
Di dalam mobil kini duduk Dua Pria berbeda umur namun satu pandangan. Tidak nampak senyum di wajah pria yang jauh lebih muda disana, berbeda saat pria itu berada disamping kekasih, wajah tersenyum, tatapan hangat, tutur kata lembut dan candaan renyah. Semua hilang seketika, yang ada hanya tatapan tajam diam menelisik melalui pandangan mata dari kaca spion tengah mobil di samping kemudi.
" Kapan pengumuman itu terjadi, Tuan Richard..." ucap nya dingin.
Richard pun hanya menatap melalui kaca spion didepan kemudi, " sekitar enam hari dari sekarang..." ucap nya dingin seolah tau pria disamping nya kembali menjadi David yang serius dan juga kaku.
" media, konfrensi pers...????" ucap nya lagi.
" Anda saja yang atur, Tuan David..., saya rasa anda lebih tau yang terbaik untuk putriku saat ini daripada aku ayahnya..." lirihnya .
" hmmm...., jika itu sudah menjadi keputusan anda, maka saya akan pastikan putrimu aman, Tuan Richard..., saya tidak ingin kehilangan dia setelah pelantikan karena saya ingin segera meresmikan hubungan kami sesudahnya..."
" apa anda serius mencintainya, Tuan David...???, maaf bukan bermaksud lancang dan tidak percaya, sebagai seorang ayah, saya hanya takut bahwa rasa sayang yang saat ini anda tunjukkan untuk putriku hanya sebatas sebuah rasa penasaran saja..., rasa ingin mengetahui tolak ukur lawan dan hasrat menang disetiap pertandingan..., Ya..., anda tau maksud saya..." ucap nya tegas.
David tersenyum setan, " sekarang saya tau, kenapa Aralia memiliki sifat cemas berlebihan seperti itu, ternyata sifat pohon menurun tepat pada buahnya..."
" wajar jika saya memiliki ketakutan yang besar, Tuan..., anda bermartabat, terhormat, memiliki derajat yang tinggi, tampan , kaya dan berkarismatik. Dari awal anda tau kehidupan rumit yang putri saya alami, berbicara seolah semua tidak terjadi tapi tatapan itu seolah mengisyaratkan kekuatan untuk menghabisi lawan, bukan untuk melindungi putriku...., wanita yang anda bilang kekasih, Aralia..."
" saya pria yang sulit berkomitment, keras, egois dan tak terkendali..., tapi saya bukan pembohong dan pengecut Tuan Richard, Dalam kamus pribadi saya, setiap permainan yang saya mainkan harus saya tuntaskan, tapi untuk masalah hati, itu bukan suatu permainan, berkhianat artinya mati..., dan saya tidak akan memulai pengkhianatan saat seseorang sudah mulai memasuki hati saya..., Tuan Richard..."
" terimakasih..., setidaknya saya merasa jauh lebih tenang sekarang, karena pria yang mencintai putri saya adalah pria bernama David Savier..., bukan orang lain..."
" Setelah ini akan banyak media yang coba mendekat dalam radius lima km dari pagar anda yang menjulang tinggi itu , Tuan Richard..., anda lindungi istri anda dan saya akan jaga kekasih saya Aralia...."
" ya, anda benar..."
" Sopir...., berhenti didepan..., saya akan kembali ke mobil pribadi saya, menuju tempat yang seharusnya berlawanan arah dengan mobil ini...."
" Senang berbincang dengan mu, Nak..."
" jangan sungkan , Dad..., kau tau kau bisa mengandalkanku..." David keluar dari mobil menuju mobil pribadinya memutar balik lawan arah ketempat tujuan yang seharusnya...
" dia pria yang mengerikan , Tuan..." ucap sopir pribadi kepercayaan Richard.
" tapi pria itu dapat diandalkan..., setidaknya aku jauh lebih merasa tenang sekarang..."
" bagaimana jika Tuan David benar benar menghabisi Tuan Alex , Tuan besar....???"
__ADS_1
" itu resiko yang harus kutanggung, mungkin sakit tapi itu pantas untuknya setelah sekian kali aku memberinya kesempatan untuk hidup..., dan aku tetap harus memilih darah dagingku , bukan ...???"
" Ya...., anda benar, Tuan..., kini keputusan anda sudah benar..."
" aku lelah, sangat lelah harus terus mengalah Moo..."
" kalau begitu lebih baik berhenti mengalah mulai saat ini, Tuan..."
" kau benar, Moo...."
" bisa kita lanjutkan perjalanan kita, Tuan...??"
" Ya..., kita berangkat..." mobil kembali melaju dengan tenang begitu pula pria di dalam mobil di belakang tempat duduk kemudi, wajahnya sudah tidak menyiratkan ketakutan, tak ada ketegangan disana, hanya rasa pasrah dan lantunan doa disetiap nafasnya, berharap semua masalah berakhir dan keluarga nya akan mendapatkan kebahagiaannya.
**********************************
**********************************
Seseorang tampak tegang saat menonton sebuah berita acara..., rahang nya terlihat mengeras dan matanya merah menyala.
" Aaaaaaaa....., kau pikir kau siapa Willy Richard..., setelah merebut perhatian Daddy dan mengambil nama besar keluargaku. Semua yang harus nya menjadi milikku, perhatian mommy, perusahaan Daddy, bahkan kau juga mengambil wanita yang telah dijodohkan denganku..., dan kini kau ingin bahagia diatas penderitaanku...."
PRANNKKK.....
Seluruh benda yang ada diatas meja hancur berserakan seketika...., " aku akan menghancurkan keluargamu, akan kubunuh putri dan istrimu, akan kubuat kau kehilangan semua yang kau ambil dariku...."
" Aaaaa....., akan kubuat kau kehilangan semua nya...., akan kubuat kau menebus semua penderitaanku...., Willy brengs*eeekkk....." teriak pria di dalam ruangan itu.
Pria itu berjalan sempoyongan..., mengambil ponsel menghubungi seseorang...
" Patton..., aku percaya kekuatanmu selama ini, tapi bukankah ini sudah terlalu lama..., HaH...., bagaimana mungkin menangkap wanita itu saja kau tidak bisa, apa kau benar benar seorang ketua mafia pria brengs*eeeekkk..."
" jaga bicaramu, pria tua.., atau aku akan datang kesana dan membunuhmu tepat ditanganku....." teriak pria diseberang sana marah.
" tinggal lima hari lagi batas waktu penobatan, Willy sudah mengumumkan pada dunia dan sedang menjadi berita hangat diseluruh media..., sang pewaris telah kembali..., tepati janjimu..., jika kau tidak bisa menepatinya, akan kubuat kau mati membusuk sama sepertiku..."
tut...tut...tut....
__ADS_1
*******************************
*******************************
" brengs*eeekkk...." Patton membanting ponselnya.
" Queen di jaga ketat di tempat yang tidak kita ketahui saat ini..., Bos..."
" Siapa pria itu..., kenapa sampai saat ini kalian belum bisa menemukan siapa musuh yang melindungi wanita itu..." teriaknya.
" kalian harus bergerak cepat..., tidak boleh ada waktu terbuang , awasi gadis itu 24jam..., Jika tak bisa dapatkan mereka secara hidup hidup, maka bawa padaku bangkai wanita itu..., ledakkan markas mereka, rumah mereka, bahkan bila perlu mobil yang mereka kendarai..., Paham..." teriaknya lagi.
" di mengerti bos..." ucap mereka berdua, lalu pergi meninggalkan markas mengawasi Sang gadis Aralia.
" Brengs*eeeekkkk....."
PRANNKKKK.....
Patton melempar gelas minumannya ke tembok dan pecah. Pergi meninggalkan ruangan yang penuh dengan kaca keruang bawah gudang persenjataan.
" Bos..." seluruh anak buah menunduk hormat.
" cek gudang persenjataan, amunisi, dan juga rakitan bom, kita perlu semua itu dalam waktu dekat..." Kemudian pergi dari ruang itu setelah memberi perintah.
" di mengerti, Bos...." ucap para anak buah menunduk takut.
Patton memasuki sebuah ruangan dan membuka laci di sudut mejanya, mengambil secarik foto bergambarkan gadis incarannya..
" siapapun lawanku kali ini, kalian akan mati, akan kupastikan kalian sendiri yang datang menjemput kematian kalian padaku..., akan kupastikan itu..." Gumamnya sambil memegang sebuah foto itu di sudut ruang meja besar menghadap ke jendela.
" jika kau meminta kematian mendekatimu..., aku akan mengabulkannya...." ucap nya tersenyum setan seraya meremas foto ditangannya.
*
*
*
__ADS_1
*
@ara❤