kemudian Nina hamil, dia masih terus bekerja di cafe bahkan sampai usia kandungan nya 8 bulan. suatu hari mas Yudi datang menghampiri aku dia menarik tanganku dan membawaku ke sebuah ruangan di cafe, kami hanya berdua di ruang an itu, dia tiba-tiba memeluk aku dengan erat, sampai aku ga bisa bernafas, aku mendorong dia dengan sekuat tenaga, "aku ga bisa napas...." kataku pada mas yudi, "aku minta maaf, aku kangen sama kamu...." jawab mas Yudi, aku hanya terdiam, dia kangen sama aku, dia kan sah punya istri, istri nya hamil tua lagi, kenapa dia malah memeluk aku dan menggoda aku..... bahkan dia bisa seperti ini


.... tanyaku dalam hati. aku pun pergi dari ruangan itu dan meninggalkan dia sendiri. apa dia ga bahagia dengan istrinya sampai sampai dia dateng ke aku... dia seperti orang yang kesepian. tapi aku ga mau terlalu peduli lagi.... aku sudah berjanji ga akan ikut ikutan urusan pribadi mereka, tapi mas Yudi selalu mengejar kejar aku terus, hampir setiap hari dia selalu tebar tebar pesona padaku, teman teman kerja yang melihat pun semua berkomentar, mereka bilang mau kasih tau nina padahal itu cuma buat nakut nakutin mas Yudi supaya ga ganggu aku lagi..... terutama luna, dia selalu menjaga aku setiap ada mas Yudi mendekati aku dia yang selalu mengusir nya Luna ga mau aku terlibat lagi dengan Mas Yudi, dia ga mau aku di jadikan bahan makian nina yang jutek itu..... "heh... Yudi kamu kenapa sih deket deket lili lagi, kamu kan dah punya istri sana urus aja istri mu sing paling cantik itu..... hus....hus.... sana jauh jauh...." usir Luna setiap mas Yudi datang menghampiri aku....dia bilang ke aku klo dia ingin curhat tentang istrinya, tapi aku ga pernah menganggapnya, aku harus fokus dia sudah menikah,udah punya istri, bentar lagi punya anak, aku ga boleh peduli lagi sama dia.... aku sebenarnya kasihan juga sama nina perutnya tu gede banget, bahkan kakinya sampai bengkak bengkak semua di udah hamil tua bahkan memasuki usia 9 bulan tapi dia masih saja kerja, kenapa dia ga beristirahat saja di rumah, temen temen kerja juga bercerita jangan jangan dia takut kalo di rumah suaminya bakal balik lagi ke mantan nya, aku tidak berkata apa-apa mungkin ketakutan Nina beralasan, sebenarnya dia udah tau kalau mas Yudi punya sikap seperti itu, tapi kasihan juga dia, dia ngrebut mas Yudi dari aku bahkan sampai menciptakan scandal di tempat kerja, tapi mas Yudi malah deket deket aku lagi..... suatu hari aku sedang menata meja untuk pesanan di cafe, mas Yudi datang menghampiri aku, kebetulan hari ini Luna libur jadi dia ga menjaga aku. tiba-tiba mas Yudi langsung memeluk aku, aku sangat kaget, dia juga bilang" Li,aku sayang sama kamu, aku sayang sama kamu, aku minta maaf ya....." aku takut kalau ada yang melihat ini, aku langsung menjauh dari mas Yudi, aku berkata"kamu pergi deh aku ga mau berurusan lagi sama kamu, udah cukup..... dari pada nanti ada orang yang liat kita di sini dan lapor ke istri kamu mending kamu pergi sana...." aku mengusir dia.


__ADS_2