Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Sebuah janji


__ADS_3

David Sesekali melihat arloji di tangan nya , sepertinya dia mulai merasa kesal kenapa jam bergerak sangat lambat hari ini.


Daniel melihat Tuan mudanya sangat gelisah dan terus melirik jam berkali kali , dirinya sangat mengerti apa yang membuat Tuan mudanya gelisah ,akhirnya menghampiri David dan mulai berakting.


" Tuan , seperti nya ada beberapa bagian yang harus kita tinjau dan akan memakan waktu yang lama..."


" Tuan akan kelelahan jika terus disini dan saya takut Tuan terlambat jam makan siang , kalau Tuan telat makan nanti Tuan sakit.."


" Ck..aku bukan anak kecil.." ucap David tak terima Daniel perilakukan seperti bayi.


' Dasar Tuan muda , dalam hati berhore ria tapi dimulut berkata tidak...' batin Daniel


" tapi ..Tuan..."


"...akan lebih baik Tuan kembali ke Hotel, sebentar lagi sudah jam makan siang..lagipula Tuan sudah janji pada Nona Aralia bukan , siang ini ingin makan bersama..??" pinta Daniel pelan.


" Ck...dia bisa kupikirkan nanti..." kata David


' dasar gede gengsi, baiklah...kalo itu mau mu Tuan...' batin Daniel sambil menyunggingkan senyum jahat.


" Baiklah kalo Tuan memaksa tetap disini..." Daniel mendesah.


" tapi ..Tuan bagaimana klo Nona Aralia tidak mengerti cara memesan makan via telepon kamar dan Nona Aralia turun langsung kebawah memesan makanan ya???" ucap Daniel sambil tangan nya ditaruh di dagu..

__ADS_1


" ach ..tapi saya tak perlu cemas, melihat penampilan Nona Aralia sekarang , saya yakin pasti banyak pria yang membantu kan Tuan...???" bertanya sambil tersenyum lebar.


Plak


Sebuah gulungan kertas mendarat dikepala asisten.


" kau ingin mengajakku ribut ya , kalau ada yang sampai menyentuh Aralia ku , akan aku patahkan jari tangannya..., dan jika itu semua benar terjadi kau yang harus bertanggung jawab" tunjuk David ke arah Daniel.


" kenapa Tuan menyalahkan saya..??" Jari Daniel menunjuk dirinya sendiri..


" bukankah saya sudah menyarankan agar Tuan istirahat dan kembali ke Hotel..!" jawab Daniel tak terima disalahkan.


" Ck...semua tentang hidup ku adalah urusanmu Daniel, jika aku patah hati lagi berarti itu semua salahmu kan..???" ucap David dingin sambil menunjukkan senyum setannya.


( tapi bukan kah kita tidak tau kapan dan dimana cinta berlabuh???)


Daniel memandang Tuannya dengan lesuh. walau bukan salahnya 100% cinta Tuannya kandas tapi dia tetap merasa bertanggung jawab.


" anda benar Tuan...maaf kan atas kebodohan saya..." ucap Daniel.


" Ck...sudahlah tak perlu di ingat...aku sudah bisa melupakan rasa sakitnya sedikit demi sedikit.." ucap David sambil memandangke arah depan , tak ingin memperlihatkan wajah sedih nya pada Daniel.


" jadi...apa Tuan tetap ingin disini atau kembali ke hotel Tuan....?" tanya Daniel sekali lagi.

__ADS_1


" apa tidak apa - apa jika kau aku tinggal sendiri...???" jawab David


" tidak apa - apa Tuan David , setelah saya selesai disini saya akan menghubungi anda..." ucap Daniel.


" oke...antar aku kembali ke Hotel..." perintah David.


" baik ..Tuan...." jawab Daniel sambil tersenyum melirik Tuannya dari samping.


" akhirnya drama ini dan sesi tanya jawab nya selesai juga..." batin Daniel.


*


*


*


*


*


*


@ara❤

__ADS_1


__ADS_2