
Aralia keluar kamar menuju meja makan.
" wow..tau tau udah ada makanan aja, Tuan pesulap ya...?" tanya Ara dengan wajah sumringahnya.
Berjalan pelan menuju meja makan , duduk bersebrangan dengan Tuannya karena memang meja nya hanya 2.Jika Daniel ikut sarapan , tempat duduk meja rias di dalam kamar otomatis ada diruang makan. Tapi , kemana sang asisten???? kenapa tak nampak, bukankah biasanya Daniel tak pernah absen berdiri disamping Tuan mudanya dengan wajah datar.
" Ck , makan saja...." jawab David sambil mengecek pekerjaan di ponselnya. Tapi jawaban apa itu?
" Tuan Daniel tidak ikut pulang untuk makan siang, Tuan..?"
" kenapa..???" ucap David menatap ara kesal dan menaruh ponselnya di meja.yang ditanya malah mengerenyitkan dahi tanda bingung.
" maksud Tuan..?"tanya Ara lagi.
Dasar gadis aneh , masa dia ga peka kalo aku cemburu.jelas jelas di meja makan ini ada aku tapi yang ditanya Daniel.
hehe...mungkin itu maksud si Tuan raja..tapi mana mungkin Ara tau ya kan? selama ini cuma Daniel saja yang tau seperti apa Tuannya.bahkan cuma kata " hmm" atau kedipan mata saja Daniel tau maksud Tuannya.
" kenapa kau tanya orang lain..?" tanyanya dengan muka menyeramkan seperti ingin makan orang.
"Oooo, salah tanya ternyata, tapi kenapa dia sampai terlihat marah begitu...???" Aralia.
" bukan begitu Tuan , hanya heran saja , Tuan kan kalau kemana mana selalu berdua...? sudah seperti pasangan kekasih , lengket kaya perangko....." cengir Aralia berusaha mencairkan suasana.
" kekasih???kaya perangko???"
" kamu pikir aku bukan pria normal????" wajah David semakin kesal dan memerah.
__ADS_1
Glek
Salah ngomong lagi kayanya nich. Aduch jawab apa ya...minta maaf aja lach , ngaku salah aja daripada panjang urusan.
" maaf Tuan.."
" tadi saya hanya bercanda, jangan marah ya Tuan.." dua tangan nya mengatup kedepan dada menampilkan wajah memelas takut dimarahi lagi.
" hmmm.."
cih..apaan itu hanya dijawab "hmmm" aja.
" makanlah , setelah itu bersihkan dirimu dan ganti pakaian. Bukankah kita akan pergi kepantai..!" kata David.
Ara mengerjap..Tuannya benar serius mengajak ke pantai??? bagaimana kalo sampai Kesya tau?? Ara seperti orang kebingungan, dia bingung mau setuju atau tidak menerima ajakan bosnya , kalau dia berpenampilan CUPU tidak masalah tapi kalau berpenampilan biasa??? Pasalnya Kesya seperti punya kekuatan menjadi cenayang tembus pandang. Apapun yang Ara lakukan , Kesya pasti tau , ditembak cowok tampan dulu di sekolahnya saja Kesya tau.!!! Bagaimana ini ya....????
"Tidak..!"
" kalau tidak boleh , saya tidak mau ikut.." Ara menjawab David dengan menyembikkan bibir kemudian menggigit bibir bawahnya dengan wajah menunduk , sangat sexy dimata David.
' please...jangan menunjukkan wajah seperti itu...aku jadi ingin menciummu kan...' batin David menatap Ara.
" kau menolak ajakan ku ...???" tanya David dengan nada sedikit tinggi.
" sebenarnya apa yang kau takutkan...?" tanya nya lagi.
" Kesya.." cicit Ara.
__ADS_1
" Apa??? bicara yang jelas???" kata David.
" nanti Kesya marah Tuan , dia itu seperti cenayang asal Tuan tau, apapun yang saya kerjakan dia tau.waktu ada pria yang menembak saya disekolah dulu saja dia tau, besok nya pria itu tidak pernah lagi melihat saya.setiap pria yang melihat saya dengan tatapan suka pasti besok nya akan ketakutan melihat saya. Saya berbohong kalo sudah makan siang saja Kesya tau , dia langsung menyeret saya ke restoran..."
" Nanti kalau saya berpenampilan biasa saja , terus ada yang merilik saya , Saya takut tiba tiba Kesya loncat kesini Tuan...., kata Kesya saya cantik jika berpenampilan begini. Membuat mata pria yang melihat seperti ingin loncat..."cicit Ara.
" Coba saja kalo mereka berani , akan aku congkel matanya..." jawab David emosi.
" maksud nya.." Ara bingung...
" Sudah makan...banyak bicara.tidak boleh bicara di meja makan. Apa Kesya mu itu tak mengajarimu???" ketus David. ..
Sebenarnya dalam hati nya, bingung menjawab pertanyaan Ara.
" lagian Kesya mu tak akan marah, aku bisa jamin itu..."
" ko bisa....????" tanya Ara bingung.
*
*
*
*
*
__ADS_1
@ara❤