Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Curhatan Aralia


__ADS_3

Aralia berdiri didepan jendela kaca yang terpampang dikamarnya. Mata nya menatap keluar gedung melihat jelas kesibukan diluar sana. Lampu merah dengan mobil mewah yang berjejer di barisannya menunggu waktu jalan. Para pejalan kaki, pengguna jembatan dan masih banyak lagi. Kelap kelip lampu jalan menambah keindahan malam ini.


Ara mendekati ranjang , membaringkan tubuhnya disana. Menatap ponsel yang sudah tiga hari tak berbunyi. Selama di Bali sudah beberapa kali dia mencoba menghubungi Kesya. Namun orang yang dimaksud tak bisa dihubungi, bahkan Kesya yang biasanya selalu menanyakan kabar atau hanya sekedar bertanya sudah makan atau belum pun tak pernah menghubunginya.


" kenapa ponselmu tak bisa kuhubungi......"


" apa kau baik baik saja...???"


" aku rindu..."


CEKLEK...


Aralia mendongak melihat siapa yang membuka pintu , tampak David berdiri disana.


" Tu...tuan , ada yang bisa ku bantu...???"


" aku boleh masuk..???"tanya David, dibalas anggukan oleh nya.?


" melihatmu yang tiba tiba murung setelah mendengar percakapan ku dengan kedua adik ku membuat hatiku tak tenang..."


David berjalan menuju sofa panjang yang langsung menuju kejendela luar gedung. Aralia buru buru bangun dari posisi tidurnya menghampiri David. Kini mereka duduk berdampingan di sofa itu memandang ke luar kaca.


Lampu kamar Aralia dalam posisi off. Aralia sengaja mematikannya tadi karena sebenarnya ia berencana tidur , tapi karena memikirkan Kesya membuat matanya tak dapat terpejam. Tirai yang menutup jendela dibiarkan terbuka semua. Sehingga hanya ada cahaya samar dari luar jendela yang masuk ke dalam kamar.


"sebahagia itu mendengar seseorang mencemaskan kita ya, Tuan...!"

__ADS_1


David menoleh kesamping , menatap gadis yang sedang menatap lurus ke depan dengan wajah sendu.


" Aku besar tanpa kasih sayang ibu, sedangkan ayah..., aku hanya melihat ayah di malam hari ,itupun harus menahan kantuk agar dapat melihatnya tersenyum dan membacakan ku buku cerita, hanya Kesya yang selalu ada.."


" Tetapi, ayah akan langsung pulang meninggalkan semua pekerjaan untuk menemaniku begitu mendengar kabar bahwa aku sakit, sehingga disetiap doa, aku meminta agar Tuhan memberi tubuh ini sakit, dengan begitu ayah akan selalu ada disampingku...hehehe.. orang yang aneh ya Tuan..???"


Aralia memandang David, yang hanya dibalas senyum tipis oleh pria itu.


" saat umurku 17 tahun , pertama kalinya ada pria yang nekad menyatakan cintanya, selama ini tidak ada yang berani menyatakan perasaannya secara langsung. Saat SMP banyak pria yang menaruh hati tapi keesokan harinya mereka akan berlari setiap kedatanganku ,seperti sedang melihat hantu... Karena itu aku sangat senang sekali akhirnya ada seseorang yang memperhatikan dan memberi kasih sayang selain Kesya dan ayah...."


" Saat pulang kerumah, Kesya marah besar begitu tau aku pacaran. Bagi Kesya pria itu bukan pria yang baik, tapi aku tak percaya. Hingga tepat 2hari setelah menyandang status sebagai kekasih pria itu. Ada seseorang yang menaruh kotak coklat di depan pintu dengan tulisan, " BUKA"... "


Aralia menghela nafas....


" di dalam kotak itu ku temukan foto dia bersama seorang wanita sedang berpelukan dan sebuah flashdisk berisi percakapan mereka tentang ku...wajah ini jelek, bagi pria itu, aku hanyalah alat agar semua TUGAS sekolahnya selesai tepat waktu..." Aralia tersenyum kecut sadeang David tetap setia memandang wajah itu dan mendengar cerita nya


" dengan wajah penuh marah, ku tunjukkan video itu padanya, dan kau tau Tuan, pria itu tertawa, hehe..dia bilang aku wanita bodoh, siapa suruh wajahku jelek???, lalu aku berteriak disana meminta putus..., tapi pria itu hanya tertawa tak menjawab dan pergi begitu saja..."


"Keesokan harinya saat ke sekolah , aku mendengar pria itu menghinaku dan mengatakan pada teman nya bahwa aku tak layak dan hubungan kami sudah berakhir. Aku datangi pria itu,menyeretnya ke dalam kelas, memukul wajahnya dan menendang perutnya dengan keras..."


"Mereka yang ada disana menatap ku dengan heran, mungkin mereka pikir aku wanita lemah, andai mereka tau Kesya melatih ku bela diri, memanah bahkan menembak...pasti jantung mereka akan loncat dari tempatnya..hehehe...!!!"


" Semua kesedihan ku akan hilang saat ayah memeluk dan mendengar cerita ku, tapi ternyata Ayah juga harus pergi di umurku yang ke-18 tahun, Saat itu aku sudah Kuliah semester 3,...kematiannya bahkan mengenaskan, ayah ditembak seseorang saat kami berdua jalan jalan di taman, peluru itu diarahkan tepat di kepalanya, kemudian menyeret ku ke dalam mobil besar dan di bawa ke tempat yang aku sendiri tak tau dimana, tapi Kesya datang kesana menyelamatkan ku.."


" Menurut Penyelidikan polisi, mereka adalah orang yang sama yang menembak ayah, mereka kesal karena ayah telah menggagalkan transaksi penjualan obat terlarang yang sedang ditangani ayah saat itu"

__ADS_1


" Sejak kejadian itu Kesya lebih overprotektif, berangkat dan pulang selalu dia antar. Begitu mendengar ada lowongan dikantor ini saya langsung melamar, saya pikir hanya pekerjaan biasa, ternyata lowongan sekertaris...dengan ijazah yang tidak memenuhi standar saya pikir akan tersisih tetapi malah saya yang terpilih....hehehe..saya hebat kan Tuan???"


' jelas saja kau terpilih, dari semua yang melamar kau yang paling jelek, dan juga paling SMART ,tapi siapa sangka semua itu tipuan' David


Wajah Aralia yang ceria kini kembali sendu..matanya berkaca kaca menunduk menatap ke bawah lantai.


" Kau tau Tuan...aku selalu mendambakan memiliki kedua orang tua dan punya saudara yang bisa ku ajak bertengkar seperti tuan ...Tapi semua sudah pergi meninggalkan ku"


Aralia tersenyum memandang lurus kedepan..tanpa terasa air mata nya menetes jatuh di pipi.


" anda tau ,Tuan. Kesya bilang saat umur saya tepat 21 tahun, hidup saya akan dipenuhi cinta, Pria yang mencintai saya akan datang , dan semua yang menyayangi saya akan kembali..."


" Hidup saya seperti sebuah dongeng ya Tuan.." Aralia terkekeh kecil.


" apakah saya akan bahagia nanti nya , Tuan. Apa semua ucapan Kesya akan terwujud????" Aralia termenung menatap ke depan jendela.


' sesulit itukan hidup mu' David


*


*


*


*

__ADS_1


@ara❤


__ADS_2