
David menatap kedua pria yang terikat di depannya. Setelah pengikat mata dan perekat mulutnya dibuka, mereka menatap David dari atas ke bawah.
Lalu mata itu beralih ke arah seseorang dengan wajah tertutup topeng bergambar mata elang separuh membuat mereka berdua kaget dan ketakutan karena dalam dunia hitam , mereka tau betul siapa sosok orang tersebut , seorang mafia yang senang mematahkan leher dan menembak lawannya tepat di kepala.
Setiap orang yang berurusan dengan Bos besarnya, sebelum sang penguasa turun dari kursinya, maka dia harus menghadapi tangan kanan penguasa yaitu, BLACK SAMANTHA nama Daniel dalam Dunia mafia.
Tidak ada yang pernah tau wajah asli David di dunia mafia, karena setiap ada tugas selalu Daniel yang maju menyelesaikan semuanya.
Tapi saat ini seorang BLACK SAMANTHA berdiri disebelah David, bos serta kekasih dari perempuan yang selama ini mereka ikuti dan incar.
" Selamat datang, di markas kami.... MARKAS...THE LION BLACK..."
David menyeringai menatap ke dua penjahat di depannya. Daniel membuka tutup topeng Elangnya.
" Tuan Daniel...?????" kedua pria yang terikat itu saling menatap.
" dia...????" berteriak secara bersamaan.
Gleek... air ludah serasa tak bisa tertelan, Jika Daniel sang Asisten adalah BLACK SAMANTHA itu artinya David Savier adalah LION KING di dunia mafia.....??? , berarti dari awal gadis yang mereka incar sudah dijaga oleh dua singa liar...???, Glleekk.....
" Bagaimana cara aku menyelesaikan masalah ini...???, dengan kasar atau......kematian yang lembut...????" ucap David dengan senyuman Devil.
" baiklah kita mulai satu persatu..., mungkin dari dirimu terlebih dahulu...???" David maju berjalan pelan menuju kursi salah satu penjahat disana.
" Tuan..." Daniel seakan tak setuju jika Tuan muda nya turun tangan langsung menghadapi dua sampah dihadapannya itu.
" tenang saja , aku hanya ingin melihat nyali mereka sebesar apa, berani bermain dengan kekasihku, kekasih LION KING..."
David memakai sarung tangan di kedua tangan nya, memegang sebuah pisau berukuran kecil. David menjambak rambut pria itu kebelakang ...
" akkkhhhhhhh....."
SREEEEEEKKKK.......
__ADS_1
" aaakkkkhhhhhh....."
Suara teriakan bersautan dengan suara pisau mengiris mulut pria itu ke samping kanan hingga ke telinga pria itu...
David terkekeh kecil..." jika hanya sebelah tidak akan terlihat bagus kan...????" wajahnya menunjukkan lengkungan yang manis.
SREEEEEEKKKKK......
Kembali pisau itu bergerak dari bibir sebelah kiri teruuuuusss hingga ke telinga kiri pria itu...LALU....
KREEEK....
Pria itu mati mengenaskan dengan wajah berlumuran darah, bibir terpisah menganga kebelakang .
" Potong tubuh nya menjadi kepingan yang lebih kecil...." ucap David kepada seseorang di dalam ruangan itu.
Sang eksekusi melakukan tugasnya, memotong tubuh pria yang baru mati itu di depan teman yang masih terikat di kursi.
Dua tangan terpisah...., dua kaki, lutut, paha,...dan sebuah kepala.... , sedang tubuh orang itu di kuliti...., organ nya diambil secara terpisah.
" sepertinya anak Shella akan cepat tumbuh besar...." ucap David sambil melepas sarung tangan yang berlumuran darah.
" anak ikan hiu butuh lebih banyak daging daripada induknya , Tuan..." balas Daniel memandang satu lagi penjahat yang duduk dikursi dengan tubuh masih terikat.
Keringat dingin membasahi sekujur tubuh pria itu, menatap David dengan wajah yang sudah pucat dan mata yang memerah.
" jadi....kau mau mati dengan cara seperti apa...????, seperti teman mu , pelan namun pasti atau dengan cara yang lebih cepat...????" Tanya David dengan aura dinginnya.
" bagaimana jika aku saja yang meng eksekusinya , Tuan...tangan ini sudah lebih dari seminggu tak merasakan darah..." Daniel menatap David sambil tersenyum.
" buatlah hasil karya yang lebih bagus.., Daniel...."
" anda tak akan kecewa.."
__ADS_1
Pria itu semakin keringat dingin melihat Daniel kini telah berjarak kurang dari 1 meter.
" saya akan ceritakan semuanya , Tuan...apapun yang tuan ingin dengar saya akan ceritakan..."
" tolong jangan bunuh saya , Tuan..."
David terkekeh kecil mendengar ucapan tawanannya, sedang Daniel hanya menggelengkan kepala pelan.
" APA AKU PEDULI...???"
Bagi David , Tak peduli siapa musuhnya, darimana orang itu berasal. Jika ada seseorang yang dengan lancang berani memasuki wilayah kekuasaannya, itu artinya mereka telah siap..MATI
" jadi, kau ingin kematian yang seperti apa...????"
David melihat kearah tawanannya, seperdetik kemudian beralih ke arah tangan kanannya.
" Daniel....melihat wajahnya yang telah pucat, aku pikir....." David diam dengan tangan memegang dagu seperti orang yang sedang berpikir.
Berjalan pelan ke arah Daniel, menaruh tangan dibahu Asistennya, melirik pria di atas kursi dengan senyuman yang tak bisa di artikan.
" lakukan dengan cara CEPAT.....!!"
*
*
*
*
*
*Sorry kalo ngerasa sedikit sadis😁
__ADS_1
jangan lupa like n komentnya ya🙏🙏klo bisa 🌹 nya
@ara❤