
" bisakah kau tidak memanggil nama ku dengan cara seperti itu..., aku mulai merasa aneh kini..."
" kenapa...???, Sam..., nama itu terdengar keren kan...???"
" tapi semua orang memanggilku dengan nama Daniel..."protes nya
" itu nama khusus ku untuk mu..., apa masalah nya..., aku tak ingin sama dengan yang lain..."
" Ck..., jangan seperti itu nanti mereka berfikir kalau kau menyukaiku kan...???"
" aku memang menyukai mu..."
" Ha...., APA...???" Daniel terkejut dengan jawaban Bella yang terkesan spontan....
Tiba tiba ponsel Daniel berbunyi....
Derrtt..deertt...
Daniel mengambil ponsel itu dengan tatapan masih mengarah pada Bella...
" Ya..."
" bos..., mobil itu menghilang tanpa jejak begitu masuk ke dalam hutan..."
" sinyal nya menghilang begitu saja dan tidak lagi terdeteksi hingga saat ini..."
" lalu...??"
" hmmm, ....itu..., Bos..,aku rasa, kita harus pergi bertemu Kesya sang ratu di THE QUEEN BLACK..."
Daniel mengerenyitkan dahi nya...., karena Daniel tak kunjung mengeluarkan suara nya, Mark akhir nya mengirimkan sebuah pesan singkat berisi dua buah foto...
" lihat dulu pesan nya bos...."
Cling....., pesan masuk....Daniel membuka nya...
" tulisan apa ini...???"
" sesaat setelah BOB pergi kami menggeledah tempat tinggal nya yang tak jauh dari tempat nya bekerja..., dan kami menemukan kertas ini dengan foto nona Abella di tengah nya..."
" apa hubungan nya dengan Kesya...???"
" Kesya adalah mantan mata mata elite khusus bukan...???, siapa tau kita bisa meminta tolong dia memecahkan sandi tersebut...."
" seperti nya itu sebuah tulisan pesan yang berhubungan dengan Nona Bella...."
" baiklah..., aku akan coba hubungi kesya kalau begitu..."
" itu dia masalah nya..., Bos...."
" Saya sudah menghubungi uncle James dan ternyata Kesya sudah ada disamping Nyonya Rebbeca dari malam sebelum acara perjamuan di mulai..."
" arti nya kini Kesya di istana Richard...???"
" Yups....., dan baik saya atau Jack , kami tak punya akses kesana...., kalaupun kami bisa masuk pasti akan ada pikiran negatif di kepala Nona Aralia, jika Sang Kekasih cemas artinya raja hutan akan mengamuk bukan...???"
" kita bertemu setengah jam lagi di depan gerbang istana Richard...., bawa kertas itu..."
tut...tut...tut...
Bella menatap tak berkedip....
" aku harus pergi..., kau tunggu disini..."
" tidak, aku ikut..., aku tak mengenal siapapun disini, tak ada lagi yang bisa kupercaya saat ini..., kumohon..."
Daniel diam memandang gadis di depan nya, entah mengapa dia seperti sudah mengenal sang gadis jauh dari hari ini...
" apa kita pernah bertemu...???"
" Hah....???"
" aku merasa tak begitu asing melihat cara mata itu memandangku..."
Abella menggelengkan kepala..., " aku tak ingat..., tapi jika boleh jujur, Ya..., aku pun sama..., aku merasa sudah pernah melihat mu jauh dari hari ini sebelum nya...."
" aku tak pernah dekat dengan orang asing sebelum nya, kau pria pertama yang kukenal dan bisa menyentuhku dari dekat...., dan entah kenapa sejak awal aku bertemu dengan mu, aku sudah merasa nyaman..., aneh bukan....???"
" kakak ku membatasi seluruh gerak ku dengan alasan keamanan, dan aku tak pernah protes pada nya, karena aku tau dia juga pasti sama seperti ku...., merasa kesepian dan juga kehilangan yang teramat besar..., dan semua yang dia lakukan karena dia tak ingin kehilangan lagi..., apalagi aku satu satu nya saudari yang yang dimiliki nya saat ini..." ucap Bella sedih.
Daniel menghela nafas panjang.....
Daniel mengambil kunci mobil di atas meja , menatap Bella..., " kau yakin ingin ikut...???" gadis itu mengangguk...
" aku rasa kita punya peraturan disini..., dengar....."
" pertama jangan keluarkan suara mu apapun kondisi nya..., kedua jika kau bertemu Nona muda, aku harap kau jaga sikap mu, jangan terlalu lama memandang ataupun berdekatan dengan nya..., paham...???"
" kenapa...???"
" Ck...."
" maaf...., aku tak akan bertanya lagi..., bisa kita pergi sekarang...???" ucap nya dengan mata berkedap kedip, menampilkan wajah imutnya...
__ADS_1
Daniel mencubit hidung Bella..., " dasar..."
" awww..."
" Kak..., aku rasa aku sedikit lapar..."
Daniel menghentikan langkah nya...
" kau bilang apa barusan...??"
" apa...???, aku hanya bilang kalau aku lapar..."
" sebelum itu..., kata sebelum itu..."
Bella nampak berpikir..., " aku bilang apa...???"
" Ck..., sudah...., tak jadi..., ayo pergi..., akan kusuruh seseorang mengantar sesuatu nanti saat kita tiba di sana..."
" hmmm...., iya....., tapi jangan nasi ya kak..."
" kenapa...???" bertanya sambil terus berjalan...
" jika perutku belum masuk makanan apapun aku sangat menghindari nasi, kopi atau pun makanan bersoda..., aku takut mual...."
" Ya..., masuk lah..." ucap Daniel saat selesai membuka pintu mobil...
Bella masuk dan menutup pintu, Daniel mengitari mobil sambil menelepon seseorang....
" Bawakan aku menu pagi tidak nasi ataupun kopi..."
" seperti...???"
" pikir sendiri...."
tut...tut...tut...
Seseorang diseberang sana melihat ponsel nya dengan wajah bingung..., menu seperti apa yang di ingin kan oleh bos nya....
Daniel masuk ke dalam mobil, mulai memutar kunci dan melesat menuju pusat jalan raya membelah kemacetan dan keramaian disana....
Sekitar tiga puluh menit mereka sampai di depan pintu gerbang...., tapi Daniel menjaga jarak nya agar tak begitu dekat dengan istana Richard...
Daniel mengangkat ponsel nya...., memberi isyarat pada sang gadis agar diam tak bersuara dengan jari menwmpel ke mulut...
" Tuan...."
" hmmm..."
" saya ada di depan istana Richard..."
" saya harus bertemu Kesya...."
"......." *David kembali diam
" ini tentang gadis itu dan kakak nya yang diculik*...."
" tunggu sepuluh menit, akan kubuat dirinya sibuk..."
tut....tut...tut....
Daniel menghela nafas, dia sudah menduga hal seperti ini akan terjadi, Tuan nya akan semakin protektif pada Nona muda apalagi sebelum nya wanita itu sempat tertembak dan di nyatakan mati....
" kenapa kita tak masuk, Kak..."
Daniel menatap gadis di samping nya...
" berhentilah memanggilku dengan sebutan kak..., aku bukan siapa siapa mu..." ucapnya dingin x ini...
" bukan kah umur kita terpaut jauh sekali...???, pantas kan jika aku memanggil mu dengan kata kakak..., tapi jika kau tak ingin aku panggil kak..., aku panggil Sam saja ya....???"
" kauuuu......, astaga...." Daniel mengusap dada nya...
Tok...tok...tok...
Daniel membuka jendela...
" ini pesanan anda dan ini kertas itu..."
" hmmm...."
" bos..., saya rasa saya tidak perlu masuk kesana bos..., saya pamit pulang..."
" hmmm..."
Daniel menutup kembali jendela mobil, menyerahkan bungkusan ke tangan sang gadis dan memperhatikan kertas di tangan nya....
" itu tulisan apa kak...???"
" makan lah..., cepat habis kan , tak kurang dari sepuluh menit..."
Bella memonyongkan bibir nya..., Daniel melirik sekilas dan tersenyum tipis.
Bella membuka bungkusan di dalam nya..., ada Susu kotak, buah yang telah dipotong potong , sandwich berisi telur dan juga puding....
__ADS_1
" wawwww......, I like it......" ucap nya sambil tersenyum...
" Kak..., ini banyak sekali, kau mau....????"
" tidak...., makan dengan cepat dan jangan mengotori mobil ku...." ucap nya kesal saat Bella mulai mengeluarkan seluruh makanan dari dalam plastik dan menaruh nya di sisi depan dekat dengan kemudi...
" hmmmm....., yammiiiii......., ueeennnnaaaakkkk......."
" Kak...., coba roti ini sedikit, ini enak..." Bella menyodorkan milik nya ke arah Daniel tapi lagi lagi pria itu menolak dengan gelengan...
" ya sudah..., kalau tak mau aku habis kan saja...."
Bella makan dengan lahap dan kini semua makanan itu telah masuk ke dalam perut nya....
"Ck....., penampungan sangat banyak ya...."
Bella hanya bercengir cengir ria...
" hehehe....."
" sudaah....???" Bella mengangguk...
" ayo masuk...."
Daniel mulai menghidupkan mesin mobil nya dan begitu tau siapa yang dattang gerbang Richard terbuka otomatis disana....
Pintu mobil terbuka dan seseorang datang menghampiri....
" Tuan...., Nyonya Kesya menunggu di taman atas perintah Tuan David...."
" hmmm...."
" permisi..." pelayan itu menunduk dan pergi...
Daniel langsung melangkah mengitari Rumah utama menuju taman yang posisinya ada di belakang Rumah utama persis....
" waaaaaawwwwww...., ini bukan tempat tinggal tapi seperti sebuah kastil...."
" kau mau tinggal di tempat seperti ini....???"
" apa bisa....???" Daniel tersenyum dan mengangguk....
" caranya....???"
" Menikahlah dengan pemilik istana ini...."
" iiissshhhh....., aku pikir....."
" apa....??? , kau pikir aku akan bilang untuk menikah dengan ku....???" Daniel menatap gadia itu dan menggelengkan kepala nya...
" berharap itu sah sah saja...., Kak..."
" tidak jika pria yang kau harapkan itu aku...,aku tak ingin jatuh cinta sebelum Tuan ku menikah dan memiliki anak...., dan kau bukan wanita yang sabar menunggu dari sudut pandangan ku...."
" jangan mengambil kesimpulan sendiri kak..., jika kau sudah mengikat ku dan memberi kepastian kapan menikahi ku..., aku akan menunggu mu..."
Daniel menatap gadis itu serius..., lalu tersenyum...., " jangan terlalu dekat dengan ku...." kemudian dia melanjutkan langkah nya...
Jauh disana tampak seorang wanita sedang duduk bersandar bersama seorang pria yang sedang tersenyum menatap nya...
" James...., Kesya...."
" Well...., David menyuruhku turun kemari secara pribadi..., ada sesuatu...???"
" ini...." Daniel mengeluarkan secarik kertas dan menyerahkan nya pada Kesya...
" tulisan apa itu sayang....???"
" Darimana kau dapat tulisan ini...???" tanya Kesya tanpa menjawab pertanyaan sang suami.
" salah satu penculik ..." ucap nya.
" ini aksara bali...." ucap Kesya...
Daniel mengerenyitkan dahi nya....
" ada beberapa yang aku mengerti tapi jika tak terbaca semua akan percuma...."
" itu arti nya kau tidak bisa....???"
" tapi Putri ku bisa....." ucap nya tegas.
" Nona...???"
Kesya tersenyum....dan mengangguk...
" oh..., No...." Daniel...
*
*
*
__ADS_1
*
@ara❤