Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Dia Ruby


__ADS_3

Ada banyak hal yg tidak bisa di ungkapkan...., seperti saat ini...., gadis itu hanya diam memandang pria yang semakin membiru , tertidur tanpa jarak....


Bella ingat saat pertama x bertemu dengan pria itu...., tanpa mengenal siapa dan apa jabatan nya.....


Dia pria yang sangat dingin, terkadang begitu kaku, irit bicara, jarang tersenyum, pria itu juga suka membuat nya cemas dan takut secara bersamaan, Dia juga sering membuat nya sedih karena Bella merasa dirinya tak penting dan tak dianggap tapi...., Bella tau pria itu tulus mencintainya.....


Sekali lagi gadis itu menyeka air mata yang turun di pipi...., dia tak ingin menangis lagi..., tidak untuk saat ini...., gadis itu yakin pria di depan nya akan sadar dan pulih seperti sedia kala...., ada banyak orang yang peduli dan sayang pada nya...., Tuan muda nya yg sombong pun, tak bisa menahan keresahan saat tubuh saudara nya diam dan lemas seperti itu, apalagi teman teman nya yang lain sesama klan...., karena nya gadis itu yakin...., dia tak akan kehilangan...., itu pasti...


" kak..., cepatlah bangun...."


Bella menyeka air mata nya lagi.


Tap...tap....tap....


Langkah kaki bergerak menaiki tangga terdengar sangat jelas jauh di ujung pintu yang terbuka...


Kini ada empat orang yang menunduk, dua orang baru, Mark dan juga ahli racun di awal pertemuan...


" izinkan saya memeriksa nya..." ucap seseorang yang baru datang.


David hanya diam menatap ke tempat tidur..., pria itu mendekat ke arah Daniel...., memeriksa dengan seksama, tak berapa lama mengerenyit, menatap teman nya yang sudah di anggap adik.


" Apa kau sudah memeriksa sebelum nya ....???"


" sudah kak....."


" kau tau kalau dia....???"ucap pria itu menunjuk...


Ahli racun hanya mengangguk....


" seperti dugaan mu...., pria itu tau jika dia sudah diracuni...."jawab nya.


David menatap ke depan...., masih menunggu.


" Apa maksud kalian....???"tanya David menatap orang orang ahli di depan nya...


" Apa Daniel tau dia akan terkena racun....???" tanya David karena tak kuasa menunggu sampai mereka menjelaskan.


" Ya...., Tuan..."


" Dan dia tetap menyentuh nya....???" tanya nya lagi....


" Betul, Tuan...."


David bangun ke depan, berjalan sebentar...., lalu duduk kembali.


" Tuan Daniel menyuntikkan sendiri obat penetral racun ke dalam tubuh nya tepat setelah racun itu masuk ke dalam tubuh....., seperti itu menurut kesimpulan kami..."


" penetral racun.....??"


" Dengan istilah lain...., Tuan Daniel berusaha menidurkan racun tersebut agar tak semakin menyebar, sebelum ia menemukan obat yang sebenarnya....."

__ADS_1


BRAAAKKK.......


" ini gila....." teriak nya di sela memukul meja.


Bukan hanya David yang Syok dan terkejuk...., Rey, Jack, Mark dan khusus nya sang kekasih Bella tak jauh terkejut nya....


" Ta...tapi bagaimana bisa.....???" tanya Bella....


" saya rasa hanya Tuan Daniel yang tau jawaban nya...." ucap salah satu ahli obat.


Bella memandang pria itu lagi...


" apa dia bisa sembuh....???" tanya Bella.


" kami sudah bawa penawar nya...." Pria di belakang maju dan membawa suntikan baru dengan sebuah botol kecil berisi cairan putih di dalam nya....


Pria itu menyuntikkan cairan tersebut ke jarum suntik dan mulai mengecek beberapa tempat denyut nadi..., sebelum memasukkan cairan itu ke tubuh Daniel.


" Berapa lama reaksi nya....???" tanya David.


" 15, 30, 60, atau mungkin dua jam lama nya...., tergantung imun tubuh...." jawab pria itu...


" tapi, jika memang Bos Daniel tau dia diracun, kenapa dia tidak menghubungi markas...???, kenapa harus ke Masion .....??" tanya Jack heran...


" Ck...., apalagi yang ingin kau dengar...., tentu saja karena sebuah janji..., bukan begitu, Nona Bella...."


Semua orang menatap Bella, kecuali David.... membuat gadis itu tertunduk.


GLEEKKK..., Semua orang kembali fokus menatap yang lain setelah Tuan muda nya mengingatkan....


tut...tut....tut....


" hmmmm...."


"..............."


" baik..., tunggu aku di bawah....."


" ......... "


Jack pergi setelah nya.


Tak berapa lama pria itu kembali dengan sebuah map coklat di tangan nya.


Memandang Tuan nya sesaat...., lalu pergi kembali keluar ruangan...


" ikuti Jack..., kita tinggal kan pria tua ini dengan gadis nya...." ucap David setelah nya.


Semua orang keluar kecuali Mark..., dia menyerahkan ponsel pada David dan kemudian mengikuti yang lain keluar.


David menatap sepasang kekasih yang setia di sana. Mendekati ranjang dan menaruh ponsel serta sebuah alat dengar di samping gadis.

__ADS_1


" berikan ini setelah dia sadar...." ucap nya...


Lalu David memutar lagi ke ranjang sebelah nya dan membisikkan sesuatu pada pria itu....


" dia terlalu banyak menangis, wajah nya sudah tak beraturan..., jangan lagi memainkan drama ini...., atau gadis itu akan pergi...." bisik nya


David berdiri sempurna kembali...., David tau penawar itu bereaksi sangat bagus, ia dapat melihat sedikit gerakan penanda tangan kanan nya sudah baik baik saja...., tapi gadis itu tak menyadarinya....


" dengar kan aku ....., tidak ada siapapun yang lebih mencintaimu melebihi cinta saudaraku...., bahkan dia lebih takut akan kemarahanmu daripada sebuah kematian..." ucap David yang tertuju pada sang gadis sambil menatap Daniel.


David kemudian berlalu dan menutup pintu dengan pelan.....


" Jaga dan perketat penjagaan....,tidak ada siapapun yang boleh masuk tanpa izinku...." ucap David pada pengawal disana, setelah menutup pintu.


David tersenyum, dia berhasil mengerjakan tugas nya agar Bella mendapat kan kata cinta dari kekasih nya, pria tua kaku dan idiot yang selalu saja begitu sulit mengucap kata cinta jika tak harus dipaksa...., karena ini kali kedua ia jatuh cinta, dan jatuh cinta pada wanita yang sama


David memasuki ruangan, pandangan nya kembali serius...., karena dia harus tau siapa yang telah meracuni saudara nya...., tapi sebelum sempat masuk Jack keluar dan menghalangi sang majikan.


" ada apa....???"


Jack menyerahkan beberapa lembar kertas dari dalam map....


" apa ini....??" tanya David membuka lembaran demi lembaran.


Lembaran yang berisi foto dan juga sebuah biodata.


David terkejut dengan lembaran terakhir.


" Ruby Samantha....???, apa dia punya hubungan dengan paman...???" David memeriksa secara teliti.


" dua puluh satu tahun penjara, tujuh tahun dirumah sakit jiwa....????" ucap David bingung.


Jack berbisik......, " wanita itu ibu kandung dari Bos...."


David menatap Jack marah...., Jack menunduk takut.


David menarik nafas panjang....., menghembuskan pelan...., menetralkan jantung dan juga amarah nya..., lalu masuk ruangan diikuti oleh Jack di belakang...


" Maaf membuat kalian menunggu...., kita langsung saja dengan beberapa pertanyaan...." ucap nya tajam menatap buruan nya.


" Tuan...., racun itu memang dari klan kami...., tapi sungguh tak ada maksud dari kami meracuni klan anda, Tuan...." ucap pria tua itu menunduk...


" apa aku menyuruh mu bicara.....???" tanya David.


*


*


*


*

__ADS_1


@ara ❤


__ADS_2