Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Tuan Sam


__ADS_3

Setelah selesai acara makan malam, Daniel mengajak Bella menuju hotel tempat nya menginap...


" Tidurlah disana..." tunjuknya pada sebuah kamar..


" anda...???"


" aku masih ada urusan, jangan keluar tanpa izin ku..., jika kau butuh sesuatu beritau para pengawal disini..., mereka akan segera menghubungiku..."


Bella mengangguk...


" masalah kakak mu sedang diselidiki oleh anak buah ku..., kita akan segera tau apa yang sebenar nya mereka incar dari kakak mu..."


" apa mereka sangat berbahaya...???"


" mereka yang menangkap kakak mu, berasal dari inggris tempat tinggal mu selama ini..., dan yang paling berbahaya..., mereka semua adalah kelompok mafia paling berpengaruh disana..."


" tapi bagaimana bisa...???"


" seharus nya aku yang bertanya padamu..., bagaimana bisa kalian memiliki masalah dengan para mafia...???"


Bella diam menatap Daniel...


" apa ada yang kau sembunyikan...???"


Bella menggelengkan kepala nya cepat...


" tidak..., aku tidak tau apapun, Tuan..., hanya saja..., setelah sampai ke Paris, pengawal Bob mengajak ku ke suatu tempat, dia membawa ku ke tempat berenang umum..., meminta kunci padaku dan membuka salah satu loker disana , di dalamnya tertumpuk beberapa map besar yang aku sendiri tidak tau apa isi nya, pengawal Bob bilang jika sesuatu terjadi padanya atau pada kakak ku..., aku harus kesana mengambil semua berkas berkas itu dan menyembunyikannya..."


" dimana itu...???"


Bella menulis di atas kertas alamat Kolam renang umum yang di maksud.


" ini..."


" kunci nya..., ada padamu...???"


" ah..., iya, selalu kubawa..., sebentar....."


Bella menarik kalung nya, tampak sebuah kunci kecil tergantung disana..., dia melepas kalung nya dan mengeluarkan kunci dari ikatan nya...


" ini..."


" no loker nya...???"


" 203..., itu no.loker nya..."


Daniel mengambil ponsel nya dan menghubungi seseorang...


derttt..dertt...dertt...


" Ya..., Bos..."


" kau harus ke hotel.., ada tugas untuk mu..."


" baik..."


tut...tut...tut....


Daniel mengusap kepala sang gadis..., " pergi ke kamar mu dan tidur..., ini sudah malam..."


" Tuan...."


" Daniel Samantha...., namaku... , Daniel Samantha...."


" Maaf, jika aku selalu merepotkan mu, Tuan Sam..."


" Sam...???, oke juga.." Daniel tersenyum..


" istirahatlah...., kakak mu..., kini jadi urusanku...."

__ADS_1


Bella mengangguk dan tersenyum ceria..., bergerak lincah menuju kamar nya dan menutup pintu dengan pelan.


Daniel tersenyum tipis menatap kepergian Bella hingga hilang di balik pintu...


"aku rasa aku mulai gila..." Daniel


Disebuah kamar......


" Sayang...."


" hmmmm...."


" Apa terjadi sesuatu....???"


" tidak..."


" kenapa wajah mu tampak cemas...., dan Daniel juga tak muncul saat makan malam..."


David mengusap kepala gadis nya pelan...


" tidurlah...., aku tak bisa cerita apapun untuk saat ini..., Daniel sedang mengurus urusan pribadi nya...., jika dia perlu bantuan dia pasti akan bicara...."


" jadi ini tentang Daniel...., kau mencemaskan nya...???"


" entahlah...., aku hanya sedang merasa tak enak hati..., berharap semua tak seperti yang ku pikirkan...."


" Daniel..., dia pria yang terbaik..., jika selama ini dia sanggup mengatasi semua masalah mu, artinya dia sanggup mengatasi semua nya..."


" hmmm..., semoga...."


" tidurlah..."ucap David seraya mengecup kening wanita nya...


Aralia tersenyum...., " kau juga..." David mengangguk lalu memejamkan matanya...


Kembali pada kamar hotel di menara tertinggi.....


" ini..., loker 203, ambil isi di dalam nya dan bawa ke markas..."


" tempat umum...???"


" hmmm..., Jack..., berhati hatilah..., bisa jadi tempat itu telah di awasi..."


" baik..., Bos..."


" pakai alat pendeteksi senjata mu..., dan jangan gunakan senjata dengan bahan logam agar tak terdeteksi oleh musuh...."


" di mengerti Bos..."


Jack menunduk dan segera pergi...


Daniel kembali berkutat dengan laptop nya guna menyelesaikan beberapa tugas kantor dan juga anak cabang dari perusahaan...


Malam menunjukkan pukul tiga pagi....


Daniel terbangun dalam posisi tidur diatas sofa...


Derrttt...derrttt...deertt....


" Mark...???"


" Gadis itu bernama ABELLA ABRAIL..., sang kakak LEO ABRAIL..., ayah dan ibu mereka meninggal dalam kecelakaan tunggal, tapi banyak di temukan kejanggalan dalam kematian nya..., di duga mereka di bunuh..., tepat satu hari setelah kematian kedua orang tua mereka..., seseorang datang kepada Leo mengaku sebagai Paman..., meminta hak peralihan perusahaan, tapi karena umur Leo diatas 17tahun, hak legalitas nya lebih kuat menurun pada Leo dan tuntutan paman gagal..., beberapa saham berhasil dicuri, membuat Leo harus mulai di titik terendah di negara Paris.., tapi karena kegigihan, leo berhasil mengatasi dan mendirikan perusahaan sang ayah berdiri kokoh hingga saat ini..., Abella selama ini di taruh di Inggris , dibawah asuhan seorang wanita tua kepercayaan Leo..., tepat 1minggu yang lalu sang pengasuh mati terbunuh...dan memaksa LEO harus menarik sang adik dari Inggris menuju Paris..., BOB..., sang pengawal merupakan pria yang telah LEO selamatkan saat terjadi tembak menembak di sebuah club malam..., hanya itu informasi yang bisa saya peroleh..."


" Club...???"


" Ya..., bos..."


" selidiki pengawal itu..., aku curiga padanya..."


" baik..., Bos..."

__ADS_1


Tut...tut...tut...


Bella berdiri di belakang Daniel...., " apa alasan mu mencurigai pengawal Bob....???"


Daniel diam tak menjawab...


" bukan kah pengawal Bob tertembak karena menyelamatkan kakak ku...???"


" aku tak punya jawaban dari pertanyaan mu..., sedang apa kau disini..., ini masih pukul tiga pagi..., kembali lah ke kamar mu..."


" katakan, Tuan Sam..., sebenar nya ada apa, apa ada hal yang tidak ku ketahui...???"


" jawab pertanyaan ku..., Bob..., dia..., berapa lama dia bekerja pada kakak mu...???"


" sejak ayah dan ibu meninggal..."


" apa kalian pernah menyelidiki siapa Bob...???"


" tidak, karena kami rasa tak perlu...., selama ini dia selalu baik pada keluarga kami..., dia juga selalu menjaga kakak ku..."


" dalam dunia bawah tanah, kami kaum mafia punya beberapa syarat agar lolos menjadi ketua...., pertama..., paham situasi, kedua..., pengguna logika di no.1 kan, tapi ada kala nya hati tetap harus jalan..., ketiga..., pemikir strategi paling tinggi..., ke empat..., kami tak kenal kawan..., tak ada kawan dalam dunia mafia..."


" lalu apa hubungan nya dengan Bob...???"


" siapapun bisa menjadi musuh dalam perebutan kekuasaan dan juga harta , tak terkecuali pengawal setia..., aku tidak menuduh nya, aku hanya merasa tidak yakin dengan nya..."


" kalimat macam apa itu , intinya tetap sama kan..???"


Daniel tersenyum..., " kau tau..., sangat jarang bagiku berbicara sebanyak ini apalagi pada seorang wanita..., jadi tolong jangan uji kesabaranku..., atau kita sudahi saja permasalahan ini...???" ucap Daniel seraya menunjuk pintu kamar nya...


Bella tau tak mudah melawan pria di depan nya..., Gadis itu masuk ke dalam kamar dan membanting pintu nya dengan keras...


Dughhh......


" Menyebalkan...." teriak nya di dalam...


" astaga ...., semoga ini bukan ciri ciri sedang jatuh cinta..." Daniel menatap pintu seraya menarik nafas nya.


Mark menghubungi ponsel nya kembali...


dertt...deerrt....derrt...


" Ya..." ucap nya tetap menatap kamar sang gadis...


" bagaimana bos bisa tau jika sang pengawal mantan mafia...???"


" apalagi...???"


" wajah nya sudah sedikit berubah..., tapi aku rasa tetap ada kemiripan pada kedua nya, di duga mereka dua pria yang sama..."


" hmmm, kirimkan fotonya..."


Cling....., sebuah pesan masuk...


Daniel tersenyum puas...


" Bos..., pengawal itu..., dia telah sadar..., apa anda ingin menemui nya...???"


" Ya...."


*


*


*


*


*@ara❤

__ADS_1


__ADS_2